HAM

Pemprov Bekasi Kembali Gembok Masjid Ahmadiyah

Saturday, 17 Mei 2014 | View : 716

BEKASI-SBN.

Akhirnya, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali menyegel pintu pagar gerbang masuk menuju Masjid Al-Misbah, tempat ibadah bagi Jemaah Ahmadiyah di Jalan Pangrango, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (16/5/2014).

"Kami melakukan penyegelan kembali karena gembok dan segel yang sebelumnya telah dipasang sudah dirusak," ketus Pejabat Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Hukum Pemkot Bekasi, Sugianto, usai penggembokan.

Lokasi ibadah bagi umat Ahmadiyah ini berada di Jalan Panggrango Terusan No.44 Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Awalnya, penyegelan masjid tersebut didasari atas Surat Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Nomor 70/G/20/2013.

Serta diperkuat dengan Surat Keputusan Pemkot Bekasi Nomor 800/120-Kesos tentang perintah penggembokan pintu Masjid Al-Misbah, tempat peribadatan Ahmadiyah di Jalan Pangrango, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. "Isi surat tersebut, menugaskan kami menghentikan aktivitas Jemaah Ahmadiyah di dalam masjid tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pejabat Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Hukum Pemkot Bekasi, Sugianto menegaskan, surat perintah ini disampaikan kepada Jemaah Ahmadiyah dan dilaksanakan serta dilaporkan ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Usai membacakan surat keputusan itu, penggembokan pagar dilakukan petugas Satpol PP Kota Bekasi.

Kata Sugianto, hal yang sama pernah dilakukan pihaknya hingga berulang kali sejak tahun 2011 lalu, namun selalu dirusak oleh jemaah yang tetap memaksa untuk beribadah di Masjid tersebut. "Sebelumnya, kami sudah melakukan penggembokan dan penutupan di lokasi Masjid. Dari hasil persidangan (PTUN Bandung) pihak kami memenangkan gugatan Jemaah Ahmadiyah, dan meminta tidak melanjutkan aktivitasnya di lokasi itu," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Wilayah Bekasi Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Deden Sujana, menegaskan pihaknya masih mempertanyakan surat perintah penyegelan yang dilakukan siang tadi serta dasar penyegelan terhadap tempat ibadahnya.

"Saat diminta surat perintah penyegelan, pihak pemerintah daerah tidak memberikan kepada kami dengan alasan belum difoto kopi. Kami mempertanyakan surat penyegelan tersebut dan dasar hukumnya," tutur Deden Sujana.

Setelah penyegelan, Jemaah Ahmadiyah bersikukuh melakukan ibadah salat Jumat di lokasi tersebut. "Karena pintu masuk sudah digembok, kami terpaksa naik pagar besi setinggi 1,5 meter agar bisa masuk ke dalam masjid untuk ibadah," ujar Deden Sujana, yang juga menjabat sebagai Penasehat Keamanan Nasional Jemaah Ahmadiyah Indonesia.

Dirinya menyayangkan, hal ini hanya terjadi di Bekasi dan Depok, provinsi Jawa Barat. Sedangkan ratusan masjid Jemaah Ahmadiyah lainnya di Indonesia, masih bisa melakukan kegiatan ibadah seperti salat.

"Ada 362 Masjid Ahmadiyah di Indonesia namun yang disegel hanya di Depok dan Bekasi," papar Deden Sujana.

Proses penggembokan itu sempat diwarnai penolakan namun tidak berujung kericuhan dan situasi berhasil diredakan aparat polisi yang bertugas.

Setelah penyegelan siang tadi, malam ini kepolisian setempat membuka tenda dan bersiaga 24 jam mengamankan situasi di sekitar Masjid Al-Misbah. (mer/tem/jos)

See Also

Ridwan Kamil Tegaskan Organisasi Massa Dilarang Halangi Dan Hambat Ibadah
Ridwan Kamil Minta Maaf Soal Penghentian KKR Natal Stephen Tong
Menteri Agama Sayangkan Penghentian KKR Natal Stephen Tong Di Bandung
Teror Bom Di Gereja Katolik Medan
Tempat Ibadah Klenteng Harus Tertib Administrasi
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Eksploitasi Anak Di Blok M
Rumah Ibadah Tak Punya IMB, Bukan Alasan Untuk Dibakar
Ormas Islam Bekasi Tolak Pembangunan Gereja Katolik Santa Clara
Ormas Islam Protes Perayaan Paskah Digelar Di Stadion
Pemkot Bekasi Relokasi Jemaat Gereja Beribadat Di Kuburan
Wali Kota Bogor Tegaskan Tidak Ada Pembongkaran Gereja GKI Yasmin
Qaraqosh Kota Kristen Terbesar Irak Dikuasai ISIS
ISIS Singkirkan Salib Dan Bakar Ribuan Manuskrip Kuno
Menteri Agama Sebut Ideologi ISIS Berlawanan Dengan Pancasila
HMI Sebut WNI Pendukung ISIS Adalah Pengkhianat Bangsa
Menteri Agama Minta Muslim Indonesia Tak Terpengaruh ISIS
Lukman Hakim Saifuddin Tak Resmikan Bahai Sebagai Agama
Televisi Lebanon Pakai Huruf Nun Demi Solidaritas Warga Kristen Irak
Militan ISIS Ledakkan Makam Nabi Yunus
Pemerintah Kaji Agama Baru Bahai
Militan ISIS Di Irak Bakar Gereja Berusia 1.800 Tahun Di Mosul
Milisi ISIS Kuasai Gereja Tertua Di Irak
Diultimatum ISIS, Warga Kristen Irak Dipaksa Masuk Islam Atau Dibunuh
Bupati Wonosobo Kritisi Kemenag Soal Kebebasan Beragama
Kapolri Larang Ibadah Di Rumah
jQuery Slider

Comments

Arsip :2016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.495 Since: 05.03.13 | 0.1726 sec