Nasional

Wagub DKI Jakarta Kritik Jokowi Dan Prabowo Perihal Rusak Taman Kota

JAKARTA-SBN.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa ‘Ahok’ kesal mengetahui sejumlah taman rusak karena diinjak-injak simpatisan dua pasangan calon presiden-wakil presiden, yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengkritik kedua pasangan yang maju dalam Pemilihan Umum Presiden (pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Pasalnya, baik pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla maupun Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memberi contoh buruk kepada masyarakat dengan merusak taman kota di sekitar Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Taman yang rusak berada di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol dan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. "Saya bilang ini contoh buruk. Mau memperbaiki negeri tapi taman saya saja diinjak-injak," cetus Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menyayangkan euforia para pendukung kedua pasangan yang akhirnya merusak fasilitas umum.

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan sindirannya dilayangkan untuk kedua pasangan calon presiden-wakil presiden, yaitu Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Wagub DKI tersebut mengaku sudah mengkomunikasikannya dengan partai politik (parpol) yang dinilai merusak taman kota di sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Mantan anggota DPR RI tersebut mengaku sudah menegur Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) karena simpatisannya merusak taman di depan KPU saat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendaftarkan diri, Selasa (20/5/2014).

Bahkan, Partai Gerindra yang mengusungnya juga sudah bersedia mengganti rugi. Menurut mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Partai Gerindra sudah berjanji bakal memperbaiki taman itu. “Mereka sudah bilang mau ganti. Yang Gerindra sendiri menyatakan bahwa mereka sudah mau perbaiki," ungkap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Namun, Wagub DKI Jakarta ini, Basuki Tjahaja Purnama tak mau menunggu. Basuki Tjahaja Purnama menugaskan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta memperbaiki lokasi itu lebih dulu. Untuk sementara ini, Pemprov DKI Jakarta akan langsung melakukan perbaikan taman terlebih dahulu. Kemudian, dia akan menagih ke setiap kubu yang melakukan perusakan dengan membangun taman lain. "Nanti kita perbaiki dulu, lalu kasih peringatan. Supaya cepat, soalnya itu kan di jalur utama. Hukuman buat mereka, nanti biar mereka bikin taman baru di tempat lokasi lain. Daripada berantakan, kalau menunggu lama benarnya," jelas Wagub DKI Jakarta tersebut, Basuki Tjahaja Purnama.

Mantan Bupati Belitung Timur ini khawatir perbaikan oleh tim kedua pasangan calon presiden (capres) bakal akan memakan waktu berjalan lama. Namun tagihan membuat taman baru juga harus segera dilayangkan. Cara menagihnya, Basuki Tjahaja Purnama meminta Dinas Pertamanan membuat foto taman sebelum dan sesudah dirusak simpatisan kedua pasangan. Foto itulah yang akan dikirimkan ke partai-partai pendukung kedua calon. “Saya sudah minta Dinas Pertamanan untuk bikin dokumentasi sebelum dan sesudah. Nantinya dipublikasikan dan langsung dikirim ke semua partai politik itu. Sebagai bukti bahwa mereka telah memberikan pendidikan politik yang buruk,” bilang pria yang akrab dipanggil Ahok itu di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2014). “Kalau sudah keburu jadi Presiden, kan, repot menagihnya. Harus dipaksa waktu masih calon presiden," tuturnya sambil tertawa.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah taman rusak akibat diinjak simpatisan kedua pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Simpatisan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa merusak taman di depan KPU, sementara pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla merusak taman di Jalan Teuku Umar, Menteng. (tem/jos)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.915 Since: 05.03.13 | 0.24 sec