Hukum

Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditangkap KPK

Wednesday, 07 Mei 2014 | View : 890

JAKARTA-SBN.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan sejumlah oknum yang diduga tengah melakukan penyuapan. Satu di antaranya adalah Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin.

Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin dikabarkan ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/5/2014) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu dijemput petugas KPK dari rumah pribadinya di Jalan Wijaya Kusuma Nomor 103, Komplek Perumahan Taman Yasmin, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Menurut keterangan seorang saksi mata, Bupati Bogor yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat ini dijemput oleh sejumlah petugas KPK. Petugas KPK datang dengan menggunakan dua kendaraan jenis Nissan X-Trail. “Waktu didatangi KPK, Bapak sedang istirahat," tutur seorang pegawai di kediaman Bupati Bogor. “Setelah bicara, enggak lama petugas membawa Bapak pakai mobil KPK,” lanjutnya.

Informasi yang dihimpun oleh wartawan, menyebutkan Bupati Bogor tersebut dijemput petugas KPK yang datang menggunakan empat mobil. Selain Rachmat Yasin, petugas KPK juga membawa ajudan dan sopir pribadi Bupati Bogor tersebut.

Terpantau awak media, lima orang tersebut sudah digiring ke kantor KPK, Rabu (7/5/2014) malam. Kini kelimanya tengah menjalani pemeriksaan.

Informasi dihimpun wartawan, pejabat yang ditangkap itu adalah Bupati Rahmat Yasin. Turut pula seorang wanita yang amankan tim satgas KPK.

Sumber wartawan mengatakan, petugas juga membawa sebuah kardus dan dokumen dari rumah tersebut."Saya tidak tahu isinya apa dalam kardus tersebut," ujar sumber tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menangkap tangan Bupati Bogor H. Rachmat Yasin dan Kepala Dinas Kabupaten Bogor.

"Memang benar tadi dilakukan tangkap tangan diamankan sejumlah pihak. Ada di beberapa tempat. FXY Swasta, MZ Kepala Dinas Kabupaten Bogor, juga diamankan RY (Rachmat Yasin) Bupati Bogor,” beber Johan Budi SP. di KPK, Jakarta, Rabu (7/5/2014) malam.

FXY dan MZ diamankan dari sebuah Restoran di Sentul pada pukul 16.15 WIB. Sementara RY diamankan di Perumahan Yasmin sekitar pukul 19.00 WIB.

Juru Bicara Komisi antirasuah itu, Johan Budi SP. menjelaskan, penyidik KPK juga mengamankan seorang sopir dan ajudan. Mereka diamankan terkait dugaan suap fungsi alih fungsi lahan di Sentul, Bogor. Kini mereka masih berstatus saksi.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menyimpulkan apakah telah terjadi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atau tidak. "Bersabar, besok akan disampaikan mengenai hasil KPK," cetus Johan Budi SP.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo tidak menjawab tegas saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut. "Ya, tapi belum sempurna," kata Johan Budi Sapto Prabowo melalui pesan singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum mendapat informasi, terkait kasus apa sejumlah oknum tersebut diamankan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penjemputan Bupati Bogor ini. Sejumlah pejabat di Pemkab Bogor tidak mengangkat saat ditelepon wartawan, termasuk Juru Bicara Bupati, David Rizar Nugroho.

Hingga saat ini, pantauan wartawan situasi di kediaman rumah H. Rachmat Yasin, rumah besar bercat putih terlihat lenggang dan tidak ada aktivitas orang di dalamnya. Tidak tampak aktivitas apapun di dalam rumah yang berseberangan dengan pos keamanan itu. Lampu di rumah juga hanya menyala sebagian. “Saya enggak tahu apa-apa mas,” kata seorang petugas keamanan setempat. “Saya baru aplusan piket,” ujarnya. (wk/tri/tem)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.215.088 Since: 05.03.13 | 0.2771 sec