Politik

KPK Bantah Pernyataan Capres Prabowo Subianto Perihal Kebocoran Anggaran Rp 7.200 Triliun

JAKARTA-SBN.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengomentari pernyataan calon Presiden (capres) nomor urut satu yang digadang-gadang oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golongan Karya (Golkar), serta Partai Bulan Bintang (PBB), yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto di debat Calon Presiden (Capres) soal kebocoran anggaran negara sebesar Rp 1000 triliun. Prabowo Subianto berdalih pernyataannya itu didasarkan oleh keterangan Ketua lembaga antirasuah, KPK Abraham Samad.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah pernyataan calon presiden (capres) nomor urut satu, Prabowo Subianto menyoal adanya kebocoran anggaran keuangan negara mencapai Rp 7.000 triliun lebih. "[Pernyataan] yang dikeluarkan itu potensi. Belum ada kajian empiris yang menyebut kebocoran anggaran sampai ribuan triliun rupiah. [Pernyataan] Pak Ketua, saya lihat ini adalah potensi. Analisis Pak Ketua KPK," jelas Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, di kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav No.C-1, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/6/2014).

Bantahan KPK ini menanggapi pernyataan Prabowo Subianto saat debat antarcapres di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Minggu (16/6/2014) malam.

Apalagi saat itu Prabowo Subianto mengutip pernyataan Ketua lembaga antirasuah, KPK Abraham Samad. "Memang Pak Ketua pernah menyampaikan mengenai itu. Tapi yang disampaikan itu potensinya. KPK sendiri belum memiliki kajian empiris yang menyebut kebocoran anggaran sampai Rp 7.200 triliun," ungkap Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, Senin (16/6/2014).

Terkait hal tersebut, KPK mengatakan, perkataan oleh Ketua KPK itu hanya analisis belaka. Juru Bicara KPK Johan Budi SP menegaskan, belum ada kajian resmi terkait hal tersebut. Menurut Johan Budi SP., apa yang disampaikan Abraham Samad merupakan analisa atas potensi kerugian negara dari berbagai sektor. Hanya saja, Johan Budi SP. mengaku hal itu perlu dikaji ulang. "Apakah KPK pernah mengeluarkan data resmi kajian itu? Sejauh ini belum pernah ada," jelas Johan Budi SP lagi.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP. menjelaskan, KPK memang pernah melakukan kajian dalam hal pengelolaan minyak dan gas. Namun, kajian itu bukan dalam hal pengelolaan keuangan negara.

Dalam debat antarcapres, Prabowo Subianto dengan lantang menyebut ada kebocoran anggaran negara hingga Rp 1.000 triliun. Prabowo Subianto bahkan mengungkap kebocoran versi KPK mencapai Rp 7.200 triliun. (kom/jos/tri)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.488.110 Since: 05.03.13 | 0.2871 sec