Olah Raga

Walau Ditahan Imbang Ekuador 0-0, Prancis Tetap Lolos

Thursday, 26 Juni 2014 | View : 797

RIO DE JANEIRO-SBN.

Les Bleus, Prancis mendapat tantangan dari Ekuador dalam perburuan meraih kemenangan ketiga di pertandingan pamungkas Grup E Piala Dunia 2014 di the Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (25/6/2014) malam waktu setempat atau Kamis (26/6/2014) dinihari WIB. Les Bleus, Prancis sedang membutuhkan kemenangan ketiga dari tiga pertandingan Grup E Piala Dunia 2014 saat menghadapi tantangan Ekuador di the Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (25/6/2014) malam waktu setempat atau Kamis (26/6/2014) dinihari WIB.

Tim Ayam Jantan sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai juara grup. Buat pasukan Didider Deschamps itu, status juara sangat penting untuk menghindarkan kemungkinan bertemu dengan juara Grup F, Argentina.

Prancis ada di puncak Grup E dengan raihan enam poin dari kemenangan di dua pertandingan awal sebelumnya. Tim Ayam Jantan Prancis meraih dua kemenangan impresif dengan mencetak banyak gol. Di pertandingan perdana, Les Bleus menghabisi Honduras 3-0, dan di pertandingan kedua, mengandaskan perlawanan Swiss 5-2.

Sudah delapan gol yang dicetak pasukan Didier Deschamps itu. Les Bleus pun berpeluang finis sebagai juara Grup berkat catatan gol yang ciamik tersebut. Duet Karim Benzema dan Mathieu Valbuena telah membuat Les Bleus mengemas 8 gol dalam 2 pertandingan sebelumnya di Grup E.

Ada dua pemain yang masuk daftar pencetak gol terbanyak sementara. Karim Benzema (Prancis) dan Enner Valencia (Ekuador) sama-sama sudah mencetak tiga gol.

Karim Benzema mencetak enam gol dari empat penampilan terakhir untuk Les Blues.

Striker Real Madrid itu ikut ambil bagian dalam lima dari delapan gol sejauh ini yakni dengan mencetak tiga gol dan memberi dua assist.

Mathieu Valbuena menciptakan enam peluang mencetak gol untuk Prancis dalam dua pertandingan di Piala Dunia 2014, dengan memberi satu assist. Ia menciptakan peluang mencetak gol lebih banyak ketimbang pemain-pemain lain di Ligue 1 sepanjang musim 2013/14 yakni 60 kali.

Enner Valencia mencetak tujuh gol dari enam penampilan untuk Ekuador, mencetak sedikitnya satu gol di setiap pertandingan.

Ekuador melakukan delapan shots on target di Piala Dunia 2014 sejauh ini, dan Enner Valencia melakukan separuh di antaranya yaitu empat kali. Ia melakukan enam shot on goal, tidak ada pemain Ekuador yang bisa melakukan lebih dari tiga kali.

Ini akan menjadi pertemuan kedua antara Ekuador dan Prancis.

Kedua tim terakhir bertemu di ajang persahabatan di Grenoble pada enam tahun lalu. Pertemuan sebelumnya, Prancis pernah sekali bertemu dengan Ekuador sebelum Mei 2008. Saat itu, Prancis memenangi dengan skor 2-0 di kandang di Grenoble dalam sebuah pertandingan persahabatan pada Mei 2008 berkat dari Bafetimbi Gomis memborong dua gol.

Tidak ada pemain Prancis yang menjadi starter di pertandingan persahabatan ini masuk ke dalam skuat Piala Dunia 2014.

Prancis tidak pernah kalah dari enam pertandingan lawan tim-tim Amerika Latin. Prancis tak terkalahkan dalam enam pertandingan Piala Dunia melawan negara asal Amerika Selatan sejak kekalahan 2-1 oleh Argentina pada 1978.

Prancis mencetak tiga gol atau lebih di pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut untuk pertama kali sejak putaran Grup 1998, di mana terakhir kali Tim Ayam Jantan meraih trofi.

Kepastian tempat Prancis di babak 16 besar dicapai setelah bermain imbang tanpa gol dengan Ekuador 0-0, dalam pertandingan terakhir Grup E yang berlangsung di Stadion Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (25/6/2014) malam waktu setempat atau Kamis (26/6/2014) dinihari WIB.

Hasil pertandingan berakhir imbang tanpa gol itu tetap membuat Prancis berada di puncak klasemen Grup E dan membawa Prancis lolos ke babak 16 besar.

Namun, sebaliknya malang bagi Ekuador, dengan hasil itu, Ekuador gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2014. Tambahan satu poin tidak cukup untuk mengamankan tiket babak 16 besar. Ekuador kini mengumpulkan empat poin dan berada di posisi ketiga. Posisi kedua diraih Swiss dengan enam poin hasil dari kemenangan atas Honduras pada laga terakhir.

Prancis gagal menjebol gawang Ekuador yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-49, karena Antonio Valencia dikartu merah dalam babak penyisihan Grup E yang digelar di the Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (25/6/2014) malam waktu setempat atau Kamis (26/6/2014) dinihari WIB.

Prancis memulai pertandingan dengan beberapa pemain yang biasa mengisi bangku cadangan. Hanya Hugo Lloris, Mamadou Sakho, Blaise Matuidi, Moussa Sissoko, dan Karim Benzema, pemain inti yang juga tampil sejak menit pertama.

Sementara Ekuador menurun para pemain terbaik, termasuk striker Enner Valencia yang pada putaran final Piala Dunia 2014 ini mencetak tiga gol. Enner Valencia dibantu oleh Antonio Valencia dan Jefferson Montero di lini depan.

Kick off babak pertama oleh Ekuador.

Pada menit ke-1, Lucas Digne memberikan umpan silang ke dalam kotak penalti Ekuador, tetapi bola masih bisa diblok oleh Juan Carlos Paredes.

Pada menit ke-2, kerja sama Lucas Digne dan Paul Pogba menusuk lini pertahanan Ekuador masih bisa diantisipasi oleh lini pertahanan Ekuador.

Menit ke-3, pelanggaran oleh Oswaldo Minda terhadap Lucas Digne, free kick untuk Prancis.

Pada menit ke-4, lemparan ke dalam untuk Ekuador.

Menit 5, kerja sama Lucas Digne dengan Antoine Griezmann di sisi kiri. Menghasilkan corner bagi Prancis dilakukan oleh Antoine Griezmann.

Pada menit ke-7, Jefferson Montero mendapat umpan lambung, langsung menusuk ke area penalti Prancis, tetapi bola masih bisa diantisipasi Laurent Koscielny, sepak pojok untuk Ekuador. Kartu kuning untuk pemain Prancis, Mamadou Sakho.

Menit 9, lemparan ke dalam Ekuador dilakukan oleh Juan Carlos Paredes.

Pada menit ke-10, tembakan Antoine Griezmann dari luar kotak penalti masih melebar di sisi kanan tiang gawang Ekuador.

Pertandingan berlangsung 11 menit, Prancis membuka kesempatan terlebih dahulu. Namun, tendangan Antoine Griezmann masih menyamping dari sasaran gawang Ekuador.

Pada menit ke-12, upaya Bacary Sagna hanya menghasilkan goal kick. Melalui kerja sama Moussa Sissoko, Paul Pogba, dan Bacary Sagna dari sisi kanan.

Pada menit ke-13, Moussa Sissoko terjebal offside setelah mendapat umpan terobosan dari Paul Pogba.

Pada menit ke-15, Prancis kembali memiliki peluang. Umpan silang Blaise Matuidi disambut dengan tendangan first time Moussa Sissoko, akan tetapi bola masih diselamatkan kiper Ekuador Alexander Dominguez. Kegemilangan kiper Alexander Dominguez menggagalkan peluang emas Moussa Sissoko.

Menit ke-16, pemain Ekuador, Enner Valencia cidera, pelanggaran ditunda, setelah berbenturan dengan Mamadou Sakho.

Menit 17, kerja sama Moussa Sissoko dan Lucas Digne belum membuah hasil.

Menit 18, Prancis masih menguasai pertandingan. Prancis 68%, Ekuador 32%.

Pada menit ke-20, peluang dari Enner Valencia, tetapi tendangannya masih terlalu lemah.

Enner Valencia membuat kesempatan pertama saat pertandingan memasuki menit ke-22. Kali ini, aksi individu Enner Valencia yang diteruskan tendangan mendatar belum bisa membobol gawang Prancis.

Menit 23, lemparan ke dalam Ekuador.

Menit 24, pelanggaran terhadap Paul Pogba oleh Michael Arroyo.

Menit 25, kedua tim masih silih berganti melancarkan serangan.

Situasi tersebut yang tampaknya membuat pertandingan antara keduanya berjalan dengan cukup keras.

Pada menit ke-26, peluang Prancis. Melalui umpan silang Bacary Sagna dari sisi kanan, bola tak bisa dijangkau oleh kiper, tetapi juga lepas dari upaya sundulan Karim Benzema.

Menit ke-27, umpan silang Karim Benzema dari jarak dekat tak bisa diselesaikan Antoine Griezmann.

Menit ke-28, pemain Ekuador, Christian Noboa cidera di kepala setelah berbenturan dengan Blaise Matuidi. Pemain Ekuador, Christian Noboa, sampai harus menggunakan pelindung kepala setelah sempat menderita cedera dan mengucurkan darah.

Menit ke-31, Blaise Matuidi terlihat cidera. Giliran Bacary Sagna yang harus merintih kesakitan setelah berbenturan dengan Walter Ayovi.

Pada menit ke-33, crossing Enner Valencia masih bisa ditangkap oleh kiper Prancis Hugo Lloris.

Menit ke-34, Prancis masih mendominasi penguasaan bola 65%, Ekuador 35%.

Menit ke-36, umpan terobosan Paul Pogba kepada Moussa Sissoko di dalam kotak penalti masih bisa disundul pemain belakang Ekuador.

Menit ke-37, terjadi pelanggaran Lucas Digne oleh Juan Carlos Paredes, free kick untuk Prancis dilakukan oleh Antoine Griezmann.

Menit ke-38, sundulan Paul Pogba hampir saja membobol gawang Ekuador, tetapi kiper Alexander Dominguez masih bisa menepis bola tersebut, bola upan dari tendangan bebas Antoine Griezmann.

Pada menit ke-38, Ekuador harus berterima kasih kepada kiper Alexander Dominguez atas penyelamatan gemilang menggagalkan sundulan Paul Pogba. Bola bergulir keluar dan hanya menghasilkan tendangan penjuru untuk Prancis.

Menit ke-40, crossing Jefferson Montero masih bisa diamankan kiper Prancis Hugo Lloris.

Pada menit ke-41, hampir saja terjadi gol akibat kesalahpahaman Walter Ayovi dan penjaga gawang Ekuador Alexander Dominguez, ketika bola hampir saja diambil oleh Antoine Griezmann, beruntung masih bisa ditangkap Alexander Dominguez.

Pada menit ke-43, tendangan Karim Benzema dari luar kotak penalti masih terlalu lemah, mudah ditangkap oleh kiper Alexander Dominguez.

Pada menit ke-45, pelanggaran oleh Antonio Valencia terhadap Mamadou Sakho.

Tambahan waktu 2 menit.

Hingga pertandingan babak pertama berakhir skor masih tetap tanpa gol. Babak pertama selesai. Skor Prancis 0-0 Ekuador.

Menit 45, kick of babak kedua dimulai.

Lima menit memasuki babak kedua, Ekuador harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah yang diterima Antonio Valencia. Pemain Machester United itu melakukan pelanggaran keras terhadap Lucas Digne.

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Ekuador memutuskan tidak bermain bertahan.

Peluang kembali dihasilkan pada menit ke-53. Namun, tendangan Christian Noboa bisa dihentikan kiper Prancis Hugo Lloris.

Pada menit ke-57, upaya Paul Pogba melalui shot keras dari luar kotak penalti masih diblok, umpan dari Karim Benzema.

Christian Noboa kembali mempunyai peluang membawa Prancis unggul pada menit ke-58. Kali ini, peluang Christian Noboa digagalkan Paul Pogba yang mengamankan bola keluar lapangan.

Pada menit ke-59, peluang Prancis, Karim Benzema melakukan shot dengan kaki kanan dari luar kotak penalti masih melambung, bola umpan dari Morgan Schneiderlin.

Menit 60, pergantian pemain Prancis, Raphael Varane masuk menggantikan Mamadou Sakho akibat cidera.

Pada menit ke-61, peluang Prancis melalui tembakan keras dari Blaise Matuidi dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-62, terjadi pergantian pemain Ekuador, Renato Ibarra masuk menggantikan Jefferson Montero.

Menit ke-64, tendangan keras Karim Benzema masih membentur pemain belakang Ekuador.

Menit ke-65, skor masih imbang 0-0. Prancis terus mengurung pertahanan Ekuador.

Pada menit ke-66, pemain Prancis Blaise Matuidi keluar digantikan Oliver Giroud. Skor masih 0-0 kendati Ekuador bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-49.

Pada menit ke-68, kerja sama Moussa Sissoko dan Paul Pogba belum membuahkan hasil. Prancis terus berupaya membobol gawang Ekuador.

Pada menit ke-72, sundulan Moussa Sissoko dari jarak dekat masih melebar. Peluang gol bagi Prancis.

Menit 73, pertahanan Ekuador berkali-kali dibobardir pasukan Prancis. Namun, belum membuahkan gol.

Menit ke-74, Ekuador bertahan. Kembali umpan terobsan Paul Pogba kepada Oliver Giroud belum diselesaikan dengan baik.

Pada menit ke-75, Skor masih imbang, Prancis 0-0 Ekuador.

Pemain Ekuador, Enner Valencia terjebak offside. Prancis kembali menyusun serangan melalui Karim Benzema yang mampu melewati penjagaan Juan Carlos Paredes, tetapi bola masih dihalau Frickson Erazo.

Pada menit ke-77, tendangan keras dari Karim Benzema dari luar kotak penalti masih bisa diamankan penjaga gawang Ekuador, Alexander Domingguez.

Menit ke-78, terjadi pergantian pemain. Pemain Prancis, Antoine Griezmann keluar digantikan Loic Remy. 

Pada menit ke-79, Bacary Sagna memberikan umpan kepada Loic Remy, lalu Loic Remy bergerak maju dari sisi kiri dan memberikan umpan silang mendatar, tetapi masih bisa diblok pemain Ekuador, Frickson Erazo.

Pada menit ke-80, peluang bagi Ekuador. Melalui serangan balik cepat. Bola lambung diberikan kepada Michael Arroyo, kemudian beradu sprint dengan Raphael Varane, tetapi tendangan keras Michael Arroyo dari dalam kotak penalti masih melambung.

Pada menit ke-81, terjadi pergantian pemain Ekuador. Michael Arroyo ditarik keluar digantikan Gabriel Achilier.

Pada menit 82, peluang Ekuador melalui Enner Valencia, tetapi masih bisa diantisipasi lini belakang Prancis.

Pada menit ke-82, kartu kuning bagi Frickson Erazo dan tendangan bebas untuk Prancis.

Pada menit ke-83, peluang bagi Prancis. Tendangan Karim Benzema dari jarak dekat masih bisa diblok kiper Ekuador, Alexander Dominguez. Bola umpan dari Oliver Giroud.

Pada menit ke-84, pelanggaran Laurent Koscielny, tendangan bebas untuk Ekuador.

Pada babak kedua, pelatih Prancis Didier Deschamps memberikan kesempatan bermain kepada Raphael Varane, Oliver Giroud, dan Loic Remy. Mereka menggantikan posisi Mamadou Sakho, Blaise Matuidi, dan Griezmann.

Namun, keputusan itu tak banyak membantu. Prancis masih kerap kesulitan membobol gawang Ekuador.

Menit ke-85, Ekuador harus menjebol gawang Prancis untuk lolos ke babak 16 besar.

Menit ke-86, peluang Prancis. Tendangan Loic Remy dari dalam kotak penalti masih bisa diblok kiper Alexander Dominguez.

Menit ke-87, kiper Ekuador banyak melakukan menyelamatkan.

Menit ke-88, tendangan keras Paul Pogba dari luar kotak penalti masih tipis di samping tiang gawang.

Pada menit ke-89, terjadi pergantian pemain Ekuador, Christian Noboa keluar digantikan Felipe Caicedo.

Pada menit ke- 90, kiper Ekuador, Alexander Dominguez terlihat cidera.

Menit ke-90, skor masih imbang, Prancis 0-0 Ekuador.

Menit ke-91, peluang Prancis, sundulan Olivier Giroud dari jarak dekat lagi-lagi diselamatkan kipper Alexander Dominguez.

Menit ke-92, Ekuador masih berupaya untuk menjebol gawang Prancis, terus menusuk pertahanan Prancis. 

Menit ke-93, sepak pojok bagi Ekuador. Semangat skuat Ekuador hebat, tidak kenal lelah hingga menit akhir.

Babak kedua selesai. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap bertahan tanpa gol, imbang, Prancis 0-0 Ekuador.

Ekuador hanya berada di posisi 3 klasemen Grup E dan harus tersingkir. Prancis juara Grup E dan Swiss berada di runner up dan lolos ke babak 16 besar.

Dalam pertandingan babak kedua nanti, Prancis akan berhadapan dengan Nigeria yang merupakan juara dua Grup F.

Sedangkan Swiss akan melawan juara Grup F, Argentina, yang sebelumnya mengalahkan Nigeria dengan angka 3-2.

Klasemen Grup E

Peringkat

Tim

Main

Menang

Draw

Kalah

Selisih Gol

Poin

1

Prancis

3

2

1

0

8

7

2

Swiss

3

2

 

1

1

6

3

Ekuador

3

1

1

1

0

4

4

Honduras

3

0

0

3

-7

0

Susunan pemain:

Ekuador:

22-Alexander Dominguez; 4-Juan Carlos Paredes, 3-Frickson Erazo, 2-Jorge Guagua, 10-Walter Ayovi; 16-Antonio Valencia, 14-Oswaldo Minda, 6-Christian Noboa (11-Felipe Caicedo 90), 15-Michael Arroyo (21-Gabriel Achilier 82), 7-Jefferson Montero (5-Renato Ibarra 63); 13-Enner Valencia.

Cadangan:

1-Maximo Banguera, 8-Méndez, 9-Joao Rojas, 12-Adrian Bone, 17-Jaime Ayoví, 18-Oscar Bagüí, 19-Luis Saritama, 20-Fidel Martínez, 23-Carlos Armando Gruezo Arboleda.

Pelatih: Reinaldo Rueda.

Prancis:

1-Hugo Lloris; 15-Bacary Sagna, 21-Laurent Koscielny, 5-Mamadou Sakho (4-Raphael Varane 61), 17-Lucas Digne; 19-Paul Pogba, 22-Morgan Schneiderlin, 18-Moussa Sissoko, 14-Blaise Matuidi (9-Olivier Giroud 67); 11-Antoine Griezmann (20-Loic Remy 79); 10-Karim Benzema.

Cadangan:

2-Mathieu Debuchy, 3-Patrice Evra, 8-Mathieu Valbuena, 7-Remy Cabella, 12-Rio Mavuba, 13-Eliaquim Mangala, 16-Stephane Ruffier, 23-Mickael Landreau.

Pelatih: Didier Deschamps.

Wasit: Normandiez Doue dari Pantai Gading. (jos)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.436 Since: 05.03.13 | 0.1574 sec