Nasional

Gubernur DKI Jakarta Sambangi Kediaman Bocah SD Yang Dianiaya Senior

Tuesday, 06 Mei 2014 | View : 589

JAKARTA-SBN.

Kasus kematian siswa kelas V SDN 09 Pagi Makasar, Jakarta Timur, Renggo Khadafi (11), mendapat perhatian khusus dari Gubernur DKI Jakarta, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’.

Sebagai bentuk simpati, siang ini Jokowi, sapaan Joko Widodo berangkat dari Balai Kota DKI menuju rumah Renggo Khadafi (11).

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menyambangi rumah duka, Renggo Khadafi (11), pelajar kelas V SDN Makasar 09 Pagi, Jakarta Timur, yang tewas diduga dianiaya oleh kakak kelasnya, SY (13).

Gubernur yang kerap disapa Jokowi itu, mendatangi kediaman Renggo Khadafi yang beralamat di Jalan Skuadron, Kampung Baru Gang Raban RT10/RW07 No.27b Kebonpala, Kelurahan Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (6/5/2014).

Berdasarkan pantauan wartawan, Selasa (6/5/2014), Jokowi meninggalkan ruang kerjanya sekitar pukul 12.15 WIB. Dia berangkat seorang diri mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Sekitar pukul 13.05 WIB, Jokowi tampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Puluhan warga yang telah menunggunya pun langsung menyambutnya.

Mantan Wali Kota Sukarta ini, Jokowi langsung masuk ke dalam rumah tersebut dan keluarga korban pun langsung mempersilakan masuk ke dalam rumah tersebut.

Di dalam rumah tampak mereka duduk lesehan dengan beralas tikar. Tampak foto Renggo Khadafi mengenakan seragam TNI dalam bingkai dipajang di tengah-tengah mereka duduk. "Saya turut berduka atas kejadian ini," kata Jokowi.

Tak lama kemudian perbincangan pun terus berlanjut dengan membicarakan kronologis peristiwa itu.

Jokowi pun langsung memanggil Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Timur, Nasrudin, untuk menindaklanjuti kasus itu.

Tampak keluarga yang hadir, Yessi Puspa Dewi (31), yang merupakan kakak tiri sekaligus pengasuh Renggo Khadafi selama ini. Serta suaminya, Eki Wahyudi (35), dan ayah Renggo Khadafi, Yurnalis (60).

Tampak hadir juga Wali Kota Jakarta Timur, Krisdianto yang turut mendampingi.

Setelah dari kediaman Renggo Khadafi yang tinggal bersama tantenya, Jokowi berencana mendatangi sekolah SDN 09 Pagi Makasar. Setelah mengunjungi rumah korban untuk menyampaikan rasa belasungkawa, dia pun bertolak menuju SDN Makasar 09 Pagi, Jakarta Timur untuk melihat lokasi kejadian.

Seperti diketahui, Renggo Khadafi menjadi korban penganiayaan kakak kelasnya SY (13). Dia merenggang nyawa setelah 3 hari dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Minggu (4/5/2014) kemarin.

Kejadian bermula saat istirahat sekolah sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (28/4/2014) lalu. Renggo Khadafi yang hendak masuk kelas, tidak sengaja menabrak kakak kelasnya SY yang sedang memakan pisang cokelat (piscok), di tangga sekolah. “Pas ditabrak, piscoknya SY jatuh, lalu marah-marah sama Renggo. Renggo sudah minta maaf dan ganti piscoknya Rp 1.000," cerita ER, teman Renggo, saat ditemui di ruang kelas 5 SDN 09, Senin (5/5/2014).

ER melanjutkan, setelah mengganti rugi, Renggo pun masuk ke kelas dengan wajah ketakutan.

Tidak lama setelah itu, SY yang masih kesal dengan Renggo Khadafi, mendatangi ke kelas adik kelasnya itu sambil memarahinya. “SY langsung mukulin Renggo, perutnya dipukulin dua kali. Terus Renggo lari ke depan papan tulis dikejar sama SY terus ditendang lagi bokongnya," ucapnya.

Saat peristiwa tersebut, tidak ada satu pun teman kelas Renggo Khadafi, yang berani melerai kejadian itu.

ER melanjutkan, usai memukuli Renggo Khadafi, SY pun mengancam semua murid kelas 5 yang menyaksikan penganiayaan tersebut untuk tidak dilaporkan kepada guru kelas. "Awas kalau ada yang ngadu gue pukulin juga kaya dia," kata ER, meniru perkataan SY.

Usai peristiwa itu, Renggo pun tidak pernah masuk ke sekolah karena sakit. Teman-teman, Renggo pun tidak menyangka, akibat perbuatan SY, Renggo Khadafi akhirnya meninggal dunia. (mer/jos)

See Also

Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.188.000 Since: 05.03.13 | 0.2278 sec