Politik

Ini 106 Anggota DPRD DKI 2014-2019 Terpilih

Tuesday, 13 Mei 2014 | View : 1321

JAKARTA-SBN.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta telah menetapkan perolehan kursi partai politik (parpol) dan caleg terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi DKI Jakarta dalam Pemilu 2014 di Hotel Merlyn, Jakarta, Senin (12/5/2014).

Dalam rapat pleno terbuka itu terdapat 106 kursi yang nantinya mewakili 12 daerah pemilihan di Ibukota. "Jumlah total 106 kursi di DKI Jakarta. Kita bagikan semua ke parpol peserta Pemilu, tak ada yang disimpan untuk anggota KPU," kata Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno saat dihubungi wartawan di Balai Kota, Senin (12/5/2014).

Sumarno menjelaskan pembagian kursi berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang sudah ditetapkan bersama. Dari jumlah suara sah partai politik, akan dibagi dengan bilangan pembagi pemilih (BPP) untuk menentukan kursi.

Angka BPP berbeda tiap dapilnya. Kemudian, dia menambahkan bahwa apabila ada suara partai yang tak memenuhi BPP, maka akan masuk penetapan tahap 2. Tahap tersebut memberikan kursi pada partai yang memperoleh suara terbanyak.

"Memang ada suara yang tak terkonversi jadi kursi, tapi kita ada regulasi yang harus dipenuhi. Harapan saya ke depan ini mendapat perhatian dari anggota Komisi A," terang Sumarno.

Dari 106 kursi yang diperebutkan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menduduki peringkat teratas memperoleh 28 kursi. Untuk jumlah kursi di DPRD DKI, Sumarno memaparkan yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menempati posisi pertama dengan mendapatkan 28 kursi.

Sedangkan di peringkat kedua ada Partai Gerindra dengan 15 kursi dan disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan memperoleh 11 kursi. Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tidak memperoleh kursi sama sekali. "Untuk Partai Demokrat, PPP, dan Partai Hanura memperoleh 10 kursi. Sedangkan Partai NasDem 5 kursi, PKB 6 kursi, Partai Golkar 9 kursi dan PAN 2 kursi. Sedangkan Partai PBB dan PKPI tidak mendapatkan kursi," tuturnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menjadwalkan penetapan perolehan kursi DPRD DKI Jakarta untuk partai politik di setiap Dapilnya akhir pekan ini. Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, meski perhitungan suara selesai, namun pembagian per partai belum selesai.            

Dikatakan Sumarno, KPU DKI Jakarta akan membahas perolehan kursi pada Minggu (11/5/2014) hingga Selasa (13/5/2014). KPU DKI juga akan mengundang partai politik untuk pembahasan kursi ini. ”Tanggal (11/5/2014) kan hari Minggu, kalau partai mau datang hari Minggu ya kita gelar, kalau tidak ya Senin (12/5/2014),” tuturnya.

Namun partai politik sudah bisa memperkirakan siapa saja yang akan duduk di kursi Kebon sirih.

Berikut nama-nama anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2014-2019 yang perolehan kursi.

Dapil 1:

1. Bestari Barus (Partai NasDem).

2. Mualif Z.A (PKB).

3. A. Zairofi (PKS).

4. Prasetio Edi M. (PDIP).

5. P. Sinaga (PDIP).

6. Ellyzabeth C.H. (PDIP).

7. Agustiar (Partai Golkar).

8. Iman Satria (Partai Gerindra).

9. Fajar Sidik (Partai Gerindra).

10. Taufiqurahman (Partai Demokrat).

11. Riano P. Ahmad (PPP).

12. Verry Yonnevil (Partai Hanura).

Dapil 2:

1. Subandi (Partai NasDem).

2. Yusriah Dzinnun (PKS).

3. Jhonny Simanjuntak (PDIP).

4. Meity Magdalena U. (PDIP).

5. Ramly H.I.M. (Partai Golkar).

6. Aristo Purboadji (Partai Gerindra).

7. Neneng Hasanah (Partai Demokrat).

8. Maman Firmansyah (PPP).

9. Syarifuddin (Partai Hanura).

Dapil 3:

1. Hasan Basri Umar (Partai NasDem).

2. Abdul Aziz (PKB).

3. Tubagus Arif (PKS).

4. Ida Mahmudah (PDIP).

5. Steven Setiabudi M. (PDIP).

6. Gani Suwondo (PDIP).

7. M. Taufik (Partai Gerindra).

8. Santoso (Partai Demokrat).

9. Zainuddin (Partai Hanura).

Dapil 4:

1. Hasbiallah Ilyas (PKB).

2. Sudirman (PKB).

3. Selamat Nurdin (PKS).

4. Dwi Rio Sambodo (PDIP).

5. Johnni A. Hutapea (PDIP).

6. Yudistira Hermawan (Partai Golkar).

7. Prabowo Soenirman (Partai Gerindra).

8. Ferrial Sofyan (Partai Demokrat).

9. Nina Lubena (PPP).

10. M. Sangaji (Partai Hanura).

Dapil 5:

1. Abd. Suhaimi (PKS).

2. Pantas Nainggolan (PDIP).

3. H.E. Syahrial (PDIP).

4. Taufik Azhar (Partai Golkar).

5. Taufik Hadiawan (Partai Gerindra).

6. Mujiono (Partai Demokrat).

7. Bambang Kusmanto (PAN).

8. Belly Bilallusalam (PPP).

9. Syamsudin (PPP).

10. Farel Silalahi (Partai Hanura). 

Dapil 6:

1. Dite Abimanyu (PKS).

2. William Yani (PDIP).

3. Manuara Siahaan (PDIP).

4. Tandanan Daulay (Partai Golkar).

5. M. Sanusi (Partai Gerindra).

6. Syarif (Partai Gerindra).

7. Misan Samsuri (Partai Demokrat).

8. Johan Musyawa (PAN).

9. Matnoor Tindoan (PPP).

10. M. Guntur (Partai Hanura).

Dapil 7:

1. Triwisaksana (PKS).

2. Gembong Warsono (PDIP).

3. Rikardo (PDIP).

4. Indrawati Dewi (PDIP).

5. Asraf Ali (Partai Golkar).

6. Abdul Goni (Partai Gerindra).

7. Nuraina (Partai Gerindra).

8. Lucky P.S. (Partai Demokrat).

9. Ichwan Jayadi (PPP).

10. Ruslam Amsyari (Partai Hanura).

Dapil 8:

1. Darusslam (PKB).

2. Rifkoh Abriani (PKS).

3. Achmad Yani (PKS).

4. Panji Virgianto (PDIP).

5. Yuke Yurike (PDIP).

6. Sereida Tambunan (PDIP).

7. Zainuddin (Partai Golkar).

8. Seppalga Ahmad (Partai Gerindra).

9. Endah Setia Dewi (Partai Gerindra).

10. Achmad Nawawi (Partai Demokrat).

11. Rendhika Harsono (PPP).

12. Wahyu Dewanto (Partai Hanura).

Dapil 9:

1. Inggard Joshua (Partai NasDem).

2. Ahmad Ruslam (PKB).

3. Rois H.S. (PKS).

4. Ong Yenny (PDIP).

5. Siegrieda Lauwani (PDIP).

6. Cinta Mega (PDIP).

7. Bimo Hastoro (PDIP).

8. Khotibi Achyar (Partai Golkar).

9. Rani Maulani (Partai Gerindra).

10. Nur Afni Sajim (Partai Demokrat).

11. Usman Helmy (PPP).

12. Fahmi Z.H. (Partai Hanura).

Dapil 10:

1. James A. Sianipar (Partai NasDem).

2. Nasrullah (PKS).

3. Merry Hotma (PDIP).

4. Januarius I.P. (PDIP).

5. Petra Lumbun (PDIP).

6. Raja Netral Sitinjak (PDIP).

7. Fathi Bin Rahmatulla (Partai Golkar).

8. Moh. Arief (Partai Gerindra).

9. Rina Aditya S. (Partai Gerindra)

10. M. Hasan (Partai Demokrat).

11. Lulung A.L (PPP).

12. Hamidi A.R. (Partai Hanura) (jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.537.412 Since: 05.03.13 | 0.1765 sec