Politik

PPP Ancam Tarik Dukungan Apabila Prabowo Subianto/Hatta Rajasa Dideklarasikan

Friday, 16 Mei 2014 | View : 463

JAKARTA-SBN.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Dimyati Natakusumah mengatakan partainya bisa saja pindah haluan jika pasangan calon presiden (capres) yang diusung oleh Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa dideklarasikan tanpa melibatkan partainya untuk menetapkan calon wakil presiden (cawapres). “Koalisi harus dibangun atas kebersamaan visi misi. Kalau tidak sesuai karakter PPP sebagai partai umat, PPP akan pindah ke luar. Lihat situasi dan kondisi PPP. Karena PPP milik umat maka harus dikonsultasi dengan umat,” papar Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Dimyati Natakusumah di Jakarta, Jumat (16/5/2014).

Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina sebagai calon presiden (capres).

Sebelumnya santer diberitakan Prabowo Subianto akan mengandeng Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa sebagai cawapresnya. Hal itu juga disepakati dalam rakernas Partai Amanat Nasional (PAN).

Lebih lanjut, Ahmad Dimyati Natakusumah menjelaskan PPP belum diajak bicara untuk menetapkan siapa figur calon wakil presiden (wapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto.

Ditegaskan Ketua Baleg DPR RI ini, sementara ini di internal PPP, baru nama Suryadharma Ali yang diusulkan.

Namun kalau nanti duet capres-cawapres diputuskan sesuai komitmen koalisi, maka mau tidak mau, PPP ikut mengusung pasangan tersebut.

Sebaliknya, kalau tidak setuju, maka PPP akan mempertimbangkan untuk menarik dukungan karena pasangan capres-cawapres merupakan dwi tunggal. Penarikan dukungan tersebut dilakukan setelah berkonsultasi terlebih dulu dengan kalangan ulama mengingat PPP merupakan partai milik umat.

"Selama ini yang kami tahu belum menetapkan cawapres karena PPP harus diajak bicara. Prabowo tidak bisa serta merta tanpa persetujuan PPP,” tukas Ahmad Dimyati Natakusumah.

Ditanya kabar adanya penetapan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto/Hatta Rajasa, Ahmad Dimyati Natakusumah menegaskan PAN baru mengusulkan pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto/Hatta Rajasa.

"Sama seperti PPP yang usulkan duet Prabowo-SDA. (Kalau sudah deklarasi) asal dikomunikasikan, apa alasannya memilih Hatta Rajasa. Jika itu keputusannya, harus dibahas dalam rapat harian PPP,” pungkasnya. (ant)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.480 Since: 05.03.13 | 0.1847 sec