Hukum

Ustadz Guntur Bumi Ditangkap Polda Metro Jaya

Monday, 05 Mei 2014 | View : 1150

JAKARTA-SBN.

Muhammad Susilo Wibowo atau pria yang akrab disapa Ustadz Guntur Bumi (UGB) ditangkap aparat kepolisian Polda Metro Jaya, Senin (5/5/2014) pagi di kediamannya di Jalan Kesehatan 3, Bintaro, Jakarta Selatan, karena tersangkut kasus penipuan baru.

Setelah menjadi tersangka kasus penipuan terkait praktek pengobatan alternatifnya, akhirnya Ustadz Guntur Bumi (UGB) ditangkap oleh pihak kepolisian di rumahnya, Jalan Kesehatan 3, Bintaro, Jakarta Selatan pada Senin (5/5/2014) sekitar pukul 05.30 WIB.

UGB  ditangkap polisi tanpa perlawanan. "Tidak ada perlawanan saat akan ditanggap," tutur Kombes Pol. Rikwanto saat ditemui kantornya, Polda Metro Jaya Jakarta, hari ini, Senin (5/5/2014).

Menurut mantan Wakapolwil Banyumas, Kombes Pol. Rikwanto, timnya sudah mengintai lama rumah UGB sejak mantan suami Puput Melati itu ditetapkan sebagai tersangka. “Saat dia baru pulang dan akan masuk ke rumah. Di depan rumahnya kami langsung melakukan penangkapan," sambungnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto mengatakan penangkapan terhadap UGB, Senin (5/5/2014) pagi, bukan karena UGB yang sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penipuan sebelumnya, mangkir atas panggilan polisi. Dalam satu kali panggilan polisi, mantan suami artis Puput Melati itu, UGB sempat diketahui mangkir dan tidak datang memenuhi panggilan. “Dia ditangkap karena penipuan. Jadi bukan ditangkap karena mangkir panggilan polisi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/5/2014).

Mantan Kapolres Klaten, Kombes Pol. Rikwanto menegaskan Ustadz Guntur Bumi (UGB) itu memang banyak laporan terkait kasus praktek pengobatan alternatifnya seperti penipuan, pelecehan seksual, sampai pemerasan. Ada sekitar 15 laporan yang masuk ke polisian. Tapi, kasus ini, kepolisian hanya mempermasalahkan soal kasus penimpuannya.
"Penipuan, berkaitan apa yang dilakukan GB dalam pengobatan dan disitu memang ada unsur penipuan," pungkasnya.

Menurut mantan Wakapolwil Banyumas, Kombes Pol. Rikwanto saat ini UGB masih dalam pemeriksaan intensif pihaknya. Karenanya ia enggan menjelaskan kasus penipuan seperti apa yang menyebabkan polisi melakukan penangkapan atas UGB. "Sekarang yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan kami," beber mantan Kapolres Klaten tersebut.

Nama Muhammad Susilo Wibowo mungkin tidak banyak dikenal orang. Tetapi ketika menyebut Ustaz Cilik Guntur Bumi, langsung teringat sosok Pemburu Hantu yang beberapa tahun lalu mengisi sebuah acara reality show di salah satu stasiun televisi.

Ustaz H.M. Guntur Bumi Shalawat Nabi Alqurthubi, S.T., itulah nama panjangnya kini. Dia menjadi salah satu ustaz yang sedang naik daun. Tidak hanya kiprahnya dalam berdakwah, bahkan kehidupan pribadinya pun sering disorot media hiburan. Apalagi Ustaz Guntur Bumi (UGB) memiliki kemampuan dari sisi pengobatan supranatural.

Sebagian masyarakat percaya kalau Ustaz Guntur Bumi (UGB) mampu mengobati berbagai penyakit jasmani, maupun penyakit yang bersifat ghaib. Dia mampu mengusir gangguan energi negatif dari jin dengan pengobatan menggunakan ayat-ayat Alquran dan dzikir.

Belakangan, Ustaz Guntur Bumi (UGB) kembali disorot terkait kasus dunia mistisnya. Dia dianggap melakukan praktik penipuan, pemerasan dan pencabulan lewat dunia pengobatan yang lekat dengan praktik perdukunan yang dijalaninya.

Puluhan orang yang mengaku mantan pasien mengaku tertipu dengan praktek pengobatan yang dilakukan UGB. Mereka melaporkan dengan pasal penipuan dan pelecehan seksual.

Terkait praktik pengobatan yang dilakukan UGB, sejumlah orang juga telah melaporkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hasil pengkajian MUI menunjukkan adanya penyimpangan dan meminta UGB untuk segera kembali ke jalan sesuai syariat.

UGB sendiri mengakui adanya kesalahan dalam pengelolaan infaq, sehingga menimbulkan kerugian beberapa pihak. Rekomendasi MUI meminta UGB untuk menyelesaikan persoalan jika ada pihak-pihak yang dirugikan.

Selain itu juga muncul mantan pasien yang mengaku mendapat perlakuan pelecehan seksual oleh UGB. Perempuan yang mengaku mengalami sakit pada kakinya, diraba-raba semua bagian rahasianya, yang menurut UGB sebagai syarat pengobatan.

Sebelumnya, para mantan pasien melaporkan UGB ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penipuan dan pelecehan seksual. Terhitung ada 15 laporan polisi yang dibuat para mantan pasien UGB yang membuka praktik pengobatan itu.

Tidak tinggal diam, pihak UGB juga melaporkan balik mantan pasien beserta pengacaranya, Hans Sutha dan Hudy Yusuf. Keduanya sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah dilaporkan oleh banyak orang terkait kasus penipuan hingga pelecehan seksual, Ustadz Guntur Bumi (UGB) akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya. Akhirnya, Selasa (29/4/2014), UGB sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi akibat dugaan kasus penipuan dan pelecehan seksual yang dilaporkan 15 mantan pasiennya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan penetapan Ustaz Guntur Bumi (UGB) sebagai tersangka diberikan setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Penetapan tersangka ini diberikan setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Penetapan dirinya sebagai tersangka kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto setelah dalam tiga hari belakangan ini pihaknya melakukan pengkajian yang mendalam terhadap kasus yang dilaporkan.

“Status dia (UGB) yang tadinya terlapor sudah kita tingkatkan menjadi tersangka berdasarkan kesimpulan dari pengkajian yang mendalam terhadap kasus tersebut. Dalam 3 hari ini kita tetapkan menjadi tersangka, setelah melalui gelar perkara, pengkajian yang mendalam terhadap kasus yang dilaporkan, setelah itu disimpulkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto melalui pesan singkatnya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (29/4/2014). (tri/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.554 Since: 05.03.13 | 0.1401 sec