Politik

Keributan Pecah Saat Pendaftaran Capres-Cawapres Prabowo-Hatta

Tuesday, 20 Mei 2014 | View : 941

JAKARTA-SBN.

Ribuan pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa siang ini mulai membanjiri halaman depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat.

Massa mulai menyemut berdatangan sejak pukul 12.00 WIB tadi. Agar tidak terjadi kemacetan panjang, polisi sudah menutup Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Hingga pukul 13.30 WIB, Selasa (20/5/2014), massa semakin banyak. Kedatangan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa disambut ratusan simpatisan dan massa parpol pendukung. Ada relawan dari PPP, PKS, PAN, Partai Gerindra dan Partai Golkar. Mereka terus bersalawat badar sambil menunggu kedatangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang akan mendaftar sebagai capres-cawapres ke KPU.

Rencananya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan tiba di KPU pukul 14.00 WIB. Hari ini 20 Mei 2014 adalah pendaftaran terakhir pasangan capres-cawapres.

Di tengah massa pendukung sudah terlihat Ketua DPP Partai Gerindra M. Taufik, politikus Partai Golkar Asyraf Ali dan pengurus partai pendukung lainnya. Mereka bercampur dengan ratusan relawan lainnya.

Para relawan banyak membawa spanduk. Bahkan ada yang bertuliskan 'Jokowi Hanya Pencitraan Saja'.

Sementara itu, ketegangan terjadi saat bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden (cawapres) Hatta Rajasa mendaftarkan diri sebagai pasangan Capres dan Cawapres di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2014). Massa yang tumpah ruah sempat bersitegang di depan pintu masuk KPU.

Aura memanas sudah terasa saat rombongan pengantar Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang sudah tiba di depan kantor KPU tidak diperbolehkan masuk oleh petugas kepolisian. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan yang membuat suasana semakin panas.

Keributan berawal ketika massa mendesak masuk ke dalam untuk melihat langsung penyerahan berkas. Tetapi ratusan polisi dengan senjata lengkap sigap mengawal.

Melihat ini massa terus meringsek maju, hingga pagar KPU hampir roboh. Kondisi semakin panas karena ada satu orang terjepit. Aksi saling dorong pun tidak bisa dihindarkan.

Melihat kondisi semakin kacau, dan massa berteriak ingin masuk polisi melakukan negosiasi. Akhirnya massa menerima, dan kini terus melakukan orasi di depan Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Saat ini situasi sudah mulai kondusif. Sambil menunggu Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, massa melakukan orasi dengan tertib. Arus lalu lintas sudah tidak bisa dilalui, karena jalan tertutup oleh massa.

Tak sampai di situ, saat Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tiba di depan pintu masuk KPU pun kaca pintu tersebut pecah. Hal itu dikarenakan para pendukung dan awak media yang ingin mendapatkan keterangan harus dorong-dorongan.

Saat tiba di depan ruang sidang utama, ketegangan pun semakin menjadi. Puncaknya, seorang ajudan Prabowo Subianto yang hendak masuk ke ruang sidang utama dipukuli oleh para polisi yang berjaga di depan pintu tersebut.

Ajudan Prabowo Subianto yang menggunakan seragam safari khas berwarna coklat itu tidak diperbolehkan masuk. Dan akhirnya ditarik oleh polisi lalu dipukuli polisi beramai-ramai.

Suasana tegang tersebut terus berulang saat para petinggi partai pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa ingin masuk ke dalam ruangan yang menjadi tempat penyerahan berkas pendaftaran administrasi.

Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, beserta para elite partai mendapat pengawalan ketat dari aparat. Saking ramainya, pengawalan dilakukan sampai mereka naik ke lantai dua gedung untuk melakukan pendaftaran. Para polisi masih melarang siapa pun yang hendak masuk ke dalam ruangan itu. (mer/tri)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.848 Since: 05.03.13 | 0.1505 sec