Olah Raga

Atletico Madrid Juara La Liga 2013/2014

Saturday, 17 Mei 2014 | View : 1092

BARCELONA-SBN.

Pertandingan pamungkas La Liga 2013/14 antara Futbol Club Barcelona atau yang lebih dikenal dengan nama Barcelona versus Club Atlético de Madrid, SAD yang dikenal dengan nama sebagai Atlético de Madrid, or Atlético, Atletico Madrid, Sabtu (17/5/2014) malam berlangsung seru dan memikat.

Atletico Madrid akhirnya memastikan meraih gelar juara Liga Spanyol 2013/2014 dalam laga 'final'. Skuat besutan Diego Simeone baru dapat memastikan tampil sebagai juara setelah menahan imbang Barcelona atau Barça atau Blaugrana 1-1 pada laga pamungkas La Liga di Camp Nou, Sabtu (17/5/2014) malam WIB.

Satu poin di Camp Nou, Sabtu (17/5/2014) malam WIB memang menjadi syarat minimal Atletico Madrid untuk jadi kampiun. Dengan hasil laga ini, Atletico Madrid berdiri finish di puncak klasemen dengan mengumpulkan 90 poin dari 38 laga, unggul tiga angka atas Barcelona atau Barca dan Real Madrid yang berturut-turut menempati posisi dua dan tiga.

Dari 38 pertandingan yang sudah dijalani, Atletico Madrid meraih 28 kemenangan, enam hasil imbang dan empat kekalahan. Atletico Madrid berhasil membuat 77 gol dan cuma kemasukan 26 kali, yang menjadikan Los Rojiblancos sebagai klub dengan pertahanan terbaik musim ini.

Musim ini Barcelona tidak seperkasa tahun-tahun sebelumnya. Disingkirkan Atletico Madrid pada semifinal Liga Champions dan dipecundangi Real Madrid di Copa del Rey. Pada laga final Liga Spanyol kembali Atletico Madrid memencundangi Barcelona. Tim asuhan Diego Simeone ini masih bisa menambah trofi dengan memenangkan final Liga Champion minggu depan.

Atletico Madrid mengakhiri penantian 18 tahun untuk kembali meraih gelar juara La Liga Spanyol. Atletico Madrid mengakhiri puasa gelar La Liga sejak 1995/1996 dengan mengimbangi Barcelona laga terakhir mereka di Liga Utama Spanyol ini yang digelar di Camp Nou malam ini. Gelar juara musim 2013/2014 ini menjadi titel nomor 10 buat Atletico Madrid, yang terakhir Atletico Madrid raih di musim 1995/1996. Ini juga menjadi kali pertama dalam 10 tahun terakhir Liga Spanyol tidak dimenangi Barcelona atau Real Madrid. Di musim 2003/2014 Valencia sukses menjadi kampiun.

Buat Barcelona, kegagalan jadi juara membuat Barcelona hampa gelar di akhir musim ini. Sebelumnya Barcelona sudah kalah dari Real Madrid di final Copa del Rey dan tersingkir di perempatfinal Liga Champions.

Dalam laga itu, Barca sebutan lain Barcelona berhasil unggul pada menit ke-33 lewat aksi Alexis Sanchez. Alexis Sanchez membawa Barcelona unggul pada menit 33. Tendangan keras Alexis Sanchez di tiang dekat berhasil memperdaya kiper Thibaut Courtois dan mengubah skor menjadi 1-0 bagi Barca di menit ke-33.

Kendati harus kehilangan dua pemain pilar sekaligus, Diego Costa dan Arda Turan karena cedera di babak pertama. Atletico Madrid  tak menyerah begitu saja.

Tertinggal satu gol dan kehilangan dua pemain bintangnya, yakni Diego Costa dan Arda Turan, pada babak pertama tak mengendurkan serangan Atletico Madrid di 45 menit kedua.

David Villa dan kawan-kawan langsung tampil menekan. Babak kedua berjalan dengan keunggulan Barca atas Atletico Madrid 1-0, namun David Villa langsung menyerang pertahanan Barcelona lewat sisi kiri tetapi gol belum tercipta.

Hasilnya, saat babak kedua baru berjalan tiga menit, tim tamu, Atletico Mardrid berhasil menyamakan kedudukan. Diego Godin menjebol gawang Barca dan pada menit 48, Diego Godin mengubah kedudukan usai menerima umpan dari Gabi. Namun, gol dari Diego Godin membuat skor berubah menjadi 1-1 untuk Atletico Madrid. Diego Godin yang melompat melewati para pemain lain, berdiri bebas di kotak penalti, Diego Godin dengan leluasa berhasil menanduk bola umpan sepak pojok Gabi untuk menaklukkan kiper Jose Manuel Pinto. Skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-48.

Atletico Madrid pun berada di jalur juara.

Barca yang diwajibkan menang untuk bisa mempertahankan gelar juara mencoba meningkat serangan. Pada menit 57 Sergio Busquets ditarik keluar digantikan Alexandre Song. Pelatih asal Argentina, Gerardo Martino memainkan Alex Song di menit ke-57 untuk menggantikan Sergio Bosquest yang cedera.

Memasuki menit ke-60 Barcelona harus kehilangan Sergi Busquets. Gelandang bertahan Barca itu harus ditarik karena berbenturan dengan Tiago. Menariknya pelatih yang akan meninggalkan Barca musim panas ini, Gerardo Martino justru memasukkan Alex Song ketimbang Xavi Hernandes. "Martino telah mengumumkan, melalui kesepakatan bersama dengan klub. Dia telah berhenti menjadi pelatih Barca," demikian pernyataan Barcelona melalui akun resmi Twitter klub seperti dilansir Goal.

Lima menit berselang kemudian, giliran Pedro Rodriguez yang ditarik Barcelona untuk digantikan Neymar. Giliran Neymar dimainkan dengan menarik ke luar Pedro Rodriguez. Untuk menambah daya dobrak pelatih Gerardo Martino menarik keluar Pedro Rodriguez dan memasukkan Neymar di lini depan Barca.

Masuknya Neymar membuat serangan Barca kian gencar. Di menit ke-63, Lionel Messi menjebol gawang Atletico Madrid yang dijaga Thibaut Courtois. Lionel Messi memasukkan bola ke gawang Atletico Madrid namun gol tersebut dianulir wasit karena 'La Pulga' sudah terlebih dahulu berada dalam posisi off-side saat melepaskan tendangan voli di depan mulut gawang. Lionel Messi menendang bola muntahan di depan gawang lawan. Pemain Timnas Argentina itu pun tampak kecewa.

Lalu, serangan balik Atletico Madrid pada menit 65 dipatahkan Dani Alves dan kemudian lima menit setelah itu Lionel Messi mendapatkan tendangan bebas, tetapi membentur pemain Atletico Madrid.

Atletico Madrid melakukan pergantian pemain pada menit 72 ketika Jose Ernesto Sosa keluar digantikan Adrian, kemudian satu menit setelah itu Alexandre Song mendapatkan kartu kuning.

Tak kunjung menambah gol, pelatih asal Argentina itu, Gerardo Martino memainkan Xavi Hernandes untuk menggantikan Cesc Fabregas. Barca kembali menciptakan peluang lewat umpan panjang Xavi Hernandes yang gagal disundul Gerard Pique.

Saat pertandingan tersisa 16 menit atau pada menit ke-74, para pemain Atletico Madrid mulai mengulur-ulur waktu. Atletico Madrid mengetahui bahwa dengan meraih hasil imbang, sudah cukup untuk mengamankan gelar La Liga 2013/2014.

Pada menit ke-80, Barca mendapatkan peluang emas lewat Daniel Alves. Sayangnya tembakan Daniel Alves masih mampu diselamatkan penjaga gawang Thibaut Courtois dan hanya berbuah sepak pojok saja.

Barca, sebutan lain Barcelona mencoba melancarkan serangan bertubi-tubi. Blaugrana melepaskan umpan silang dan melakukan bola-bola panjang yang sangat tidak mencerminkan gaya Barcelona untuk mengubah skor.

Barca, sebutan lain Barcelona terus mengepung lini pertahanan tim tamu. Di menit ke-84, Gerard Pique berusaha menyambut umpang silang Adriano di kotak penalti Atletico Madrid. Namun, Gerard Pique gagal karena upayanya diganggu bek Atletico Madrid.

Pemain Barca meminta hukuman penalti saat Gerald Pique dijatuhkan Diego Godin pada menit ke-84. Wasit tak mengubah pendiriannya dan tak memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah.

Barca, sebutan lain Barcelona terus mencoba menekan dan mencetak gol. Gerard Pique bahkan tak lagi berperan sebagai bek tengah tapi sebagai striker mendekati menit-menit terakhir pertandingan.

Para pendukung Barca begitu bersemangat dan menyanyikan lagu untuk memompa adrenalin pasukan Blaugrana.

Di akhir pertandingan kiper Jose Manuel Pinto bahkan maju ke depan berusaha untuk mencetak gol. Tapi Atletico Madrid berhasil mengamankan gawang Atletico Madrid.

Tukar menukar serangan sampai detik berakhir pertandingan tak mengubah keadaan untuk tetap seri 1-1.

Wasit memberikan waktu tambahan tiga menit. Namun, hingga wasit Antonio Mateu meniupkan peluit panjang tanda laga usai, Barca tidak bisa mencetak gol tambahan dan Atletico Madrid pun menjadi Juara La Liga 2013/14 setelah bermain imbang 1-1. Atletico Madrid pun melenggang untuk meraih piala dengan tetap tiga poin di atas Barcelona di puncak klasemen La Liga.

Barcelona menguasai jalannya pertandingan 64 persen, sementara Atletico Madrid 36 persen, sedangkan tendangan mengarah ke gawang Barcelona 4 kali, sebaliknya Atletico Madrid 3 kali.

Atletico Madrid menyela dominasi Barcelona dan Real Madrid di Liga Spanyol. Sukses jadi Juara musim 2013/2014 sekaligus menyudahi penantian 18 tahun untuk kembali bertakhta.

Butuh pertarungan hingga pekan terakhir La Liga untuk Atletico Madrid bisa menyegel titel juara musim 2013/2014. Harus menjalani 'final' dengan Barcelona di Camp Nou, skuat besutan Diego Simeone membawa pulang hasil minimal yang dibutuhkan adalah imbang 1-1.

Dengan hasil itu, tambahan satu poin membuat tim besutan Diego Simeone itu, Atletico Madrid menyudahi musim ini bertengger di puncak klasemen dengan koleksi nilai 90 poin. Hasil 28 kemenangan, lima kali imbang dan empat kali kalah. Diego Costa dkk unggul tiga angka atas Barcelona dan Real Madrid yang masing-masing duduk di posisi dua dan tiga.

Titel musim 2013/2014 menjadi gelar ke-10 Atletico Madrid sepanjang sejarah Liga Spanyol. Sukses jadi kampiun juga menyudahi penantian gelar juara yang sudah berlangsung selama 18 tahun.

Sebagai catatan, kali terakhir Atletico Madrid bertakhta di Liga Spanyol adalah di musim 1995-1996. ketika itu Diego Simeone masih menjadi salah satu penggawa Los Colchoneros.

Dari daftar pengumpul gelar juara, Real Madrid masih jadi yang tersukses dengan sudah 32 kali jadi kampiun. Sementara Barcelona sudah 22 kali merasakan trofi juara.

Gelar Juara La Liga Atletico Madrid: 1939/1940, 1940/1941, 1949/1950, 1950/1951, 1965/1966, 1969/1970, 1972/1973, 1976/1977, 1995/1996, 2013/2014.

Susunan Pemain

Barcelona:

Jose Manuel Pinto; Gerard Pique, Adriano, Daniel Alves, Sergio Gomez; Cesc Fabregas (Xavi Hernandez, 76), Andres Iniesta, Javier Mascherano, Sergio Busquets (Alex Song, 57); Pedro Rodriguez (Neymar, 62), Alexis Sanchez, Lionel Messi.

Pelatih: Gerardo Martino.

President: Josep Maria Bartomeu.

Atletico Madrid:

Thibaut Courtois; Diego Godin, Filipe Luis, Francisco Juanfran, Miranda; Tiago, Koke, Arda Turan (Raul Garcia, 23), Gabi; David Villa, Diego Costa (Adrian, 16/ José Ernesto Sosa).

Pelatih: Diego Simeone.

President: Enrique Cerezo.

Penguasaan Bola 59:41.

Sepak Pojok 4:8.

Tendangan ke Gawang 3:0.

Tendangan Melebar 1:5.

Pelanggaran 11:14.

Offside 1:0.

Wasit: Antonio Mateu.

Asisten Wasit: Pau Cebrián, Jon Núnez.

Asisten Wasit Ke-4: Carlos López. (goal/jos)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.537.437 Since: 05.03.13 | 0.173 sec