Olah Raga

Striker Persiraja Meregang Nyawa Jadi Perhatian Media Internasional

Saturday, 17 Mei 2014 | View : 1279

JAKARTA-SBN.

Kematian tragis striker andalan tim Divisi Utama, Persiraja Banda Aceh Akli Fairuz, Jumat (16/5/2014) dalam pertandingan divisi utama mendapat sorotan dari berbagai media internasional.

Berita kematian striker andalan Persiraja Banda Aceh Akli Fairuz setelah berbenturan keras dengan penjaga gawang PSAP Sigli, Agus Rohman telah menyita perhatian media olahraga Italia, La Gazetta dello Sport.

La Gazetta dello Sport menayangkan video detik-detik benturan keras Akli Fairuz dengan kiper Agus Rohman. La Gazetta dello Sport menyalin video dari TV lokal setempat.

Dalam tayangan itu, terlihat Akli Fairuz tersungkur setelah kaki Agus Rohman mengenai perut sang striker dalam pertandingan di Stadion Haji Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (10/5/2014).

Dua media ternama Inggris, The Mirror dan Daily Mail sama-sama mengambil judul “Pemain Indonesia meninggal setelah menerima tekel horror”.

Selain La Gazetta dello Sport, ternyata tidak ketinggalan media olahraga ternama di Spanyol, Marca juga turut menyoroti kasus kematian Akli Fairuz yang tragis ini. Marca mengambil judul,”Una brutal patada acab con la vida de un jugador en Indonesia”. Pemberian judul itu kurang lebih berarti seperti ini “Sebuah tendangan brutal membunuh seorang pemain di Indonesia”.

Dalam laporan singkatnya Marca menuliskan,” Tendangan brutal membunuh pemain di Indonesia. Tindakan tersebut dilakukan oleh penjaga gawang PSAP Sigli. Kala ia mencoba merebut bola, kakinya mengenai bagian perut dari Akli Fairuz.”

"Pemain yang bersangkutan kemudian menghabiskan enam hari terakhirnya di rumah sakit untuk menjalani pembedahan. Namun striker Persiraja itu tidak bisa bertahan dari cedera internal yang diakibatkan tendangan tersebut, dan akhirnya meninggal dunia."

Kematian tragis striker andalan Persiraja Banda Aceh, Akli Fairuz dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh berawal dari cedera yang dialaminya ketika membela Persiraja dalam partai Derby Aceh menghadapi PSAP Sigli di Stadion Haji Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (10/5/2014) lalu. Akli Fairuz meregang nyawa setelah sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari yakni enam hari akibat cedera parah.

Insiden itu terjadi saat Laga Divisi Utama tersebut, Persiraja Banda Aceh melawan PSAP Sigli sudah memasuki menit-menit akhir. Kala itu terjadi perebutan bola antara striker andalan Persiraja Banda Aceh, Akli Fairuz dengan penjaga gawang PSAP Sigli Agus Rohman. Kaki Agus Rohman menyodok perut striker Persiraja bernomor punggung 17 itu. Tampaknya, benturan sodokan kaki yang mengenai perutnya itu begitu keras hingga Akli Fairuz tak sadarkan diri.

Saat itu, Akli Fairuz sempat mencetak gol sebelum terlibat benturan dengan kiper. Namun, gol Akli Fairuz tersebut dianulir wasit.

Akil Fairuz tiba-tiba langsung diboyong ke luar lapangan sambil meringis kesakitan. Setelah itu, namun, Akli Fairuz tidak langsung dibawa ke rumah sakit saat itu. Dia dibiarkan meringis kesakitan di bangku cadangan.

Pada malam harinya, dia pun baru cepat-cepat diboyong dan dilarikan ke Rumah Sakit U Zainal Abidin, Banda Aceh.

Tim dokter awalnya menyatakan cedera Akli Fairuz tidak parah. Tapi, belakangan keterangan tersebut diralat. Akli Fairuz harus menjalani operasi karena ususnya robek.

Dari diagnosa dokter, Akil Fairuz diduga mengalami luka dalam dan kantung kemihnya mengalami kebocoran.

Setelah dioperasi pada Selasa (13/5/2014), Akli Fairuz sempat sadar. Tapi, Kamis (15/5/2014) malam, kondisinya kembali kritis dan harus dirawat di ICU. Setelah satu pekan dirawat, sebelum menghembuskan nafas terakhir, pada Jumat (16/5/2014) pukul 09.30 WIB, Akli Fairuz sempat kritis. Dan, pemain berjuluk “Gaston Geutanyoe” itu akhirnya meninggal dunia.

Jenazah Akli Fairuz dibawa pulang ke kampung halamannya di Mutiara Barat, Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam, dan akan dikebumikan di sana.

Ketua Umum Persiraja Banda Aceh, Jamaluddin T. Muku mengatakan Persiraja Banda Aceh sangat berduka atas meninggalnya Akli Fairuz. Menurut dia, Akli Fairuz merupakan salah satu penyerang terbaik Persiraja Banda Aceh. “Kami semua berduka dan merasa sangat kehilangan,” ujar Jamaluddin T. Muku. Menurut Jamaluddin T. Muku sejumlah rekan setim, manajer, dan ofisial serta sahabat Akli Fairuz ikut bertandang di rumah duka.

Mendengar kabar kematian Akli Fairuz, Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) , Joko Driyono langsung bergerak cepat. PSSI langsung membuat tim khusus untuk menginvestigasi kasus kematian Akli Fairuz. “Kami akan meninjau kematian Akli dari sisi medis dan olahraga,” tutur Joko Driyono.

Menurut Joko Driyono, proses investigasi melibatkan banyak unsur seperti ofisial kedua tim, panitia pelaksana pertandingan, pihak keamanan serta dokter tim di Rumah Sakit Zainal Abidin yang menangani Akli Fairuz dari mulai operasi hingga meninggal dunia. Laporan penyelidikan baru diketahui satu bulan kemudian. “Paling tidak, dalam satu bulan ke depan kami sudah bisa mendapatkan laporannya. Kami berharap laporan itu lengkap, sehingga bisa menentukan bagaimana langkah tepat,” tukas Joko Driyono. (jos)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.541.992 Since: 05.03.13 | 0.1895 sec