Nasional

Buntut Tewasnya Siswa SD Dianiaya Senior, Kepsek Dan Guru Diperiksa Disdik DKI

Monday, 05 Mei 2014 | View : 715

JAKARTA-SBN.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Istaryatiningtyas mengatakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah melakukan investigasi terkait tewasnya siswa SD kelas V SDN 09 Kampung Makasar, Jakarta Timur, Renggo Khadafi (11 tahun) yang diduga dianiaya kakak kelasnya.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Istarningtyas mengatakan pihaknya tengah menelusuri kasus penganiayaan itu. Ia pun belum bisa menjelaskan, apakah penganiayaan ini akibat lalainya pengawasan pihak sekolah kepada muridnya atau tidak. "Kita akan menggali informasi sore ini, jadi belum diketahui apakah ada kelalaian dari pihak sekolah atau tidak," jelasnya.

Meski demikian, pihaknya mengklaim telah mengedarkan surat ke tiap sekolah agar pihak sekolah mengawasi muridnya selama di sekolah termasuk pengawasan saat muridnya beristirahat. "Bulan lalu kami sudah berikan surat edaran ke pihak sekolah mengenai pengamanan terhadap lingkungan sekolah. Melalui surat itu, Kepsek dan guru diimbau mengawasi muridnya baik selama kegiatan belajar maupun jam istirahat," terangnya lagi.

Selain itu, Disdik DKI juga telah meminta keterangan guru dan kepala sekolah SD tersebut. “Iya dari kemarin saya sudah laporan tertulis ke Pak Gubernur, dan kami sudah melakukan investigasi. Kemarin pertama kali tentunya kita ke rumah duka. Setelah kami ke sana dengan kasudin diknas Jakarta Timur, pengawas dan guru-guru semuanya saya ajak ke kantor dinas untuk dimintai keterangan," ungkap Tyas di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2014).

Tyas menegaskan guru dan kepala sekolah tersebut akan membuat laporan kronologi masalah tersebut. Sehingga, kasus penganiayaan siswa SD tidak terjadi lagi di sekolah yang lain. "Jadi yang pasti kita akan tuntaskan masalah ini agar tidak terjadi di tempat yang lain," tegas dia.

Akibat lalai hingga terjadinya penganiayaan yang berujung kematian seorang murid, Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Timur, berjanji akan menindak tegas Kepala Sekolah SD Negeri Makassar 09, Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Timur Nasrudin menegaskan, tindakan tegas berupa pencopotan akan diberikan jika hasil pemeriksaan terbukti sekolah lalai. Dirinya menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memeriksa sekolah secara intensif.

"Nanti kami juga akan meminta keterangan dari murid yang melakukan pemukulan. Kalau memang ada unsur kelalaian sekolah, bisa saja kepala sekolahnya kami mutasi, diturunkan pangkatnya, atau dicopot," jelas Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Timur, Nasrudin di SDN 09 Makasar, Jakarta Timur Senin, (5/5/2014).

Menurutnya, sanksi yang diberikan tentu mengacu pada PP 53 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Dengan begitu, penjatuhan sanksi akan disesuaikan dengan tingkat kesalahan dari pihak-pihak yang dianggap tahu atau lalai terhadap kejadian tersebut.

Pihaknya juga langsung membuat laporan tertulis kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Laporan itu berisi kronologis kejadian maupun hasil pemeriksaan di lapangan selama ini.

Lebih lanjut Nasrudin yang ditunjuk oleh Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai ketua tim investigasi penanganan kasus Renggo Khadafi menambahkan, saat kejadian memang sedang waktu istirahat. Namun seharusnya karena masih di dalam lingkungan sekolah, pihak guru tetap mengawasi anak-anak didiknya.

"Sebab selama di lingkungan sekolah maka tanggungjawab penuh pengawasan ada pada pihak sekolah. Sehingga guru atau kepala sekolah dapat mengetahui kondisi yang terjadi di lingkungan sekolah," paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat istirahat sekolah, siswa kelas V SDN 09 Kampung Makasar, Jakarta Timur, Renggo Khadafi (11), yang tengah berjalan tergesa-gesa tidak sengaja menyenggol makanan ringan, jajanan pisang goreng seharga Rp 1.000 yang dibawa oleh kakak kelasnya, SY, hingga terjatuh pada Senin (28/4/2014) siang lalu.

Renggo Khadafi telah meminta maaf atas ketidaksengajaannya, bahkan mengganti makanan ringan yang telah jatuh tersebut.

Namun, tindakan tersebut tidak cukup bagi SY. Keesokan harinya, SY menganiaya Renggo Khadafi. Sekujur tubuhnya dipukuli hanya karena menjatuhkan kakak kelasnya yang dibeli seharga Rp 1.000. Mulut bocah malang itu pun disumpal gagang sapu hingga mengeluarkan darah. Renggo Khadafi, tewas dianiaya teman sekolahnya.

Jenazah bocah malang disemayamkan di kediaman Ketua RT, di Kebon Pala 1, Jalan Asri RT10/RW07 Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur. Jenazah telah dimakamkan di TPU Kampung Asem, Halim Perdanakusuma, Minggu  (4/5/2014) siang. (jos/mer)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.514 Since: 05.03.13 | 0.1406 sec