Politik

Hatta Rajasa Bilang Nggak Masalah Mantan Ketum PAN Dukung Jokowi-JK

JAKARTA-SBN.

Pengusaha Soetrisno Bachir menjabat Ketua Umum PAN pada periode 2005-2010 menggantikan Amien Rais. Posisinya kemudian digantikan oleh Hatta Rajasa. Nama pengusaha yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir, masuk dalam daftar susunan tim sukses pemenangan calon presiden (capres) Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ dan mantan Wakil Presiden periode 2004-2009, Jusuf Kalla yang diumumkan pada Jumat (23/5/2014) siang hari ini.

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir menjadi salah satu anggota tim sukses pasangan Ir. H. Joko Widodo dan Jusuf Kalla, bakal calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres) dari poros partai yang digadang-gadang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Mantan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu yang tercatat sebagai tim sukses pemenangan calon presiden (capres) Ir. H. Joko Widodo dan Jusuf Kalla ditunjuk menjadi bagian dalam salah satu tim pengarah bersama beberapa tokoh senior nasional maupun politisi senior partai pengusung pasangan Jokowi-JK.

Padahal, menghadapi Pilpres kali ini, PAN bergabung dalam koalisi Merah Putih yang mengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. PAN bergabung ke poros Partai Gerindra, yang mengusung pasangan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai bakal calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres) pada pemilihan umum presiden (pilpres) 2014.

Pasangan capres cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa tidak mempermasalahkan dengan bergabungnya mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir dalam tim sukses Jokowi-JK. Calon wakil presiden (cawapres) sekaligus Ketua Umum PAN pada saat ini Hatta Rajasa yang juga besan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mempermasalahkan soal dukungan mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Mengenai bergabungnya Soetrisno Bachir ke kubu pesaing, Hatta Rajasa menanggapinya santai. Bahkan, Hatta Rajasa menganggap dukungan itu sebagai hal yang biasa. Menurut Hatta Rajasa, hal itu wajar terjadi di dunia politik Indonesia. Namun, dia menegaskan bahwa pilihan Soetrisno Bachir itu secara pribadi. “Nggak apa-apa (Soetrisno dukung Jokowi-JK). Iya nggak masalah, nggak masalah. Kita kan negara demokrasi. Orang kan bebas. Itu pribadi (Soetrisno)," kata Hatta Rajasa singkat ketika diminta komentar soal pilihan Soetrisno Bachir itu seusai berkunjung ke kediaman rumah mantan Wakil Presiden Try Sutrisno di bilangan Menteng, Jakarta, bersama capresnya Prabowo Subianto, Jumat (23/5/2014) malam.

Menurut Hatta Rajasa, Soetrisno Bachir sudah lama absen dari dunia politik dan juga tidak aktif di PAN serta kegiatan politik praktis lainnya. “Oh nggak. Kan Pak Soetrisno sudah lama tidak aktif di politik. Dia sendiri yang mengatakan begitu kan,” tutur mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu.

Meskipun Soetrisno Bachir mendukung Jokowi-JK, Hatta Rajasa tidak khawatir dukungan PAN akan pecah. Hatta Rajasa tidak melihat bergabungnya Soetrisno Bachir itu sebagai tanda perpecahan di internal partainya. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu menerangkan bergabungnya Soetrisno Bachir ke kubu Jokowi-JK bukan tanda perpecahan. “Bukan perpecahan," imbuhnya singkat. (jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.463 Since: 05.03.13 | 0.1624 sec