Hukum

Polisi Tangkap Bandar Narkoba Di Pademangan

Wednesday, 25 Juni 2014 | View : 1039

JAKARTA-SBN.

Seorang bandar narkotika yang ditangkap di depan sebuah hotel di Pademangan, Jakarta Utara, mengaku pernah menjadi anggota kepolisian. Sepak terjang DS (36) akhirnya berakhir. DS (36) ditangkap saat sedang bertransaksi di tempat tersebut.

Pria yang bekerja sebagai wiraswasta ini dibekuk polisi lantaran kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu dan metilon. Dari tangan tersangka didapatkan 336 tablet metilon, 6,36 gram sabu-sabu dan uang tunai sebesar Rp 12.250.000. Diperkirakan barang bukti dari tangan pelaku hingga ratusan juta rupiah.

Peristiwa ini terungkap berdasarkan informasi masyarakat, bahwa adanya transaksi narkoba yang dilakukan DS di depan Hotel PI di kawasan Pademangan, Jakarta Utara pada Selasa (24/6/2014) malam.

Berbekal informasi itu, polisi langsung melakukan pengintaian dan membekuk tersangka beserta 336 tablet metilon dan 6,36 gram sabu serta uang tunai sebesar Rp 12.250.000.

Adapun saat ditangkap, pelaku berkilah menjadi bandar narkoba namun malah mengklaim dirinya sebagai seorang polisi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Asep Adi Saputra membenarkan tersangka mengaku sebagai mantan polisi. Namun pihaknya tidak mau langsung percaya dan akan mendalami perkataan pelaku.

"Masih kita selidiki apakah benar ia mantan polisi, yang jelas ia sudah setahun berkecimpung menjadi bandar narkoba dan mengedarkan di daerah Jakarta Utara," ungkap AKBP Asep Adi Saputra di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (25/6/2014).

Dari penangkapan DS, kemudian, polisi melakukan pengembangan. Diketahui DS memiliki dua anak buah untuk mengedarkan barang haram tersebut. Dari pengembangan kasus tersebut, polisi berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu dari DS. Salah satu diantaranya merupakan seorang perempuan. Keduanya ditangkap di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan. "Dari hasil pengembangan, kami berhasil menangkap anak buah DS, yakni S (67) dan seorang wanita R (33) di daerah Jakarta Selatan tadi malam," jelas AKBP Asep Adi Saputra.

Dari tangan S polisi berhasil mengamankan 140 tablet metilon dan 10,64 gram ganja. Sedangkan dari tangan R disita 16,64 gram shabu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Asep Adi Saputra menjelaskan metilon adalah narkotika golongan 1 dan terdaftar dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 13 Tahun 2014.

Pengaruh terhadap penggunaanya sama dengan ekstasi dimana metilon memiliki struktur kimia dan efek yang mirip dengan ekstasi.

Akibat perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.010.407 Since: 05.03.13 | 2.4751 sec