Politik

Seluruh Dewan Syuro Dan Kyai Dukung PKB Koalisi Dengan PDIP

Saturday, 10 Mei 2014 | View : 1019

JAKARTA-SBN.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  secara resmi telah mendeklarasikan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan partainya resmi mendukung Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ sebagai bakal calon presiden (capres) di Pilpres 9 Juli mendatang.

Keputusan ini diambil hari ini Sabtu (10/5/2014) di Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyiin, Jombang, provinsi Jawa Timur, Sabtu (10/5/2014). "Kami semua bulat dan sepakat mendukung Jokowi dan kami pilih sebagai capres PKB karena dia menawarkan model kepemimpinan egaliter yang tidak berjarak dengan rakyat," kata alumnus FISIP Universitas Gajah Mada tahun 1992 ini, Muhaimin Iskandar lewat keterangan tertulis, Sabtu (10/5/2014).

Menurut Muhaimin Iskandar, saat ini pola kepemimpinan seperti itu sangat dibutuhkan rakyat. "Karena pembangunan di negeri ini butuh partisipasi rakyat yang bisa muncul, kalau tidak ada jarak lagi antara pemimpin dengan rakyatnya. Kami mengistilahkan dengan pembangunan bangsa lahir batin untuk Indonesia yang hebat," cetus lulusan Master Bidang Komunikasi Universitas Indonesia tahun 2001 ini, Muhaimin Iskandar.

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan tujuan koalisi dengan PDIP adalah untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum marjinal baik dari kalangan nahdliyin maupun marhaen.  "Kita menyebutnya kerjasama dalam kebersamaan bukan koalisi, karena proses dan langkah ke depannya nanti semuanya akan didiskusikan bersama antar PDIP dan PKB tanpa melihat PKB maupun PDIP," terang Muhaimin Iskandar. "Demikian juga soal kabinet, nantinya bukan lagi kita sebut menteri PKB atau PDIP tapi menterinya presiden terpilih sebagai hasil dari pembicaraan dan uji kepatutan anggota koalisi," imbuh keponakan Gus Dur ini.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaifullah Maksum, mengatakan partainya sudah resmi menetapkan untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Penetapan ini dilakukan di salah satu pondok pesantren di daerah Jombang, Jawa Timur, Sabtu (10/5/2014) sore tadi. "Kami sudah menyatakan resmi berkoalisi dengan PDI-Perjuangan serta mendukung calon presiden Joko Widodo," ungkap Syaifullah Maksum kepada wartawan, Sabtu (10/5/2014).

"Berdasarkan persetujuan seluruh pimpinan PKB kami konsisten dengan kerja sama ini." Syaifullah Maksum mengatakan, keputusan ini juga melibatkan seluruh Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) dan pengurus partai di setiap daerah. "Serta para kyai dan ulama-ulama yang tentunya kami libatkan," tegas Syaifullah Maksum.

Menurut dia, penetapan koalisi ini didasari dari kesamaan pandangan dalam menentukan platform demi kemaslahatan umat.

Syaifullah Maksum juga menilai antara PKB dan PDIP memilik banyak kesamaan secara historis. Adapun hasil dari penetapan koalisi ini adalah menentukan bagaimana strategi agar Jokowi menang dalam pilpres yang akan berjalan kurang lebih dua bulan lagi.

Syaifullah Maksum mengklaim keputusan koalisi ini tidak ada usulan tawar menawar dari PKB kepada PDIP mengenai jatah kursi. Dia mengklaim keputusan ini baru sekadar menyampaikan pokok pikiran mengenai rencana kedepan serta menyampaikan gagasan-gagasan. “Mungkin jika ada tawar-menawar itu wajar, tapi sejauh ini kami belum mendengar adanya hal itu," imbuhnya. Tidak menutup kemungkinan nanti akan ada."

Syaifullah Maksum juga mengklaim tidak ikut campur dalam memilih calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Jokowi. Dia mengklaim menyerahkan cawapres kepada Jokowi dan PDIP.

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Marwan Jafar, B.B.A., S.E., S.H. memastikan bahwa PKB sudah resmi mendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusung Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ sebagai calon presiden (capres).

Kepada wartawan di sela-sela kunjungan Jokowi ke Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/10/2014), H. Marwan Jafar mengatakan bahwa sore ini di Jombang, Jawa Timur, ketua Dewan Syuro PKB, K.H. Abdul Azis Mansur, dan kyai se Jawa sudah berkumpul dan memutuskan dukungan ke PDIP. "Sudah selesai tadi sore di Jombang, seluruh jajaran dewan syuro dan Kyai sudah kumpul dan secara bulat menyetujui PKB koalisi dengan PDIP," ungkap Ketua DPP PKB yang alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (1991-1998) dan alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Gajayana Malang (1993-1998) ini, H. Marwan Jafar, B.B.A., S.E., S.H..

Saat ditanya apa syarat dari PKB hingga mau memberikan dukungannya ke partai berlambang kepala Banteng itu, Ketua Fraksi PKB DPR RI 2009-2014 yang bertugas di Komisi V DPR RI yang menangani Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia dan Badan SAR Nasional ini, Marwan Jafar mengaku belum bisa menjawabnya.

Sedangkan, Gubernur DKI Jakarta, Jokowi yang ditemui dalam kesempatan terpisah mengatakan, hingga kini pihaknya belum menentukan siapa tokoh yang akan mendampinginya pada pemilu presiden (pilpres). Kata dia kemungkin hal itu akan diumumkan pada pekan depan. "Pengumumannya seminggu lagi lah," tutur mantan Wali Kota Solo tersebut. (tri/mer/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.414 Since: 05.03.13 | 0.1552 sec