Olah Raga

Rafael Nadal Rajanya Lapangan Tanah Liat Lagi-lagi Juara Prancis Terbuka

Sunday, 08 Juni 2014 | View : 770

PARIS-SBN.

Petenis Spanyol dengan ranking nomor satu dunia saat ini, Rafael "Rafa" Nadal Parera atau lebih dikenal dengan nama Rafael Nadal sukses keluar menjuarai turnamen Prancis Terbuka tahun 2014 ini, setelah menundukkan lawannya, asal Serbia Novak Djokovic di partai final yang berlangsung di lapangan Philippe Chatrier, Roland Garros, Paris, Prancis, Minggu (8/6/2014) malam WIB.

Pemain Spanyol berusia 28 tahun ini tampak lebih mampu bermain di cuaca panas sehingga mencetak kemenangan telak usai melakoni pertarungan sebanyak empat set dengan skor akhir 3-6, 7-5, 6-2, 6-4 dalam waktu 3 jam 31 menit pada Minggu (8/6/2014).

Petenis asal Spanyol itu, Rafael Nadal sekali lagi menyingkirkan petenis Serbia, Novak Djokovic di final kejuaraan Prancis Terbuka.

Kesuksesannya di lapangan tanah liat, Rafael Nadal membuatnya mengantongi nama julukan “Raja Lapangan Tanah Liat” dan menyebutnya sebagai “Petenis Terbesar Lapangan Tanah Liat Sepanjang Sejarah Tenis”.

Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan Rafael Nadal sebagai “Raja Lapangan Tanah Liat” karena kemenangan tersebut menjadikannya telah mengoleksi sembilan gelar Grand Slam di ajang Prancis Terbuka.

Petenis terbaik Spanyol ini, Rafael Nadal juga merupakan petenis pertama yang menyabet gelar juara Grand Slam Perancis Terbuka atau Roland Garros dan memenangkan pertandingan utama ini untuk kesembilan kalinya di turnamen tersebut. Dengan raihan ini maka membuatnya total sudah mengoleksi gelar Grand Slam ke-14 yang sudah dimenanginya selama kariernya usai mengatasi perlawanan Novak Djokovic.

Kesuksesannya tersebut meraih 14 gelar Grand Slam membuat Rafael Nadal sekarang menyamai jumlah torehan rekor 14 gelar Grand Slam petenis Amerika Serikat (AS), Pete Sampras.

Rafael Nadal menjadi petenis kedua terbanyak yang meraih gelar Grand Slam, di bawah Roger Federer yang meraih 17 gelar juara. Untuk bisa menjadi petenis dengan gelar Grand Slam terbanyak, Rafael Nadal masih harus melewati rekor Roger Federer yang berstatus sebagai pemenang gelar Grand Slam terbanyak saat ini dengan 17 gelar. Itu berarti Rafael Nadal membutuhkan tiga gelar lagi untuk membawa dirinya yang hanya terpaut tiga gelar dari pemilik rekor sepanjang masa, petenis asal Swiss, Roger Federer, yang berusia hampir lima tahun lebih tua.

Dengan kemenangan ini, Rafael Nadal memecahkan rekor menang lima kali berturut-turut di kejuaraan Prancis Terbuka. Petenis peringkat satu dunia itu juga menjadi orang pertama yang memenangi lima mahkota Roland Garros secara beruntun sejak 2010.

Petenis 28 tahun iitu juga memperpanjang rekornya di turnamen ini menjadi 66 kemenangan berbanding satu kekalahan, tulis AFP.

Final Perancis Terbuka 2014 ini merupakan pertemuan ke-42 bagi Novak Djokovic dan Rafael Nadal. Rafael Nadal kini unggul 23-19. Namun Novak Djokovic, bagaimanapun, telah memenangi empat pertemuan terakhir, termasuk final di lapangan tanah liat di Roma bulan lalu.

Kemenangan ini juga menjadikan Rafael Nadal tetap bertahan di peringkat satu dunia, dengan Novak Djokovic berada di urutan kedua. "Dalam pertandingan seperti ini, setiap detik merupakan saat penting. Melawan Novak selalu merupakan tantangan besar. Saya kalah dari dia di empat pertandingan sebelumnya," urai Rafael Nadal.

Ini merupakan tahun ketiga secara berturut-turut Rafael Nadal memadamkan harapan Novak Djokovic untuk memenangkan satu-satunya gelar juara Grand Slam yang tidak dimilikinya. Kendati demikian, Rafael Nadal yakin Novak Djokovic pasti akan menyicipi gelar Grand Slam di Prancis Terbuka suatu saat ini. "Saya merasa kasihan kepadanya, dia pantas untuk memenangkan pertandingan ini,” tambah dia. "Novak, ini adalah tantangan terbesar dalam karier saya yang pernah saya hadapi. Saya yakin Anda akan menjadi juara di sini suatu hari nanti," kata Rafael Nadal kepada Novak Djokovic.

Sementara itu, kekalahan ini begitu menyakitkan bagi petenis peringkat dua dunia, Novak Djokovic, runner up 2012, yang masih memerlukan gelar Prancis Terbuka untuk menjadi petenis putra kedelapan yang melengkapi seluruh gelar Grand Slam. Novak Djokovic harus mengubur impiannya sekali lagi untuk merebut titel Prancis Terbuka pertamanya.

Petenis Serbia itu mendominasi fase-fase awal pada final Minggu (8/6/2014), pertemuan ke-42 antara kedua petenis ini, di mana ia terlihat mampu mengatasi cuaca panas di lapangan Philippe Chatrier.

Namun Rafael Nadal, yang bermain di final Grand Slam ke-20 nya berbanding final ke-13 Novak Djokovic, tampil semakin baik ketika ia mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun dari rival lamanya itu.

Duel selama 3 jam 31 menit ini berakhir pahit ketika Novak Djokovic melakukan kesalahan ganda pada match point, hingga membuat dirinya juga mendapat cemooh dari para penonton.

Pada duel yang dihelat di Philippe Chatrier, Roland Garros, Paris, Prancis, Rafael Nadal sempat tertinggal di set pertama usai kalah 3-6. Setelah itu, Rafael Nadal tak tertahankan dan merebut tiga set selanjutnya dengan kemenangan 7-5, 6-2, dan 6-4 dalam waktu sekitar 3 jam 31 menit.

Di set pertama, Rafael Nadal dan Novak Djokovic saling kejar-mengejar angka hingga sama kuat di angka 3-3 sebelum tiga poin tambahan dari Novak Djokovic membuatnya menang 6-3 di set ini dalam waktu 44 menit.

Masuk set kedua laga kian seru dan panas di mana kejar-mengejar skor terus terjadi. Ketika skor sama kuat di angka 5-5, Rafael Nadal kemudian memenangi set ini usai bola Novak Djokovic mengenai net.

Dalam pertandingan melawan Novak Djokovic, Rafael Nadal acap kali membuat frustasi lawannya tersebut, khususnya di set ketiga. Berkali-kali bola sulit Novak Djokovic mampu dikembalikan Rafael Nadal dan bahkan membuatnya melakukan unforced errors. Di set ketiga ini, Rafael Nadal tanpa kesulitan memimpin langsung 3-0 sebelum Novak Djokovic memperkecil skor jadi 2-3. Rafael Nadal kemudian menambah tiga angka lagi dengan mudah dan menang 6-2.

Di set penentu, Novak Djokovic mampu mematahkan servis Rafael Nadal saat tertinggal 2-4. Novak Djokovic bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Akan tetapi Rafael Nadal mampu merebut gim kesembilan menjadi 5-4 saat pukulan Novak Djokovic melebar. Double fault Novak Djokovic menjadi penentu keberhasilan Rafael Nadal memenangi set ini, setelah sebelumnya petenis asal Spanyol itu sempat tertinggal 3-4. Akhirnya, Rafael Nadal memastikan kemenangan di set keempat 6-4 saat setelah Novak Djokovic melakukan double fault saat melakukan servis pada match poin. Rafael Nadal kemudian memastikan raihan gelar di turnamen ini setelah menang 6-4 di set ketiga dalam waktu 57 menit.

Sebelumnya, unggulan teratas ini, Rafael Nadal lolos ke final turnamen Prancis Terbuka tahun 2014 ini setelah menyingkirkan unggulan ketujuh, petenis Skotlandia, Andy Murray dalam pertandingan duel semifinal dengan skor akhir 6-3, 6-2, 6-1 pada Jumat (6/6/2014). Pada pertandingan perempat final, Rafael Nadal sukses menaklukkan unggulan ke-5, petenis Spanyol kelahiran Xabia yang berusia 32 tahun, David Ferrer dengan skor 4-6, 6-4, 6-0, 6-1 pada hari Rabu (4/6/2014). Sedangkan, pada babak atau round keempat, Rafael Nadal melumat petenis non unggulan, petenis kelahiran Belgrade, Serbia yang berusia 23 tahun, Dusan Lajovic dengan skor 6-1, 6-2, 6-1 pada hari Senin (2/6/2014).

Sementara itu, Novak Djokovic melaju ke final dengan menumbangkan Ernests Gulbis, 6-3, 6-3, 3-6, 6-3.

“Saya harus berterima kasih kepada relawan yang membuat turnamen ini terselenggara, ini adalah turnamen terbaik di dunia. Saya juga ingin berterima kasih publik, luar biasa bisa bermain di sini, di lapangan ini. Selain itu saya juga ingin berterima kasih kepada pihak sponsor dan tentunya tim saya. Tanpa mereka semua tidak mungkin saya dapat berada di sini," ucap Rafael Nadal usai pertandingan. (jos)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.609.471 Since: 05.03.13 | 0.1373 sec