Internasional

PM Spanyol Resmi Umumkan Juan Carlos Mundur

Tuesday, 03 Juni 2014 | View : 730

MADRID-SBN.

Raja Spanyol, Juan Carlos (76 tahun) yang memimpin peralihan Spanyol dari kediktatoran menuju demokrasi ini memilih putranya, Pangeran Felipe de Borbon (46 tahun), sebagai raja baru. Mundurnya Juan Carlos tak secara otomatis melantik Pangeran Felipe de Borbon menduduki takhta.

Parlemen Spanyol harus menyetujui undang-undang untuk menyelesaikan proses pengunduran dirinya sebelum Pangeran Felipe bisa dinobatkan. Perdana Menteri Mariano Rajoy dikabarkan segera menggelar pertemuan kabinet darurat, Selasa (3/6/2014) pagi, untuk membahas masalah tersebut.

Sang Raja menyerahkan surat turun takhtanya kepada Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy di Istana Zarzuela, Madrid.

Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy kemudian secara resmi menyampaikan keputusan Juan Carlos untuk turun takhta.

Salinan surat dan foto raja menyerahkan surat itu kepada PM dirilis lewat akun resmi kerajaan di Twitter.

Dalam pidato televisi, Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy mengatakan raja akan mundur dan digantikan oleh putranya, Putra Mahkota Felipe de Borbon. "Yang Mulia Raja Juan Carlos baru saja memberitahu saya keinginannya untuk mundur dari takhta, menanggalkan kekuasaan, dan memulai proses prosesi penggantian raja," kata PM Spanyol Mariano Rajoy dalam sebuah pernyataan singkat.

PM Spanyol Mariano Rajoy tidak memberikan alasan keputusan mundur tersebut, namun ia mengatakan raja akan memberi sendiri penjelasannya. “Alasan dibalik keputusan itu akan disampaikan sendiri oleh beliau secara langsung,” ujar Mariano Rajoy yang berbicara kepada media sebelum pidato Juan Carlos tersebut.

Juan Carlos menyerahkan tampuk kekuasaan kepada Felipe de Borbon (46), Pangeran Asturias setinggi 1,98 m dan mantan atlet yacht Olimpiade itu relatif terbebas dari skandal yang melingkupi keluarganya. “Raja sudah yakin ini saat terbaik untuk mengganti kepala negara dalam transisi normal kepada putra mahkota Pangeran Asturias,” lanjut Mariano Rajoy.

Perdana Menteri Mariano Rajoy mengatakan Juan Carlos adalah 'seorang yang gigih membela kepentingan kita'. "Saya yakin ini adalah saat terbaik untuk perubahan," tambah Mariano Rajoy.

Reputasi Juan Carlos tercoreng menyusul skandal safari perburuan gajah yang mewah di Botswana pada April 2012 silam. Bahkan, ia dipaksa untuk membuat permintaan maaf secara luas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan April 2012, setelah kemarahan meluas sebagai reaksi atas perjalanan berburu gajah yang dilakukannya ke Botswana. Padahal pada saat itu, negara tengah dirundung resesi dan tingkat pengangguran mencapai 25 persen. Ia dikabarkan tinggal di pondok yang mewah sementara negaranya berjuang menahan laju defisit dengan melakukan pengetatan di berbagai sektor.

Publik Spanyol mengetahui kepergian Raja setelah ia diterbangkan pulang untuk operasi darurat setelah pinggulnya cedera.

Perjalanan itu juga memicu rumor adanya perselingkuhan antara Raja dengan Corinna zu Sayn-Wittgenstein, seorang bangsawan Jerman yang usianya 28 tahun lebih muda yang menemaninya bersafari. World Wildlife Fund juga memutuskan mendepak Raja Juan Carlos sebagai pelindung organisasi.

Citra keluarga kerajaan makin rusak setelah penyelidikan korupsi dibuka pada tahun 2010. Penyelidikan ini terpusat pada mantan pemain bola tangan Olimpiade Inaki Urdangarin yang merupakan suami putri bungsu Juan Carlos, Cristina. Sang Putri juga dituduh terlibat dalam skandal tersebut.

Hingga beberapa tahun yang lalu Juan Carlos masih populer, namun putri bungsu raja, Putri Cristina, dan menantu Inaki Urdangarin membuat adanya desakan bagi Juan Carlos untuk mundur. Namun, pada saat yang sama, popularitas Felipe de Borbon (46 tahun) naik. (afp/jos)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.613.163 Since: 05.03.13 | 0.1363 sec