Politik

Abraham Samad Beri Sinyal Maju Sebagai Cawapres

Thursday, 15 Mei 2014 | View : 736

JAKARTA-SBN.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memberi sinyal kalau dirinya akan maju sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres). "Jadi seperti yang dulu saya katakan pada saudara-saudara bahwa sebagai manusia biasa, manusia beragama kita tidak mampu menolak takdir, Begitu pula kita tidak mampu mengatur takdir. Saya sudah tanya pimpinan KPK yang lain gak ada masalah," ungkap Ketua lembaga antirasuah tersebut, Abraham Samad, Jakarta, Kamis (15/5/2014).

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengklaim sudah mendapatkan restu dari pimpinan KPK lainnya untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). "Sudah," beber Abraham Samad di Jakarta, Kamis (15/5/2014).

Bahkan, sambung Abraham Samad, pimpinan KPK lainnya memberi dukungan pada dirinya. Alasannya, pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan di KPK. "Jadi misal pimpinan KPK itu di mana pun, di mana pun orang-orang KPK berada yang penting dia bisa membawa misi pemberantasan korupsi. Itu inti yang sebenarnya," tegas Abraham Samad.

Ketua lembaga antirasuah Abraham Samad membantah jika pimpinan KPK lain menyatakan penolakan atas pencalonan dirinya sebagai wakil presiden (wapres).

Kolega Abraham Samad itu pernah meminta agar pria asal Makassar ini menuntaskan tugasnya dalam memberantas korupsi bersama KPK.

Namun Abraham Samad berpendapat memberantas korupsi tidak harus dilakukan di KPK. Ia mencontohkan banyak mantan pimpinan KPK yang tetap membawa misi pemberantasan korupsi di manapun mereka bekerja. Ia menyebutkan, pimpinan KPK seperti M. Jasin yang sekarang di Kementerian Agama, Haryono Umar di Kemendikbud, Taufiqurahman Ruki pernah jadi pimpinan BPK. Mereka itu, lanjut Abraham Samad, membawa visi dan misi pemberantasan korupsi. "Jadi dimana pun kita berada, seperti Pak Jasin (Pimpinan KPK Jilid 2) di Kementerian Agama (Kemenag), Pak Haryono (Pimpinan KPK jilid 2) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kemudian Pak Ruki (Taufiqurahman Ruki, pimpinan KPK jilid 1) pernah jadi wakil ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu semua mempunyai fungsi yang sangat strategis yaitu membawa misi pemberantasan korupsi," urai Abraham Samad.

Abraham Samad digadang-gadang bakal mendampingi calon presiden (capres) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga merupakan Gubernur DKI Jakarta, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ dalam Pemilu Presiden (pilpres) bulan Juli 2014 mendatang.

Ditanya apakah pencalonannya sebagai wakil presiden (wapres) sudah mendapatkan izin dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri, Abraham Samad hanya tersenyum.

Kabar santer nama Ketua KPK Abraham Samad masuk bursa calon wakil presiden (cawapres) Jokowi. Namun aturan tak memungkinkan lagi Abraham Samad mendampingi Jokowi.

Sejumlah pejabat negara yang ingin maju Pilpres namun belum mundur terganjal peraturan dan tak bisa melanjutkan mimpinya. Salah satunya adalah Ketua KPK Abraham Samad yang disebut-sebut bakal jadi cawapres Jokowi.

Hal ini diatur di Pasal 29 ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2013 tentang tata cara pengunduran diri pejabat negara dalam kampanye pemilihan umum (pemilu).

Pada ayat (1) disebutkan bahwa menteri dan pejabat setingkat menteri yang dicalonkan oleh partai politik (parpol) atau gabungan partai politik sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) harus mengundurkan diri dari jabatannya.

Kemudian di ayat (2) tertulis, menteri dan pejabat setingkat menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus menyampaikan surat pengunduran diri kepada Presiden paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum didaftarkan oleh partai politik (parpol) atau gabungan partai politik di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara pejabat negara yang dimaksud pada peraturan pemerintah tersebut mengacu pada Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilihan presiden dan wakil presiden. Di bagian penjelasan disebutkan bahwa yang dimaksud dengan "pejabat negara" dalam ketentuan ini adalah Menteri, Ketua Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Konstitusi, Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Nama Abraham Samad disebut-sebut bakal mendampingi bakal capres Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bahkan, mantan Wali Kota Solo ini, Jokowi menyebut, orang yang bakal mendampinginya adalah orang dari Makassar. Bila dilihat dari pernyataan Jokowi orang tersebut mengarah pada Abraham Samad dan mantan wakil presiden Jusuf Kalla.

Namun rumah Jusuf Kalla (JK) di Jl. Brawijaya No.6, Dharmawangsa, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160, sudah disulap lebih meriah dengan tenda lebar. Kabarnya deklarasi capres Jokowi/JK memang bakal digelar akhir pekan ini. Namun pegawai JK berkilah tenda tersebut dipasang untuk perayaan Ultah JK. JK memang berulang tahun pada hari ini, Kamis (15/5/2014). (det/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.794 Since: 05.03.13 | 0.1501 sec