Olah Raga

Tim Tango Melaju Ke Perempat Final, Menang 1-0 Atas Swiss

Wednesday, 02 Juli 2014 | View : 1035

SAO PAULO-SBN.

Tim Tango Argentina beradu kekuatan dengan Swiss pada babak perdelapan final Piala Dunia 2014 di Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil Selasa (1/7/2014) malam pukul 23.00 atau Rabu (2/7/2014) dini hari WIB.

Kedua tim memperebutkan satu tiket menuju perempat final untuk bertemu dengan Belgia atau Amerika Serikat.

Berdasarkan statistik, Argentina jauh lebih diunggulkan dari Swiss karena dari total enam pertemuan di level internasional, Albiceleste belum terkalahkan. Swiss hanya mampu menahan imbang juara dunia 1978 dan 1986 ini sebanyak dua kali.

Ini akan menjadi pertemuan ketujuh antara Argentina dan Swiss. Argentina tak terkalahkan dalam enam pertemuan sebelumnya dengan meraih empat kemenangan dan dua kali imbang.

Satu-satunya pertemuan Piala Dunia antara Swiss melawan Argentina sebelumnya terjadi di babak penyisihan Grup Piala Dunia 1966. Di ajang Piala Dunia terjadi pada tahun 1966, ketika Argentina menundukkan Swiss dengan skor 2-0 pada babak penyisihan Grup dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sheffield Rabu Hillsborough.

Argentina tak terkalahkan dalam 6 pertandingan pertemuan kedua tim sebelumnya, enam melawan Swiss yaitu 4 kali menang dan 2 kali draw.

Pertemuan yang terbaru adalah pertandingan persahabatan di Bern pada Februari 2012 di mana Argentina menang 3-1 berkat hattrick Lionel Messi.

Argentina telah menyelesaikan putaran Grup F dengan sempurna dengan tidak pernah merasakan kekalahan sekalipun. Meski raihan sempurna tersebut belum menjadi jaminan aman bahwa Argentina adalah kandidat juara dunia. Sebabnya satu, Argentina terlalu terpaku kepada sosok fenomenal, Lionel Messi.

Meski demikian Swiss tidak memiliki catatan berkesan setiap bertemu dengan Argentina. Dari enam pertemuan terakhirnya di berbagai ajang, Swiss selalu meneguk kekalahan dan hanya dua kali imbang. Dan kali ini Swiss kembali gagal memenangkan duel pertandingan setelah gol Angel Di Maria pada menit-menit akhir babak tambahan mengubur mimpi Swiss ke perempat final.

Empat Pertemuan Terakhir Argentina vs Swiss:

Tanggal

Kompetisi

Pertandingan

Skor

1/3/2012

Persahabatan

Swiss vs Argentina

1-3

3/6/2007

Persahabatan

Swiss vs Argentina

1-1

8/5/1990

Persahabatan

Swiss vs Argentina

1-1

19/7/1966

Piala Dunia

Argentina vs Swiss

2-0

Setelah gagal mencetak gol dalam tujuh penampilannya di Piala Dunia, Lionel Messi mengakhiri paceklik dengan mencetak empat gol dalam tiga pertandingan di Piala Dunia 2014.

Argentina selalu meraih kemenangan di putaran kedua dalam tiga Piala Dunia terakhir. Menang adu penalti lawan Inggris pada tahun 1998 dan menundukkan Meksiko pada Piala Dunia 2006 dan 2010.

Penampilan terbaik Timnas Argentina terjadi pada 1978 dan 1986 saat meraih juara Piala Dunia.

Sebaliknya, penampilan terburuk tim itu adalah pada 2002 saat tidak lolos ke babak 16 besar.

La Albiceleste Argentina hanya satu kali pernah tereliminasi atau gagal dalam enam penampilannya terdahulu dari babak 16 besar. Kekalahan 2-3 itu dialami ketika melawan Romania pada Piala Dunia 1994.

Lionel Messi telah mencetak 24 gol dalam 23 pertandingan terakhirnya untuk Argentina.

Lionel Messi bisa menjadi pemain Argentina pertama yang mencetak gol dalam empat pertandingan Piala Dunia berturut-turut sejak Guillermo Stabile di turnamen perdana tahun 1930.

Argentina tak terkalahkan dalam 24 pertandingan terakhir di mana Lionel Messi telah tampil yaitu menang 17x dan 7 kali draw.

Argentina menang 3-2 melawan Nigeria pada 25 Juni adalah pertandingan pertama Piala Dunia di mana kedua tim mencetak gol dalam pembukaan lima menit. 

Itu juga hanya game ketiga di mana kedua tim mencetak gol di lima menit pertama babak kedua.

Argentina memenangi tiga dari 10 pertandingan terakhir di Piala Dunia melawan tim dari Eropa. Sisanya Argentina mengalami tiga kali kalah dan empat kali imbang.

Top skor pemain Argentina di Piala Dunia masih dipegang oleh Gabriel Batistuta yang mengikuti 3 kali Piala Dunia.

Swiss sudah dua kali tersingkir di putaran kedua dalam dua Piala Dunia sebelumnya.

Swiss mencapai babak perempat final dalam tiga dari lima pertama Piala Dunia. Sejak itu Swiss telah maju ke babak 16 besar dua kali, gagal mencetak gol pada kedua kesempatan yakni kekalahan Swiss 3-0 untuk Spanyol pada Piala Dunia 1994 dan disingkirkan Ukraina setelah imbang 0-0 pada Piala Dunia 2006 diikuti dengan kekalahan adu penalti. Swiss hanya kalah dua dari 21 pertandingan terakhir.

Swiss mampu menjaga clean sheet dalam tujuh dari 10 pertandingan terakhirnya di Piala Dunia.

11 kemenangan Swiss pada Piala Dunia sebelumnya terjadi pada babak penyisihan Grup. Namun, karena format yang digunakan di turnamen sebelumnya berbeda, Swiss telah dua kali lolos ke babak knockout ketika di penyisihan Grup menaklukkan Jerman pada 1938 dan Italia pada 1954.

Swiss hanya satu kali menang dari enam penampilan terakhirnya di Piala Dunia ketika melawan tim dari Amerika Selatan. Kemenangan itu diraih atas Ekuador pada awal turnamen ini. Sisanya, Swiss mengalami empat kekalahan dan sekali imbang.

Xherdan Shaqiri mencetak hat-trick bagi Swiss dalam laga melawan Honduras pada penyisihan Grup E Piala Dunia 2014. Ini adalah hat-trick ke-50 dalam sejarah Piala Dunia.

Laga Argentina versus Swiss berjalan sengit. Terbukti hingga waktu normal 90 menit usai, skor tetap imbang 0-0. Kedudukan tersebut, membuat kedua tim harus menjalani babak perpanjangan waktu selama 2x15 menit.

Pertandingan sendiri berjalan cukup menarik. Saling jual beli serangan pun tak terelakkan. Namun, baik Argentina atau Swiss masih urung mencetak gol.

Kick-off pertandingan dibunyikan, baik Argentina dan Swiss langsung menyerang. La Albiceleste julukan Argentina langsung menyerang lewat Angel di Maria dan Lionel Messi.

Sementara Swiss mengandalkan Xherdan Shaqiri. Terbukti menit ke-8, Xherdan Shaqiri langsung menciptakan peluang dengan memberikan umpan silang kepada Admir Mehmedi namun bola masih bisa dimentahkan oleh penjaga gawang Argentina, Sergio Romero.

Kedua tim saling jual beli serangan di awal-awal babak pertama. Menit ke-13, Lionel Messi yang lolos dari hadangan dua pemain belakang Swiss mengirimkan umpan silang kepada Gonzalo Higuain, namun masih dapat dipotong kiper Swiss, Diego Benaglio.

Kiper Swiss, Diego Benaglio tampil apik dengan kembali memotong umpan silang Pablo Zabaleta kepada Gonzalo Higuain menit ke-17.

La Nati julukan Swiss hanya memanfaatkan serangan balik cepat dan cenderung bertahan dengan serangan sporadis Lionel Messi dkk. Striker Barcelona itu menjadi tumpuan dalam membangu serangan tim Argentina, beberapa kali ia memberikan umpan untuk Gonzalo Higuain namun masih dapat dimentahkan pemain bertahan maupun kiper Swiss.

Lionel Messi bermain kurang cemerlang dalam pertandingan ini, sedangkan Swiss tampil luar biasa dengan pertahanan yang bagus dan serangan balik yang sering membahayakan gawang Sergio Romero.

Babak pertama, Argentina membuat peluang lebih dulu. Gonzalo Higuain yang menyambut tendangan bebas Lionel Messi, ternyata sundulan yang ia lakukan masih melambung di atas mistar.

Sebaliknya lewat serangan balik cepat Swiss mendapatkan peluang emas menit ke-28. Namun, justru Swiss yang nyaris menciptakan gol. Granit Xhaka yang bebas tak terkawal melakukan shooting ke gawang belum mampu merobek jala Argentina di menit 28. Berawal dari Xherdan Shaqiri yang menembus lini pertahanan Argentina dari sisi kanan memberikan umpan kepada Granit Xhaka yang berdiri bebas, namun tendangan kerasnya masih dapat ditepis kiper Sergio Romero.

Semenit kemudian Argentina membalas. Kemelut di depan gawang Swiss berhasil Gonzalo Higuain manfaatkan. Tapi, tendangannya masih terlalu mudah ditangkap kiper Swiss,  Diego Benaglio.

Menit ke-39 kerja sama Josip Drmic dan Granit Xhaqa hampir membuat Swiss unggul dari Argentina kalau saja Josip Drmic sedikit lebih tenang di depan gawang. Pada menit ke-39 ini, Josip Drmic yang tinggal berhadapan dengan kiper Argentina menyia-nyiakan peluang emas yang didapatkan, tendangan kaki kirinya masih lemah dan mudah ditangkap kiper Sergio Romero.

Argentina tak terima dan langsung membalas lewat Angel Di Maria. Namun, tendangannya di dalam kotak penalti masih terlalu lemah.

Sampai 45 menit pertama usai hingga peluit pertanda berakhirnya babak pertama berbunyi belum juga ada gol dari kedua kesebelasan. Argentina dan Swiss masih imbang tanpa gol, skor masih sama kuat 0-0.

Memasuki interval kedua, jual beli serangan kembali dipertontonkan kedua tim.

Menit ke-48 Argentina mendapat dua tendangan bebas yang di eksekusi oleh Lionel Messi, namun dua peluang tersebut gagal dimanfaatkan pemain depan Argentina.

Argentina nampak mengurung pertahanan Swiss sejak babak kedua bergulir. Beberapa peluang diciptakan oleh tim asuhan Alejandro Sabella.

Argentina mendapat dua peluang terbaik di babak kedua lewat Marcos Rojo dan Gonzalo Higuain.

Menit ke-58, Marcos Rojo berhasil melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti, akan tetapi kiper Swis Diego Benaglio masih sigap menepis bola.

Kemudian Marcos Rojo kembali menjadi aktornya, kali ini mengirim umpan ke jantung pertahanan dan Gonzalo Higuain berhasil menyundul bola. Tetapi kiper Swiss Diego Benaglio bermain gemilang malam ini.

Menit ke-62 tandukkan keras Gonzalo Higuain yang menerima umpan silang masih bisa ditepis kiper Swiss, Diego Benaglio.

Swiss hanya sesekali mendapat kesempatan menyerang di babak kedua berbeda halnya dengan babak pertama.

Menit ke-67 lanjut lagi Argentina mengancam gawang Swiss. Kali ini tendangan Lionel Messi meluncur deras ke gawang setelah memanfaatkan bola muntah di depan kotak penalti, walaupun bola masih tipis di atas mistar.

Di babak kedua ini Argentina lebih mendominasi permainan, tercatat hingga menit ke-70 pasukan Alejandro Sabella menguasai penguasaan bola hingga 62% sedangkan Swiss sisanya.

Menit ke-71, Xherdan Shaqiri yang lolos dari penjagaan Fernando Gago memberikan umpan kepada Admir Mehmedi, namun ia gagal memberikan umpan kembali kepada Josip Drmic.

Swiss benar-benar tak diampuni di babak kedua, setelah pemain pengganti Rodrigo Palacio sundulannya tipis menyamping gawang, lalu Lionel Messi yang melakukan sodoran ke kotak penalti sebelum akhirnya melepaskan tendangan ke gawang. Kiper Swiss, Diego Benaglio benar-benar menjadi fortuna gawang Swiss di pertandingan kali ini. Dirinya mampu menepis bola dengan baik.

Lionel Messi mendapatkan peluang emas menit ke-78, namun tendangan keras kaki kirinya mampu ditepis kiper Diego Benaglio. Bola liar sempat direbut oleh Rodrigo Palacio tapi mengakibatkan ia bertabrakan dengan kiper Diego Benaglio.

Akhir babak kedua Swiss menumpuk sekitar tujuh pemainnya di lini bertahan guna menahan gempuran Lionel Messi dkk. Sesekali tim besutan Ottmar Hitzfeld tersebut melakukan serangan balik disisa waktu babak kedua, namun dengan mudah dapat dimentahkan pemain bertahan Argentina.

Hingga pertandingan usai, skor tetap bertahan imbang 0-0 dan pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Belum juga ada gol tercipta di 90 menit. Praktis pertandingan dilanjutkan pada babak tambahan.

Bermain di sisa-sisa tenaga setelah terkuras cukup banyak pada 90 menit awal, membuat pertandingan berkurang temponya di babak tambahan ini.

Kedua tim sebenarnya mencoba meneror gawang musuh masing-masing, akan tetapi sama sekali tak ada hasil yang berarti.

Satu-satunya peluang terbaik yang tercipta di babak tambahan adalah peluang Angel Di Maria di menit 108 saat melakukan tendangan kaki kirinya hanya berujung sepak pojok.

Di sisa tiga menit waktu extra time Argentina memecah kebuntuan. Tim Tango Argentina mampu menjebol gawang Swiss jelang babak extra time II atau tambahan waktu berakhir, berkat gol Angel Di Maria menit ke-118, sehingga dengan skor 1-0 itu Tim Tango melaju ke perempat final Piala Dunia 2014.

Berawal dari Rodrigo Palacio yang membawa bola hingga ke depan kotak penalti lalu mengoper kepada Lionel Messi dan sebelum akhirnya Lionel Messi melihat ruang kosong pada Angel Di Maria. Kemudian Angel Di Maria mengkonversikannya menjadi gol.

Akhirnya, Argentina mampu mengkandaskan impian Swiss dengan skor 1-0 dalam laga 16 besar di Stadion Arena Corinthians, Sao Paulo, Brasil, Selasa (1/7/2014) malam pukul 23.00 atau Rabu (2/7/2014) dini hari WIB.

Gol semata wayang Angel Di Maria membuat Argentina praktis melaju ke perempat final Piala Dunia 2014. Argentina akan bertemu dengan menanti pemenang antara Belgia vs Amerika Serikat (AS) di babak perempat final.

Berikut data dan fakta Argentina versus Swiss:

Pencetak Gol: Angel Di Maria (Argentina) menit ke-118.

Tendangan ke gawang: 10-4.

Penguasaan bola: 52%-48%.

Pelanggaran: 15-27.

Offside: 1-1.

Kartu Kuning:

Marcos Rojo, Angel Di Maria, Ezequiel Garay (Argentina).

Granit Xhaka, Gelson Fernandes (Swiss).

Susunan Pemain Argentina vs Swiss:

Argentina (4-3-3):

1-Sergio Romero; 4-Pablo Zabaleta, 2-Ezequiel Garay, 17-Federico Fernandez, 16-Marcos Rojo (23-Jose Maria Basanta ‘105+1); 5-Fernando Gago (6-Lucas Biglia ‘106), 14-Javier Mascherano, 7-Angel Di Maria; 10-Lionel Messi, 9-Gonzalo Higuain, 22-Ezequiel Lavezzi (18-Rodrigo Palacio ‘74).

Pelatih: Alejandro Sabella.

Swiss (4-2-3-1):

1-Diego Benaglio; 2-Stephan Lichtsteiner, 20-Johan Djourou, 22-Fabian Schar, 13-Ricardo Rodriguez; 8-Gokhan Inler, 11-Valon Behrami; 23-Xherdan Shaqiri, 10-Granit Xhaka (16-Gelson Fernandes ‘66), 18-Admir Mehmedi (15-Blerim Dzemaili ‘113); 19-Josip Drmic (9-Haris Seferovic ‘82).

Pelatih: Ottmar Hitzfeld.

Wasit: Jonas Eriksson dari Swedia. (jos)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.607.584 Since: 05.03.13 | 0.1409 sec