Hukum

KPK 9 Jam Geledah Kantor Suryadharma Ali

JAKARTA-SBN.

Menteri Agama (Menag) yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) Tahun Anggaran (TA) 2012-2013. Nilai anggaran penyelenggaraan haji tersebut di atas Rp 1 triliun. “Dalam pengembangan penyelidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2012-2013, KPK menemukan minimal dua alat bukti yang cukup. Dalam kasus ini, KPK menetapkan SDA, Menteri Agama sebagai tersangka,” ungkap Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di Kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C-1, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2014).

Selain menetapkan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana haji, KPK juga melakukan pengeledahan di kantor Kementerian Agama (Kemenag). Ruang kerja Suryadharma Ali di lantai 2 Gedung pusat Kementerian Agama (Kemenag) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat digeledah hampir selama 9 jam oleh penyidik KPK.

Selain penetapan tersangka tersebut, lanjut Johan Budi SP., penyidik KPK juga menggeledah sejumlah lokasi. Salah satunya di kantor Direktur Jenderal Haji dan Umroh Kemenag Anggito Abimanyu. “Sejak tadi pagi dilakukan geledah di Kementerian Agama. Saya dapat informasi di kantor Direktur Jenderal Haji dan Umroh,” beber Johan Budi SP.

Berdasarkan pantauan wartawan, sembilan penyidik KPK mengeledah ruang kerja Suryadharma Ali yang terletak di lantai 2 Gedung Kementerian Agama (Kemenag), Lapangan Banteng sejak pukul 09.00 WIB. Penyidik KPK juga mengeledah ruang kerja Direktorat Haji yang terletak di lantai 5 tepatnya ruang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh.

Selama pengeledahan, wartawan tidak diizinkan naik ke lantai atas Gedung Kemenag.

Sekitar pukul 18.00 WIB, terlihat sembilan penyidik KPK meninggalkan Gedung Kemenag sambil membawa dokumen.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Wakil Ketua KPK M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. mengumumkan Suryadharma Ali ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan status tersangka Suryadharma Ali ini disampaikan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas. "Sudah naik penyidikan dengan SDA (Suryadharma Ali) dkk sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. melalui pesan singkat, Kamis (22/5/2014).

Suryadharma Ali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa haji di Kementerian Agama (Kemenag) Tahun Anggaran (TA) 2012-2013.

Istilah "dan kawan-kawan", kerap dipakai oleh KPK dalam sebuah surat perintah penyidikan. Merujuk hal itu, adalah SDA diduga tidak melakukan korupsi tersebut dengan sendiri, alias bersama-sama.

Namun disinggung siapa pihak lain yang juga dijerat KPK dalam kasus ini, Wakil Ketua KPK M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum. belum mau buka suara. Sementara KPK sampai saat ini belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dr. Bambang Widjojanto, S.H. enggan mengomentari pernyataan Ketua KPK Dr. Abraham Samad, S.H., M.H. mengenai dugaan petinggi lembaga dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji.

Sebab ia mengklaim belum mengetahui detail soal statement Abraham Samad beberapa waktu lalu. “Nanti saya tanya dulu ke beliau (Abraham Samad)," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C-1, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/5/2014).

Menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, soal kasus haji, pihaknya masih harus melakukan beberapa penelusuran dalam penyelidikan. "Casenya (kasusnya) dulu diekspose (gelar perkara), paling banyak satu atau dua tahap yang akan mengetahui potential suspect," imbuhnya.

Sebelumnya, bakal calon presiden (capres) dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, memuji kinerja Suryadharma Ali sebagai Menteri Agama. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai, penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) setiap tahunnya sudah sangat baik. (jos/tri)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.805 Since: 05.03.13 | 0.1509 sec