Ekonomi

Prancis Berada Dalam Periode Resesi

Tuesday, 23 Juli 2013 | View : 936

MOSKOW-SBN. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Prancis, Pierre Moscovici menyebut kondisi perekonomian negaranya sangat mengkhawatirkan. Tapi, Pierre Moscovici yakin pertumbuhan akan naik pada Semester II-2013 seiring langkah-langkah untuk meningkatkan lapangan kerja mulai membuahkan hasil. 

“Kami berada dalam periode resesi atau (paling tidak) stagnasi. Kalau melihat angka-angka ekonomi, kondisinya mengkhawatirkan. Saya sebagai Menkeu jadi harus mengatasinya, tapi dibandingkan zona Euro, kondisi kami masih lebih baik,” tutur Pierre Moscovici di sela pertemuan Menkeu kelompok negara G-20 di Moskow, Rusia seperti dilansir CNBC, Senin (22/7/2013).

Perekonomian Prancis berkontraksi 0,2% pada kuartal I-2013 itu mengonfirmasikan kekhawatiran bahwa Prancis sudah resesi. Meski begitu, Bank of France memproyeksikan ekonomi tumbuh 0,2% pada kuartal II -2013.

Pierre Moscovici menolak anggapan bahwa Prancis lamban menjalankan agenda-agenda reformasi. “Pada Semester II-2013 pertumbuhan bakal positif. Kami juga terus mereformasi ekonomi, seperti pasar tenaga kerja, daya saing, sistem pensiun, serta membantu dunia usaha maupun pemerintah daerah untuk bisa berinvestasi di masa depan,” papar dia. Pierre Moscovici mengkritik kebijakan-kebijakan konsolidasi fiskal dan penghematan anggaran yang didorong oleh sejumlah negara, terutama Jerman. “Kebijakan-kebijakan itu tidak ada gunanya tanpa upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” tambah dia. “Sebagian negara masih percaya penghematan adalah kunci masa depan. Kami tidak, karena prioritas dalam jangka pendek haruslah pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja,” tandas dia. “Konsolidasi keuangan pemerintah seharusnya dilakukan untuk jangka menengah,” ucap Pierre Moscovici. “Karena, kalau dalam jangka pendek tidak ada pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, konsolidasi malah bakal membahayakan perekonomian,” sambung dia. (cnbc)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.591.791 Since: 05.03.13 | 0.1337 sec