Hukum

Kasus Suap SKK Migas, Hakim Dissenting Opinion

Tuesday, 29 April 2014 | View : 861

JAKARTA-SBN.

Dalam menjatuhkan putusan, Majelis Hakim tidak satu suara. Namun, dalam memberi putusan ini, hakim anggota dua menyatakan dissenting opinion atau berbeda pendapat. Adapun dissenting opinion diputuskan hakim anggota dua, Matheus Samiadji. Khusus untuk dakwaan kedua dari Pasal 11 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Hakim anggota dua Matheus Samiadji mengajukan pendapat perbeda.

Menurut Hakim Matheus Samiadji, Rudi Rubiandini tidak terbukti melakukan korupsi sebagaimana dakwaan kedua. Hakim Matheus Samiadji beranggapan bahwa Rudi Rubiandini tidak tepat dikenakan dengan Pasal 11 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi. “Tidak tepat dan tidak terbukti dakwaan kedua yang berasal dari Pasal 11 UU Tipikor karena pasal tersebut mengenai hadiah dan janji yang diberikan karena kekuasaan atau kewenangan jabatannya artinya kalau tidak jelas kepentingan apa yang diperjuangkan sehingga memberikan kepada pejabat atau pemberi itu ada hubungan dengan pejabat yang menerima tidak bisa dikenai Pasal 11,” cetus Hakim Matheus Samiadji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (29/4/2014) siang.

Hakim Matheus Samiadji mengatakan bahwa dakwaan kesatu subsider yang juga berasal dari Pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan jelas menyebutkan pemberian hadiah dari bos Kernel Oil Pte. Ltd. (KOPL) Singapura Widodo Ratanachaitong karena kewenangan atau kekuasaan Rudi Rubiandini sebagai Kepala SKK migas yang berwenang menentukan lelang terbatas.

Sedangkan pemberian dari Presiden PT. Kaltim Parna Industri (KPI), Artha Merish Simbolon melalui pelatih golf pribadi Rudi Rubiandini, Deviardi alias Ardi karena kewenangan Rudi Rubiandini sebagai Kepala SKK Migas untuk mengurangi harga gas kepada PT. KPI sehingga ada kepentingan dari Widodo Ratanachaitong dan Artha Merish Simbolon dalam memberi hadiah kepada Rudi Rubiandini. “Berbeda dengan dakwaan kedua dari Pasal 11 UU Tipikor karena dakwaan kedua tidak nampak ada kepentingan Iwan Ratman, Gerhard Rumesser, dan Yohanes Widjanarko untuk memberikan uang kepada Rudi yang merupakan atasannya. Kalau pun benar pemberian-pemberian itu, maka bukan Pasal 11 yang dikenakan ke terdakwa tapi ada pasal yang lebih tepat," jelas Hakim Matheus Samiadji.

“Tidak setiap hadiah yang diberikan ke pejabat apalagi yang tidak jelas pemberian yang dimaksud tujuannya kepada pejabat dapat dikenai Pasal 11 UU Tipikor, jadi dakwaan kedua tidak memenuhi unsur pidana, dan terdakwa harus dibebaskan dari dakwaan tersebut," ungkap Hakim Matheus Samiadji.

Namun karena mayoritas Majelis Hakim menyetujui tindak pidana Rudi Rubiandini, maka guru besar Institut Teknologi Bandung itu tetap dinyatakan bersalah. Meski demikian, Ketua Majelis Hakim Amin Ismanto tetap menyatakan Rudi Rubiandini terbukti melakukan korupsi sebagaimana dakwaan kesatu, kedua, dan ketiga.

Atas vonis tersebut, Rudi Rubiandini menyatakan menerima. “Bismillahnirohmannirohim, dengan mengucap Innnalilahi wa inna Ilaihi rojiun, saya terima putusan ini dengan tegar dan ikhlas," kata Rudi Rubiandini sambil menangis.

Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipimpin oleh Jaksa Riyono menyatakan pikir-pikir atas keputusan tersebut. (ant/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.301.074 Since: 05.03.13 | 0.179 sec