Internasional

Identifikasi Korban, Adik Vina Panduwinata Berangkat Ke Ukraina

Friday, 18 Juli 2014 | View : 1450

JAKARTA-SBN.

Tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 rute Amsterdam-Kuala Lumpur di wilayah dekat perbatasan Ukraina, menorehkan duka mendalam bagi penyanyi senior Vina Panduwinata (54) dan keluarganya.

Kecelakaan pesawat nahas tersebut, telah merenggut nyawa dua orang keponakan Vina Panduwinata, Shaka Tamaputra Panduwinata (21) dan Miguel Gyasi Panduwinata (13).

Untuk itu, pihak keluarga besar Vina sendiri akan diwakili adiknya, Jani Panduwinata (Ibunda Sakha dan Miquel) akan bertolak ke Ukraina untuk mengidentifikasi jenazah korban.

"Jani akan ke sana, melihat apa yang tersisa dan apakah masih bisa dibawa. Yang penting, Adik aku bisa melihat jenazahnya biar puas," ungkap Vina Panduwinata di kediaman Sakha dan Miguel di Kawasan Lebak Bulus, Jumat (18/7/2014).

Vina Panduwinata sendiri meminta agar pihak Malaysian Airline System (MAS) sebagai operator pesawat tersebut, menginformasikan tentang penyebab utama jatuhnya pesawat.

"Kita semua ingin tahu kejadian sebenarnya, apakah di rudal atau karena hal lain. Ini urusan dunia, karena pesawat terbang di zona aman dan maskapai nggak salah apa-apa," tutur Vina Panduwinata.

Dirinya sangat menyayangkan, bila pesawat tersebut jatuh akibat ditembak rudal dari militer. Vina Panduwinata sendiri beranggapan, para korban termasuk keponakannya, merupakan orang-orang yang tak bersalah.

"Sedih bila ternyata pesawat itu jatuh ditembak. Padahal mereka semua tak bersalah. Apalagi keponakanku itu sebagai pribadi yang baik. Mereka lucu, cerdas dan kreatif. Mereka pernah ada satu waktu unggah video di Youtube. Lihat mereka di Youtube itu bikin nangis," kenang Vina Panduwinata.

Meski ditutupi kacamata, kedua mata Vina Panduwinata (54) terlihat sembab setelah banyak menangis usai mengetahui dua keponakannya, Shaka Tamaputra Panduwinata (21) dan Miguel Gyasi Panduwinata (13), dipastikan ikut tewas di dalam pesawat Malaysia Airline (MAS) MH17 di perbatasan Ukraina dan Rusia, Kamis (17/7/2014) waktu setempat. Vina Panduwinata (54) mencoba tegar melihat kenyataan bahwa Shaka Tamaputra Panduwinata (21) dan Miguel Gyasi Panduwinata (13), kedua keponakannya, ikut tewas setelah Malaysia Airlines (MAS) MH17 jatuh dan meledak di Kota Shakhtarsk, kawasan Donetsk, Ukraina timur, Kamis (17/7/2014) waktu setempat.

Shaka dan Miguel adalah dua dari 298 penumpang, termasuk 15 awak kabin dan pilot, pesawat naas yang terbang dari Amsterdam, Belanda, menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Vina Panduwinata masih ingat, kelucuan dua keponakannya itu, terutama Miguel yang kulitnya hitam seperti dia. “Dia (Miguel) itu kulitnya item banget, kayak Mama Ina," kata Ina sapaan Vina Panduwinata saat ditemui di rumah Jani Panduwinata, ayah Shaka dan Miguel, di Komplek Bona Indah B3 No 23, Lebak bulus, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014) sore.

Rencananya, Shaka dan Miguel, putra pertama dan ketiga Jani dan Samira juga akan terbang bersama ke Jakarta dan berlibur selama Idul Fitri nanti. "Banyak kenangan. Kami ini sering jalan setiap kali mereka liburan ke sini. Mereka (Shaka dan Miguel) tidak pernah sungkan sama Mama Ina. Miguel malah kayak anak Mama Ina sendiri," sebut Ina yang masih sedih mengetahui kabar jatuhnya pesawat MH17 itu.

Seingat Ina, keponakannya tersebut pindah ke Belanda ikut ibunya sejak empat tahun lalu. Jani merupakan adik kandung mama Ina, dan Samira tinggal terpisah setelah bercerai. Meski terpisah jauh, Ina dan keponakan di Belanda tetap berkomunikasi baik lewat dunia maya dan internet.

Vina Panduwinata yang ditemui dirumah Jani Panduwinata di Komplek Bona Indah B3 No.23, Lebak bulus, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014) sore, masih terlihat sedih. Shaka dan Miguel adalah anak pertama dan ketiga Jani dengan Samira yang telah bercerai.

Anak kedua Jani dan Samira bernama Mikha Panduwinata. Saat Shaka dan Miguel terbang dengan MAS MH17 dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Jakarta, Mikha tidak turut serta dan tetap tinggal bersama ibunya di Belanda. Anak kedua Jani dan Samira, Mikha Panduwinata, batal terbang bersama MH17 ke Jakarta karena kehabisan tiket.

"Saya masih syok. Kami semuanya syok melihat kejadian ini," kata Mama Ina, sapaan akrab Vina Panduwinata, Jumat (18/7/2014) sore. Di rumah adiknya itu pula, Vina akan ikut acara tahlilan dan berdoa untuk dua keponakannya. "Ini malam pertama. Saya mau tahlilan selama tujuh hari," ucap pendendang lagu "Burung Camar" itu.

Jani, ayah Shaka dan Miguel, cerita Vina, akan terbang ke lokasi kejadian di Kota Shakhtarsk, kawasan Donetsk, Ukraina timur. "Adik saya (Jani) akan berangkat untuk melihat dan mengurus semua. Minta kepastian karena keponakan saya memakai pasport Belanda," jelas Mama Ina. (jos)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.182 Since: 05.03.13 | 0.2122 sec