Hukum

Vonis John Kei Jadi Pembanding Pembunuh Sadis Sisca Yofie

Friday, 02 Mei 2014 | View : 1465

BANDUNG-SBN.

Dua terdakwa pembunuh sadis yaitu Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi alias Epul (24) yang menyebabkan tewasnya Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam, divonis hukuman penjara seumur hidup di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Bandung, Jalan RE Martadinata, Jawa Barat, Senin (24/3/2014).

Majelis Hakim kasus tewasnya Sisca Yofie yang diketuai Parulian Lumban Toruan akhirnya memvonis Wawan alias Awing selaku eksekutor dalam aksi penjambretan yang menyebabkan korban tewas dan keponakannya Ade Ismayadi alias Epul dengan hukuman penjara seumur hidup.

Majelis hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti mencuri dengan melakukan kekerasan hingga korban mereka tewas. Hukuman atas perbuatan mereka diatur dalam Pasal 365 ayat (2) dan (4) KUHP. “Atas fakta dan pertimbangan tersebut, Wawan terbukti secara sah dan meyakinkan telah bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan sesuai dengan dakwaan kesatu Pasal 365 ayat (2) dan (4). Dan menjatuhkan hukuman pidana oleh karenanya dengan pidana penjara seumur hidup," tutur Ketua Majelis Hakim Parulian Lumban Toruan saat membacakan putusan atas terdakwa Wawan alias Awing dalam sidang di Ruang Sidang VI Gedung Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Bandung, Jalan RE Martadinata, Jawa Barat, Senin (24/3/2014). Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum meminta Wawan divonis mati.

Paman dan keponakan yang menyebabkan tewasnya Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam itu menyatakan keberatan dengan hukuman penjara seumur hidup dan mengajukan banding. Lewat fakta persidangan tidak ditemukan unsur perencanaan yang menghabisi wanita cantik itu.

Kasus John Kei pun jadi pembanding untuk meringankan vonis terdakwa. John Kei resmi divonis 12 tahun penjara atas kasus pembunuhan berencana. “Kalau kita lihat coba kasus John Kei yang melakukan pembunuhan secara berencana, tidak ada menyentuh penjara seumur hidup,” tukas penasehat hukum terdakwa, Dadang Sukmawijaya, Jumat (2/5/2014).

Menurut advokat Dadang Sukmawijaya, terdakwa murni melakukan pencurian dengan kekerasan sebagaimana tertera dalam Pasal 365 ayat (2) dan 4 KUHP. "Sekali lagi saya sampaikan tidak ada unsur perencanaan," cetus dia lagi.

Sehingga usai vonis ia langsung mengajukan banding dan pada 15 April memory banding juga resmi diajukan dengan memasukkan kasus pembunuhan berencana yang malah tidak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. "Kita lihat juga kasus Antasari Azhar,” pungkasnya.

Salah satu dari tiga penasihat hukum terdakwa ini, pengacara Dadang Sukmawijaya mengaku akan terus mencari keadilan. Di tingkat Pengadilan Tinggi (P.T.) ia meminta kliennya dilepas dari jerat penjara seumur hidup. Menurut dia, dua terdakwa pembunuh keji tersebut yaitu Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi alias Epul (24) saat ini masih berada di ruang tahanan Kebonwaru Bandung. (jos/mer)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.488.074 Since: 05.03.13 | 0.2559 sec