Olah Raga

Brasil Bantai Kamerun 4-1

Tuesday, 24 Juni 2014 | View : 770

BRASILIA-SBN.

Kamerun kalah dalam tiga pertandingan pertama melawan Brasil dan tanpa mencetak gol, tapi Kamerun memenangkan partai keempat dan yang paling baru-baru ini bertemu di Piala Konfederasi 2003 dengan gol Samuel Eto’o. Kamerun adalah satu-satunya tim Afrika yang mampu menundukkan Brasil dalam pertandingan internasional senior. Namun, Brasil menang 3-0 saat bertemu di Piala Dunia 1994.

Kamerun telah kehilangan  enam pertandingan terakhir di Piala Dunia terpanjang yang pernah kehilangan beruntun  oleh sebuah negara Afrika.

Kamerun hanya meraih satu dari 15 pertandingan terakhir di turnamen. Ini adalah kelima kalinya berturut-turut Kamerun telah dieliminasi di babak penyisihan Grup, dan kesempatan keenam dalam tujuh Piala Dunia secara keseluruhan.

The Indomitable Lions sudah  13 pertandingan di Piala Dunia secara berturut-turut  tanpa mencetak lebih dari satu gol sejak bermain imbang 2-2 dengan Swedia pada  1994. Satu-satunya rekor beruntun  terlama dalam sejarah Piala Dunia adalah Uruguay (18) yang terjadi antara  1970 dan 2002.

Kamerun gagal mencetak gol dalam dua pertandingan pertama di Grup. Kamerun tidak pernah tersingkir dari Piala Dunia tanpa mengelola gol tunggal. Samuel Eto'o telah mencetak tiga gol di Piala Dunia terakhir Kamerun.

Ini adalah pertandingan ke-100  Brasil di Piala Dunia. Brasil adalah tim kedua untuk mencapai tonggak  itu. Jerman melakukannya dalam pertandingan pembukaan di Piala Dunia ini.

Hasil imbang tanpa gol dengan Meksiko Selasa lalu mengakhiri kemenangan beruntun 10 pertandingan untuk Brasil.

Kegagalan Brasil  tidak  mencetak gol di Piala Dunia secara berturut-turut dalam pertandingan selama 40 tahun setelah  kalah 2-0 melawan Belanda dan 1-0 melawan Polandia pada  1974.

Satu-satunya kekalahan Brasil di 23 pertandingan terakhir datang melawan Swiss Agustus lalu.

Brasil kini tak terkalahkan dalam 39 pertandingan berturut-turut di kandang sendiri, dengan kekalahan terakhir datang melawan Paraguay pada  Agustus 2002.

Brasil telah kehilangan  satu dari 35 pertandingan di Piala Dunia  pada babak penyisihan Grup sejak 1970. Brasil hanya dua kali gagal melaju dari babak penyisihan Grup yakni pada tahun 1930 dan 1966.

Tim Samba, tuan rumah Brasil kembali tampil pada Senin (23/6/2014) waktu setempat atau Selasa (24/6/2014) dinihari waktu Indonesia  melawan Kamerun di Grup A Piala Dunia 2014, di Stadion Nasional de Brasilia, Brasília, Brasil.

Dengan hasil menang satu kali atas Kroasia dan seri ketika berhadapan dengan Meksiko, kepastian Brasil ke babak 16 besar akan ditentukan di partai ini. Jika menang, Brasil akan lolos ke 16 besar. Namun, jika kalah, Brasil menunggu hasil Kroasia melawan Meksiko. Jika Kroasia vs Meksiko seri, maka poin Kroasia menjadi empat dengan selisih gol empat dan  Brasil selisih gol dua dengan poin yang sama.

Sementara itu, Meksiko jika seri Meksiko lolos ke 16 besar karena mengoleksi lima, hasil menang sekali dan seri dua kali.

Tak ada motivasi lain selain berusaha memberikan perlawanan sekuat tenaga sekaligus menjadi cerita terakhir yang mengesankan di Piala Dunia. Sedangkan, Tim Samba Brasil yang hanya membutuhkan hasil seri untuk lolos ternyata bermain dominan.

Wasit Jonas Eriksson dari Swedia memulai pertandingan Brasil vs Kamerun.

Pada menit ke-1, pemain Kamerun, Bedimo menjatuhkan Hulk di kiri kotak penalti.

Pada menit ke-2, Brasil kehilangan peluang melalui Luiz Gustavo, Fred pun gagal memanfaatkan rebound .

Pada menit ke-4, pemain Kamerun, Aboubakar gagal menembus Daniel Alves dari sektor kanan pertahanan Brasil.

Pada menit ke-7, Marcelo Vieira yang menerima bola dari Luis gagal. Bola meluncur ke luar lapangan dan tendangan gawang untuk Kamerun.

Pada menit ke-9, tendangan Benjamin Moukandjo masih terkena Marcelo Vieira di kotak penalti.

Pada menit ke-11, pelanggaran pemain Kamerun, Eyong Enoh dengan mengganjal kaki Marcelo Vieira. Eyong Enoh dapat kartu kuning.

Pada menit ke-13, David Luiz memotong umpan tarik pemain Kamerun, Eric Maxim Choupo-Moting di kotak penalti Brasil.

Pada menit ke-14, tendangan bebas Kamerun oleh Nicolas N’Koulou masih bisa diamankan penjaga gawang Brasil, Julio Cesar.

Pada menit ke-15, Neymar didorong hingga terjatuh di dekat tiang sepak pojok Kamerun oleh Nyom.

Babak pertama baru berjalan 16 menit, tuan rumah Brasil sudah membuka keunggulan melalui striker Barcelona, Neymar. Luiz Gustavo yang merangsek ke sisi kanan pertahanan Kamerun melepas crossing mendatar. Bola yang mengarah ke kotak penalti langsung diteruskan Neymar melalui sontekan tepat ke pojok kanan gawang.

Hasil fastbreak oleh Luiz Gustavo dimaksimalkan oleh Neymar yang berdiri di kotak pinalti. Sontekan dengan kaki kanan. Skor berubah 1-0 tuan rumah memimpin.

Pada menit ke-19, umpan dari Hulk, tendangan keras Neymar masih diblok kiper Charle Itandje.

Pada menit ke-21, Fred nyaris mencetak gol. Kerjasama dengan Paulinho yang lepas dari tangkapan kiper Charles Itandje gagal didorong oleh Fred yang terjatuh di mullut gawang Kamerun.

Pada menit ke-22, pemain Kamerun Aboebakar dikurung empat pemain Brasil antara lain Marcelo Vieira saat memasuki kotak penalti.

Pada menit ke-24, tendangan Eyong Enoh mengenai kaki Thiago Silva, bola naik di atas mistar gawang Brasil.

Tak ingin dianggap sebagai pelengkap Grup A, Kamerun membalas.

Pada menit ke-26, Allan Nyom yang berhasil melakukan skill individu dan menaklukkan Dani Alves di sayap kiri. Kemudian melepas umpan mendatar ke depan gawang. Allan Nyom yang masuk dan melewati Dani Alves di sektor kanan pertahanan Brasil dan memberi umpan tarik ke mulut gawang Brasil berhasil disambar Joel Matip. Joel Matip yang berdiri bebas sukses meneruskan bola ke jala Brasil dengan mudah.

Kamerun dan Brasil kini sama kuat, 1-1.

Pada menit ke-27, Luiz Gustavo dijatuhkan pemain Kamerun, Nguemo.

Pada menit ke-29, pemain Kamerun, Bedimo terperangkap offside.

Pada menit ke-31, Neymar diganjal Stephane Mbia. tendangan bebas untuk Brasil.

Pada menit ke-32, sundulan Eric Maxim Choupo-Moting masih menyamping sisi kanan gawang Julio Cesar.

Brasil kembali memegang kendali di menit ke-34 setelah aksi individu atau solorun menawan Neymar di depan kotak penalti umpan dari Marcelo Vieira, mampu membuat Brasil kembali unggul 2-1. Sepakan keras penyerang berambut seperti ayam jago itu luar kotak penalti mengarah telak ke tengah gawang Charles Itandje yang salah membaca arah bola.

Pada menit ke-35, tendangan Hulk dari luar pinalti masih melenceng.

Pada menit ke-37, tendangan spekulatif Eyong Enoh jauh dari target.

Pada menit ke-38, crossing pemain Kamerun, Allan Nyom gagal. Bola mengarah ke luar lapangan sebelah kanan gawang Julio Cesar.

Pada menit ke-39, Stephane Mbia menghadang Hulk. Tendangan bebas untuk Brasil.

Pada menit ke-41, Stephane Mbia memegangi Fred. Pelanggaran dan tendangan bebas untuk Brasil.

Pada menit ke-43, kaki David Luiz  saat akan menjangkau bola mengenai kaki Eyong Enoh yang kemudian terjatuh. Tendangan bebas untuk Kamerun.

Pada menit ke-45, crossing Marcelo Vieira mengenai badan Hulk, tetapi bola meluncur deras ke arah kiper Kamerun Charles Itandje.

Hingga pertandingan 45 menit pertama berakhir Brasil masih tetap memimpin dengan kedudukan akhir sementara 2-1, melalui dua gol Neymar.

Wasit meniup peluit panjang tanda babak pertama selesai. 2-1 untuk Brasil.

Babak kedua dimulai. Paulinho diganti Fernandinho.

Pada awal babak kedua, Hulk yang masuk hingga sisi kiri pertahanan Kamerun gagal. Bola yang akan ditendangnya tidak kena dan dia jatuh. Bola out.

Pada menit ke-47, Neymar dijatuhkan oleh Eyong Enoh. Tendangan bebas Brasil oleh Neymar, tapi masih tinggi.

Di babak kedua Brasil langsung menekan. Tendangan keras kaki kiri Fred dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Charles Itandje.

Tapi tak hanya sampai di situ. Serangan masih terjadi di lini pertahanan Kamerun. Berawal dari umpan David Luiz dari sisi kiri, Fred yang berdiri bebas di depan gawang dengan mudah menyundul bola, dan gol.

Padahal babak kedua baru berjalan lima menit. Gol ini sekaligus menjadi pembuktian atas Fred si ajang Piala Dunia, sebab dirinya kerap dipertanyakan sebagai penyerang utama Brasil.

Pada menit ke-51, Hulk umpan ke Oscar dos Santos Emboaba Junior tapi Oscar dos Santos Emboaba Junior terjatuh dan bola diamankan pemain Kamerun.

Pada menit ke-54, Fernandinho pelanggaran.

Pada menit ke-58, Hulk pelanggaran.

Pada menit ke-60, Fernandinho dapat peringatan dari wasit karena pelanggaran pada Edgar Sally.

Pada menit ke-64, pemain Kamerun dengan nomor punggung 7, Landry N'Guemo melakukan tendangan langsung dari luar kotak penalti, namun masih jauh dari target.

Pada menit ke-65, Oscar melakukan pelanggaran. Tendangan bebas untuk Kamerun.

Pada menit ke-66, Ramires umpan ke Neymar dan Ramires off side.

Pada menit ke-71, Neymar diganti oleh Willian Borges da Silva.

Pada menit ke-73, Dani Alves terjatuh saat kakinya akan menendang bola diganjal oleh  Edgar Salli.

Pada menit ke-77, umpan tarik Marcelo Vieira dipotong langsung oleh Henri Bedimo.

Pada menit ke-79, Stephane Mbia ganjal Luiz Gustavo dari belakang yang kemudian terjatuh.

Pada menit ke-82, tendangan bebas oleh Daniel Alves menyamping di kanan gawang Kamerun, Charles Itandje.

Pada menit ke-84, Fernandinho mencetak gol keempat Brasil hasil kerja sama Oscar, Fred, Oscar, dan Fernandinho.

Gelandang Manchester City, Fernandinho, ikut mencatatkan namanya di papan skor. Dirinya dengan tenang melepaskan tendangan ke pojok kanan gawang Kamerun.

Pada menit ke-86, tendangan bebas oleh Landry N’Guemo tinggi di atas mistar gawang Julio Cesar.

Pada menit ke-87, pelanggaran oleh Oscar.

Pada menit ke-90, Offisial pertandingan menambah waktu empat menit. Ramires lakukan pelanggaran terhadap Henri Bedimo.

Pada menit ke-91, tendangan Willian Borges da Silva umpan Marcelo Vieira masih jatuh tepat ke kiper Charles Itandje.

Pada menit ke-92, Luiz menghadang Edgar Salli yang kemudian terjatuh. Tendangan bebas untuk Kamerun.

Peluit panjang tanda pertandingan berakhir pun akhirnya dibunyikan. Babak kedua selesai, Brasil vs Kamerun 4-1 untuk Brasil.

Berdasarkan hasil ini, praktis Brasil menjadi juara Grup A, dan akan bertemu dengan Chile di 16 besar.

Susunan pemain

Kamerun (4-1-4-1):

16-Charles Itandje, 22-Allan Nyom, 3-Nicolas N'Koulou (k), 21-Joel Matip, 12-Henri Bedimo, 7-Landry N'Guemo, 17-Stephane Mbia, 18-Eyong Enoh, 13-Eric Maxim Choupo-Moting (11-Jean Makoun 81'), 8-Benjamin Moukandjo (20-Edgar Salli 58'), 10-Vincent Aboubakar (15-Pierre Webo 72').

Cadangan:

1-Loic Maxime Feudjou Nguegang, 2-Benoit Assou-Ekotto, 4-Cedric Djeugoue, 5-Dany Nounkeu, 6-Alexandre Song, 9-Samuel Eto’o, 14-Aurelien Chedjou, 19-Fabrice Olinga Essono, 23-Sammy N’Djock.

Pelatih: Volker Finke.

Brasil (4-3-3):

12-Julio Cesar Soares Espindola, 2-Daniel Alves, 3-Thiago Emiliano da Silva (k), 4-David Luiz, 6-Marcelo Vieira, 17-Luiz Gustavo, 8-Jose Paulo Bezerra Maciel Junior/Paulinho (5-Fernando Luiz Roza/Fernandinho 46'), 11-Oscar dos Santos Emboaba Junior, 7-Hulk (16-Ramires 63'), 10-Neymar (19-Willian Borges da Silva 71'), 9-Fred.

Cadangan:

1-Jefferson de Oliveira Galvao, 9-Frederico Chaves Guedes, 13-Dante Bonfim Costa Santos, 14-Maxwell Cabelino Andrade, 15-Henrique Adriano Buss, 18-Hernanes, 20-Bernard Anicio Caldeira Duarte, 21-Jô, 22-Victor Leandro Bagy, 23-Maicon Douglas Sisenando.

Pelatih: Luis Felipe Scolari.

Berikut data dan fakta Kamerun vs Brasil:

Skor: 1-4.

Gol: Joel Matip 26' (Kamerun).

Neymar 17', 34', Fred 49', Fernandinho 84' (Brasil).

Tendangan ke gawang: 1-11.

Penguasaan bola: 46%-54%.

Pelanggaran: 14-19.

Offside: 1-3.

Kartu Kuning: Eyong Enoh, Edgar Salli, Stephane Mbia.

Stadion: Estadio Nacional Mane Garrincha, Brasilia.

Wasit: Jonas Eriksson dari Swedia. (jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.999.322 Since: 05.03.13 | 0.2691 sec