Internasional

Presiden Mesir Interim Berjanji Perbaiki Keamanan Mesir

Saturday, 20 Juli 2013 | View : 770

KAIRO-SBN.

Presiden Mesir interim, Adly Mansour bertekad akan memulihkan keamanan di tengah tekanan pihak-pihak yang tidak menerima pemerintahannya.

Bahkan, Persaudaraan Muslim, kelompok pro Mohamed Moursi, di lain pihak berjanji akan meneruskan protes hingga Mohamed Moursi terpilih kembali.

Sementara itu, pihak militer memperingatkan bahwa militer akan menindak setiap kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang direncanakan oleh para pendukung dan penentang Moursi yang lengser dalam kudeta militer pada hari Rabu awal bulan (3/7/2013).

“Kita berada di saat yang menentukan dalam sejarah Mesir, di mana beberapa kelompok orang ingin mengarahkan keadaan ke suatu yang tidak jelas,” ungkap Adly Mansour yang ditetapkan sebagai pemimpin interim oleh militer setelah pelengseran Mohamed Moursi dalam pidato di televisi.

Persaudaraan Muslim menolak untuk mengakui pemerintahan Adly Mansour dan memilih jalur protes yang berkelanjutan yang mereka percaya dapat membalikkan kudeta yang telah menggulingkan Mohamed Moursi. Pemerintahan Mohamed Moursi selama setahun terakhir dinilai cenderung mengutamakan kelompoknya. Masyarakat Mesir yang tak puas juga menuding Mohamed Moursi tak mampu menjalankan pemerintahan secara benar.

Kendati sebagian besar bersifat damai, aksi unjuk rasa Persaudaraan Muslim telah menyebabkan bentrokan yang membunuh puluhan orang sejak penggulingan Mohamed Moursi. 

“Kami akan memperjuangkan keamanan sampai akhir. Kami akan menjaga revolusi,” tegas Adly Mansour yang juga merupakan seorang Hakim Tinggi sebelum menjadi Presiden.

Pidato Adly Mansour muncul ketika militer mengerahkan bala bantuan ke Semenanjung Sinai yang bergejolak, di mana diduga para militan menewaskan seorang polisi pada Kamis (18/7/2013). Beberapa polisi dan tentara telah menjadi korban dan tewas dalam penembakan dan serangan roket sejak penggulingan Mohamed Moursi tersebut. 

Dalam pidatonya, Adly Mansour kembali menawarkan perdamaian terhadap Persaudaraan Muslim. Tapi, Adly Mansour juga menjanjikan “keadilan tradisional”, di tengah tuntutan hukum terhadap Mohamed Moursi dan tindakan keras terhadap para anggota Islamis.

“Kerangka kerja keadilan dan rekonsiliasi meluas ke seluruhnya,” tukas Adly Mansour.

Seorang pengacara Kristen Peter Naggar menyambut tergulingnya Mohamed Moursi dari kursi kepemimpinan. Peter Naggar mengaku lega karena banyak minoritas Kristen Ortodok yang takut Persaudaraan Muslim tidak akan menyerahkan kekuasaan begitu mudah.

Ketegangan komunal dan serangan terhadap umat Kristen dan gereja meningkat tajam sejak di bawah pemerintahan Presiden Mohamed Moursi, presiden pertama Mesir yang dipilih secara bebas. Banyak orang Kristen Koptik yang jumlahnya mencakup sekitar 10% dari populasi Mesir yang jumlahnya 84 juta jiwa orang Mesir, meninggalkan Mesir karena makin berkembangnya intoleransi di bawah pemerintahan kepresidenan Mohamed Moursi yang didukung Ikhwanul Muslimin dan Persaudaraan Muslim tersebut. (afp/rtr)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.891.005 Since: 05.03.13 | 0.2059 sec