Hukum

Saksi Puput Melati Jalani Pemeriksaan

JAKARTA-SBN.

Terkait kasus pencurian emas yang dituduhkan kepada suaminya, Muhammad Susilo Wibowo atau pria yang akrab disapa Ustadz Guntur Bumi (UGB), Puput Melati ikut dimintai keterangannya sebagai saksi. Artis Puput Melati telah menjalani pemeriksaan atas kasus sang suami, Ustadz Guntur Bumi (UGB), yang dituduh mencuri emas 250 gram milik pengusaha sekaligus pasien UGB asal Balikpapan, Abdul Hakim Rauf, dua tahun silam.

Mantan penyanyi yang mengawali karier sebagai penyanyi cilik yang dikenal berkat lagu-lagunya seperti "Si Jago Mogok" dan "Satu Ditambah Satu", Puput Melati yang tidak dapat memenuhi panggilan Polres Balikpapan, Kalimantan Timur, karena sedang hamil muda, akhirnya menjalani pemeriksaan di Jakarta.

Puput Melati kelahiran Jakarta pada 13 Mei 1983 yang memiliki nama panjangnya Savia Putri Melati, mendatangi Mapolda Metro Jaya, Sabtu (10/5/2014) malam kemarin, didampingi oleh tim penasihat hukumnya.

"Sebagai warga negara yang taat hukum. Ada pemanggilan sebagai saksi aku datang," ucap mantan artis cilik itu dimana setelah menginjak remaja, juga telah mengeluarkan beberapa album antara lain Pacarku, Biarkanlah, dan Kisah Nikah Muda, usai menjalani pemeriksaan.

Penyanyi dan pemeran Indonesia yang mengawali karier sebagai penyanyi cilik pada era 90-an, Puput Melati mengaku disodori 28 pertanyaan oleh penyidik. Namun, dia enggan membahas kasus ini lebih jauh. "Pokoknya ada, nanti aja ya. Minta doanya yang terbaik aja," ucap ibu tiga anak itu yang ketika menginjak usia remaja, lebih banyak menekuni dunia sinetron Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, UGB dilaporkan ke Polres Balikpapan oleh pengusaha setempat yang bernama Abdul Hakim Rauf.

Semula, Abdul Hakim Rauf mengundang UGB untuk melakukan pengobatan masal dan juga membersihkan rumahnya dari gangguan gaib. Namun, setelah UGB meninggalkan rumahnya, Abdul Hakim Rauf baru sadar, perhiasan emas miliknya seberat 250 gram telah raib.

Abdul Hakim Rauf kemudian meminta anak buahnya untuk mencegat UGB yang sudah ada di Bandara Balikpapan. Emas yang hilang pun berhasil dia ambil kembali.

Insiden pencurian itu berujung pada pencekalan UGB di Bandara Balikpapan.

Puput Melati yang saat itu menemani sang suami tak tahu suaminya dicekal di Bandara Balikpapan. "Waktu itu Puput enggak tau. Sesuai dengan hasil pemeriksaan, Puput menyatakan sudah masuk pesawat duluan karena sudah capek. Di luar ada keributan, UGB tak pernah cerita," ungkap pengacara Puput, Muannas Alaidid usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Sabtu (10/5/2014).

Menurut advokat Muannas Alaidid, kasus ini sebenarnya sudah selesai saat insiden pencekalan itu. Keduanya pun telah berdamai saat itu juga karena yang mencuri emas tersebut bukan UGB, melainkan anak buahnya. "Kalau hari itu dituduh pencurian, harusnya UGB enggak bisa pulang dong. Kita ada beberapa bukti rekaman perdamaian," tukasnya. (mer/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.479 Since: 05.03.13 | 0.1861 sec