Politik

FPI, FBR, Dan Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Prabowo-Hatta

Wednesday, 04 Juni 2014 | View : 2259

JAKARTA-SBN.

Posko pemenangan pasangan calon presiden (capres) yang digadang-gadang oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) yang mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia sejak 22 Oktober 2009, Ir. M. Hatta Rajasa kembali mengadakan deklarasi dari Forum Ormas Bersatu (FOB).

Organisasi Masyarakat ini terdiri dari Front Pembela Islam (FPI), Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP), Jakarta, Sabtu (31/5/2014).

FOB berharap di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengatasi beberapa permasalahan bangsa. Diantara permasalahan itu masalah perbatasan negara, kapitalis asing dan pertahanan keamanan di Indonesia. "Kita ingin Freeport dicabut dari Indonesia agar Amerika miskin," cetusnya di Rumah Polonia, Jakarta Timur.

FOB juga berharap Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperhatikan nasib pulau-pulau terluar yang ada di Indonesia dan pulau yang belum dihuni agar tidak lepas ke negara lain. "Mudah-mudahan di bawah komando Prabowo-Hatta, Indonesia tidak diinjak-injak negara lain," tukasnya.

Organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI), Rabu (4/6/2014) malam, telah secara resmi menyatakan dukungannya kepada calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam pemilihan umum presiden (Pilpres) 2014. Front Pembela Islam (FPI) merestui dan mendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa tak secara langsung, melainkan lewat tiga partai Islam di Koalisi Merah Putih.

Demikian disampaikan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muchsin Bin Ahmad Al-Attas saat menerima kedatangan mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2004-2009 yang juga Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Dr. Haji Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A. yang mewakili Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Sedianya, Prabowo Subianto dijadwalkan datang ke Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (4/6/2014), tapi tak bisa hadir.

Dukungan tersebut, tidak disampaikan secara langsung, namun dititipkan melalui tiga partai Islam yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). “Keluarga besar FPI memberikan suara kepada partai Islam: Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Secara tegas kami mendukung dan melimpahkan dukungan melalui partai Islam tersebut," tandas Habib Muchsin Bin Ahmad Al-Attas.

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muchsin Bin Ahmad Al-Attas menyatakan, pihaknya memutuskan untuk menyalurkan suara melalui partai-partai Islam yang tergabung di dalam Koalisi Merah Putih karena FPI masih menaruh kepercayaan terhadap ketiga parpol itu. Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muchsin Bin Ahmad Al-Attas yang meneruskan tongkat kepemimpinan FPI dari pendahulunya Habib Rizieq Syihab ini menambahkan, bahwa alasan FPI menitipkan suara kepada ketiga partai tersebut di atas karena masih percaya integritasnya. “Melalui majelis ini, kami salurkan suara kami kepada partai-partai Islam yang ada karena kami masih percaya. Mudah-mudahan kami tidak dikecewakan,” paparnya usai majelis pengajian rutin FPI di Markas Syariah FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (4/6/2014) malam.

Dukungan FPI ini disertai syarat. Ketiga Partai Islam yang ada dalam koalisi harus memastikan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meneruskam perjuangan mereka melawan kemaksiatan, membebaskan Indonesia dari paham impor seperti imperialisme dan liberalisme salah satunya.

Kelak terpilih, Pemerintahan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa juga tidak akan menolak pembentukan berbagai peraturan daerah (Perda) Syariah. Ia menegaskan, perda Syariah harus diperbanyak terutama yang memberangsus kemaksiatan.

Menanggapi syarat yang diajukan FPI, anggota Komisi I DPR RI 2009-2014, Hidayat Nur Wahid mengaku Prabowo Subianto sepakat untuk memajukan umat Islam dan memajukan Indonesia. "Umat Islam di Indonesia mencapai 80%. Jika umat Islam maju, otomatis Indonesia juga maju," pungkas dia lagi. (tri/jos)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.272.064 Since: 05.03.13 | 0.2221 sec