Politik

Amien Rais: Jangan Buka Isu HAM Prabowo Subianto

Tuesday, 20 Mei 2014 | View : 955

JAKARTA-SBN.

Calon presiden (capres) yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto kerap diserang soal kasus Hak Asasi Manusia (HAM).

Pencalonan Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Partai Golkar, dan PBB ini mendapat pembelaan dari salah satu tokoh partai koalisi, Amien Rais.

Partai Amanat Nasional (PAN), dikabarkan telah bulat akan berkoalisi dengan Partai Gerindra. Bahkan, duet Prabowo Subianto-Hata Rajasa, sebagai capres dan cawapres sudah dideklarasikan. Duet itu, sudah mendapat restu dari Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta isu HAM yang dikait-kaitkan pada Prabowo Subianto tak diungkit-ungkit lagi. Ketua Majelis Pertimbangan PAN ini mengatakan isu HAM Prabowo Subianto yang kerap diungkit tak lagi relevan.

Sebab, jejak rekam Prabowo Subianto sudah jelas bersih sejak mantan Danjen Kopassus itu menjadi cawapres Megawati Soekarnoputri pada 2009 lalu. Buktinya, pencalonan Prabowo Subianto dalam Pemilu 2009 sebagai wakil presiden (wapres) untuk Megawati Soekarnoputri tak bermasalah. “Lima tahun lalu Pak Prabowo cawapres resmi Bu Mega dan sudah tahu track record-nya. Enggak usah buka-buka," ucap Amien Rais kepada wartawan di kantor KPU, Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Seperti diketahui, isu penculikan aktivis 1997-1998 dan pelanggaran HAM terus menjadi sorotan media jelang pencapresan Prabowo Subianto.

Menurut Amien Rais, jika mau, Prabowo Subianto bisa saja membuka aib orang lain yang terlibat. Namun, Amien Rais tak menjelaskan siapa yang dimaksudkan. “Kalau buka-bukaan, Pak Prabowo juga bisa buka aib mereka," tegasnya.

Oleh karena itu, menurut Amien Rais, saat ini yang jauh lebih penting adalah melihat ke depan untuk maju. Amien Rais yang terlihat hadir dalam pendaftaran capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meminta, semua pihak tak lagi melihat masa lalu. Saat ini yang terpenting, menurut Amien Rais, menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa untuk mampu bersaing dengan negara luar sehingga Indonesia memiliki martabat yang jauh lebih tinggi. “Jangan lihat ke belakang, kita harus berpikir maju," tutupnya.

Dukungan Amien Rais kepada Prabowo Subianto menuai reaksi dari para aktivis penggiat HAM.  Salah satu yang merasa kecewa dengan sikap politik Amien Rais itu, adalah Wakil Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos.

Menurut Bonar Tigor Naipospos, dengan mendukung Prabowo Subianto, Amien Rais bukanlah tokoh reformasi. “Kalau berpolitik tanpa hati nurani semua bisa dihalalkan. Bagi Amien Rais dan PAN, yang utama adalah bagaimana meraih kekuasaan,” tukas Bonar Tigor Naipospos dalam pernyataannya kepada wartawan, Senin (12/5/2014).

Bonar Tigor Naipospos mengaku tak habis pikir dengan sikap Amien Rais.

Ia sangat kecewa begitu mendengar orang yang dulu diberi gelar sebagai tokoh lokomotif reformasi, justru memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto. Padahal, Prabowo Subianto adalah tokoh yang diduga bermasalah dengan HAM di era itu. “Saya tidak heran dengan hal itu. Amien Rais sesungguhnya bukan penggerak reformasi, dia hanya pandai membaca arah waktu itu," cetus Bonar Tigor Naipospos.

Namun, sambung Bonar Tigor Naipospos,  hal yang wajar Amien mendukung Prabowo, jika melihat kiprahnya selama ini.

“Amien Rais sekarang bukan lagi tokoh, tapi politisi praktis. Wajar bila kemudian Amien Rais mendukung Prabowo, karena hitung-hitungannya semata pragmatisme politik,” tambah dia. "Bagi elit politik pencari rente dan kekuasaan, isu HAM atau kemanusiaan bukan suatu hal yang diprioritaskan. Kita masih jauh dari menciptakan politik yang beradab di negeri ini," ungkap Bonar Tigor Naipospos.

Dikabarkan, Kamis (24/4/2014) silam, di rumahnya di Yogyakarta, Amien Rais, secara berterus terang, lebih mendukung Prabowo Subianto ketimbang capres lainnya. Pernyataan Amien Rais pun dikutip banyak media, dan menjadi sinyal PAN akan berkoalisi dengan Partai Gerindra, dan mendukung Prabowo Subianto.

Bagi Amien Rais, Prabowo Subianto lebih bisa diharapkan mengangkat harkat martabat  bangsa Indonesia yang ia nilai kini bermental inlander atau sedang terjajah. (tri)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.396 Since: 05.03.13 | 0.1723 sec