Hukum

Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditangkap KPK

Wednesday, 07 Mei 2014 | View : 835

JAKARTA-SBN.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan sejumlah oknum yang diduga tengah melakukan penyuapan. Satu di antaranya adalah Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin.

Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin dikabarkan ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/5/2014) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu dijemput petugas KPK dari rumah pribadinya di Jalan Wijaya Kusuma Nomor 103, Komplek Perumahan Taman Yasmin, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Menurut keterangan seorang saksi mata, Bupati Bogor yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat ini dijemput oleh sejumlah petugas KPK. Petugas KPK datang dengan menggunakan dua kendaraan jenis Nissan X-Trail. “Waktu didatangi KPK, Bapak sedang istirahat," tutur seorang pegawai di kediaman Bupati Bogor. “Setelah bicara, enggak lama petugas membawa Bapak pakai mobil KPK,” lanjutnya.

Informasi yang dihimpun oleh wartawan, menyebutkan Bupati Bogor tersebut dijemput petugas KPK yang datang menggunakan empat mobil. Selain Rachmat Yasin, petugas KPK juga membawa ajudan dan sopir pribadi Bupati Bogor tersebut.

Terpantau awak media, lima orang tersebut sudah digiring ke kantor KPK, Rabu (7/5/2014) malam. Kini kelimanya tengah menjalani pemeriksaan.

Informasi dihimpun wartawan, pejabat yang ditangkap itu adalah Bupati Rahmat Yasin. Turut pula seorang wanita yang amankan tim satgas KPK.

Sumber wartawan mengatakan, petugas juga membawa sebuah kardus dan dokumen dari rumah tersebut."Saya tidak tahu isinya apa dalam kardus tersebut," ujar sumber tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menangkap tangan Bupati Bogor H. Rachmat Yasin dan Kepala Dinas Kabupaten Bogor.

"Memang benar tadi dilakukan tangkap tangan diamankan sejumlah pihak. Ada di beberapa tempat. FXY Swasta, MZ Kepala Dinas Kabupaten Bogor, juga diamankan RY (Rachmat Yasin) Bupati Bogor,” beber Johan Budi SP. di KPK, Jakarta, Rabu (7/5/2014) malam.

FXY dan MZ diamankan dari sebuah Restoran di Sentul pada pukul 16.15 WIB. Sementara RY diamankan di Perumahan Yasmin sekitar pukul 19.00 WIB.

Juru Bicara Komisi antirasuah itu, Johan Budi SP. menjelaskan, penyidik KPK juga mengamankan seorang sopir dan ajudan. Mereka diamankan terkait dugaan suap fungsi alih fungsi lahan di Sentul, Bogor. Kini mereka masih berstatus saksi.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menyimpulkan apakah telah terjadi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atau tidak. "Bersabar, besok akan disampaikan mengenai hasil KPK," cetus Johan Budi SP.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo tidak menjawab tegas saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut. "Ya, tapi belum sempurna," kata Johan Budi Sapto Prabowo melalui pesan singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum mendapat informasi, terkait kasus apa sejumlah oknum tersebut diamankan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penjemputan Bupati Bogor ini. Sejumlah pejabat di Pemkab Bogor tidak mengangkat saat ditelepon wartawan, termasuk Juru Bicara Bupati, David Rizar Nugroho.

Hingga saat ini, pantauan wartawan situasi di kediaman rumah H. Rachmat Yasin, rumah besar bercat putih terlihat lenggang dan tidak ada aktivitas orang di dalamnya. Tidak tampak aktivitas apapun di dalam rumah yang berseberangan dengan pos keamanan itu. Lampu di rumah juga hanya menyala sebagian. “Saya enggak tahu apa-apa mas,” kata seorang petugas keamanan setempat. “Saya baru aplusan piket,” ujarnya. (wk/tri/tem)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.542.060 Since: 05.03.13 | 0.1599 sec