Politik

Putra Presiden SBY Kembali Melenggang Ke Senayan

SURABAYA-SBN.

Hingga Jumat (25/4/2014) malam, rekapitulasi suara pemilu legislatif (pileg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur belum usai. Baru 31 dari 38 kabupaten/kota yang sudah selesai perhitungan suaranya. Karena molor, tempat rekapitulasi suara pun dipindah, dari Hotel Singgasana ke Hotel Oval Surabaya.

Calon anggota DPR RI yang merupakan caleg Partai Demokrat akhirnya sukses dengan mulus kembali ke Senayan setelah mendapatkan suara yang sangat signifikan dalam Pemilu 9 April lalu. Sekjen Partai Demokrat, Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas untuk kali kedua dipastikan lolos melenggang mulus ke Senayan dan kembali duduk di kursi DPR RI. Putra dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), kembali mendapatkan tiket untuk melenggang ke kursi Senayan. Anak bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menjadi calon anggota legislatif terpilih yang bertarung di daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur yang mencakup Kabupaten Pacitan, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek dan Magetan itu, mengemas 243 ribu suara.

Ibas sapaan akrab Edhi Baskoro Yudhoyono menang dengan memperoleh suara sebanyak 243 ribu dari daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek. Hal itu diketahui dari rekapitulasi tim pemenangan Ibas di Griya Aspirasi, Jalan Hasanudin Candirejo, Jumat (25/4/2014).

Jumlah suara Ibas bahkan jumlahnya jauh di atas Bilangan Pembagi Pemilih (BPP). Ibas berada di daerah pemilihan Jawa Timur VII meliputi Pacitan, Trenggalek, Magetan dan Ponorogo. Raihan hingga saat ini oleh Sekjen DPP Partai Demokrat itu mencapai 243.747 suara.

Koordinator media tim Griya Aspirasi EBY tim sukses Ibas, Frend Mashudi mengatakan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu mendulang suara yang jumlahnya di atas bilangan pembagi pemilih (BPP) di daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VII, yaitu 243 ribu. “Alhamdulillah Mas Ibas lolos menjadi anggota DPR lagi,” kata Frend Mashudi.

Dari data yang diperoleh, hasilnya, untuk Pacitan Ibas memperoleh dukungan sebanyak 102.316 suara, Trenggalek 29.452 suara, Magetan 34.786 suara, Ponorogo 49.028 suara, Ngawi 28.165 suara. Dapil ini ada delapan kursi DPR. Dua diprediksi kuat diambil Demokrat. Dua nama yang dikabarkan kuat adalah Ibas sendiri dan caleg Demokrat lainnya nomor urut 2, Sartono Hutomo. Sementara enam kursi direbut oleh PDIP, PKB, Partai Golkar, dan Partai Gerindra.

Putra kedua dari Presiden SBY ini unggul jauh dari caleg-caleg lainnya seperti Mardiana Indraswati (PAN) dan Heri Akhmadi (PDIP).

Heri Akhmadi, calon anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), diprediksi terjungkal dalam laga pemilu legislatif di daerah pemilihan Jawa Timur VII. Dapil tersebut meliputi Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan.

Selain anggota DPR RI dua periode itu, caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mardiana Indraswati, juga terjerembap. "Selain dari PDIP, caleg inkumben dari PAN enggak lolos juga,” kata Giyanto, pengurus PDIP Madiun yang juga caleg DPRD Jawa Timur, Kamis (24/4/2014).

Ia belum mengetahui soal caleg lain yang bakal tersingkir. Hingga siang ini proses rekapitulasi suara di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur masih berlangsung. Saat dihubungi wartawan, Giyanto mengaku sedang mengikuti jalannya penghitungan suara tersebut. “Yang lain belum termonitor karena masih menunggu rapat pleno KPU,” ujarnya.

Giyanto menjelaskan, ada delapan kursi DPR yang diperebutkan di daerah pemilihan ini. Hitungan sementara, Partai Demokrat masih unggul dengan memastikan dua kursi. Sedangkan enam kursi sisanya diperoleh caleg dari partai lain seperti PDIP, PKB, Partai Golkar, dan Partai Gerindra. Satu jatah kursi PDIP disebut-sebut diperoleh Sirmadji, Ketua DPD PDIP Jawa Timur.

Sementara itu, saksi dari Partai Demokrat, Hartoyo menyebutkan Ibas berjaya di daerah pemilihan (Dapil) VII ini untuk perolehan suara kursi DPR RI. "Mas Ibas meraih suara tertinggi," pungkas saksi dari Partai Demokrat, Hartoyo.

“Mas Ibas berpeluang besar untuk lolos menjadi anggota DPR RI berdasarkan perolehan suara yang sudah dihitung," kata Wakil Ketua I Partai Demokrat Pacitan Sulijanto, Jumat (25/4/2014).

Berdasarkan data dari tim Griya Aspirasi Edhie Baskoro Yudhoyono, perolehan suara Ibas dalam pemilihan umum kali ini sebanyak 243.747. Adapun suara partai berlambang Mercy yang berhasil didapat di dapil ini sebanyak 393.648. Perolehan suara yang melejit itu, menurut Sulijanto, salah satu faktornya karena figur SBY, Ketua Umum Demokrat.

Salah satu tim sukses Ibas, Marfuat, mengatakan, total perolehan suara Partai Demokrat (PD) di dapil VII Jawa Timur mencapai 637 ribu lebih. Khusus untuk di Kabupaten Magetan, Ibas meraup suara 34 ribu, sedangkan untuk Partai Demokrat mencapai 70 ribu suara.

Kondisi ini, menurut dia, akan membawa Ibas duduk kembali di kursi DPR RI periode 2014-2019. Ia mengatakan, jumlah suara yang tinggi itu karena Ibas concern dengan sering berkunjung ke dapilnya untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Sulijanto juga membenarkan pernyataan tersebut. Selain itu, Sulijanto mengklaim bahwa Ibas sering mengunjungi daerah pemilihan (dapil)-nya sejak 2009. Dalam kegiatan itu setiap kalangan masyarakat, seperti nelayan, petani, dan peternak ikan, didatangi. Hal inilah, sambung Sulijanto, yang semakin meningkatkan popularitas dan elektabilitas Ibas.

Disinggung tentang Sartono Hutomo, caleg lain dari Partai Demokrat yang juga diprediksi melenggang ke Senayan, ia belum dapat memberi kepastian. Koordinator media tim Griya Aspirasi EBY tim sukses Ibas, Frend Mashudi mengaku tidak memegang data perolehan suara yang berhasil dicapai oleh Sartono Hutomo. “Kayaknya jadi. Tapi saya belum dapat info,” ujar koordinator media tim Griya Aspirasi EBY tim sukses Ibas, Frend Mashudi.

Adapun manajer konstituen Sartono Hutomo, Imam Mahfud, mengatakan perolehan suara yang didapat bekas Bendahara Partai Demokrat ini sebanyak 31.345.

Menurut dia, jumlah suara partai yang besar mampu memuluskan jalan Sartono Hutomo menuju Senayan. "Salah satu faktornya juga karena beliau kerabat Pak SBY dan ditopang dengan seringnya turun ke dapil," ungkap Imam Mahfud.

Dia mengklaim Sartono Hutomo mulai intens mendatangi konstituen sejak 1,5 tahun terakhir. Saat itu pula Sartono Hutomo membentuk tim pondok aspirasi di wilayah daerah pemilihan (Dapil) Jatim VII. Tim itu juga bergerak untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, misalnya korban bencana alam tanah longsor dan banjir. 

Di dapil tersebut, kata saksi dari Partai Demokrat, Hartoyo, perolehan suara partai pemenang Pemilu 2009 ini cukup signifikan, bahkan mengungguli perolehan suara PDIP. Jika PDIP mengumpulkan 339.288 suara, Partai Demokrat mendapatkan 362.990 suara. “Bahkan Partai Demokrat mampu merebut suara tertinggi di Dapil ini. Dari perhitungan internal kami, Dapil VII mendapatkan jatah dua kursi," kata Hartoyo di sela pleno rekapitulasi KPU Jawa Timur di Hotel Singgasana, Jumat (25/4/2014).

Dua calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat di Daerah Pemilihan Jawa Timur 7 yang meliputi Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan, dan Ngawi dipastikan melenggang ke Senayan. Mereka adalah Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bernomor urut satu dan Sartono Hutomo, sepupu Presiden SBY, bernomor urut dua.

Di daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur ini juga, lanjut dia, selain Ibas yang akan melenggang ke Senayan, Caleg Demokrat yang juga berada di Dapil yang sama, sepupu Kepala Negara, Sartono Hutomo juga berhak menempati satu kursi lagi yang diraih partai berlambang mercy itu. “Kami dapat dua jatah kursi dari dapil ini. Selain Ibas, juga ada Sartono yang berhasil masuk Senayan,” tukas Hartoyo saat rekapitulasi KPU Jatim, Jumat (25/4/2014) malam.

Partai Demokrat sendiri, berdasarkan data yang dihimpun wartawan di daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur ini, berada di urutan pertama dengan perolehan suara 362.990. Disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan angka 339.288 suara, kemudian bertengger di peringkat tiga Partai Golkar (242.098 suara), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 237.621 suara.

Selanjutnya, Partai Gerindra (202.524 suara), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 133.546 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 124.339 suara, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dengan 91.803 suara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 91.085 suara, Partai Bulan Bintang (PBB) dengan 9.594 suara, dan PKPI (8.499 suara).

Daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VII mendapatkan alokasi delapan kursi dalam Pemilu Legislatif 2014 ini. Selain untuk Ibas dan Sartono dari Partai Demokrat, enam partai lain akan mendapatkan masing-masing satu kursi dari daerah pemilihan ini.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, enam partai lain yang mendapatkan kursi dari daerah pemilihan Jawa Timur VII adalah PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, dan PKS. Dari jajaran partai yang diperkirakan lolos ambang batas penentuan alokasi kursi, PAN, PPP, dan Partai Hanura diduga tak akan mendapatkan kursi dari daerah pemilhan (dapil) ini.

Untuk diketahui, Ibas pada Pemilu 2009 lalu masuk Senayan. Para periode 2009-2014, Ibas sempat duduk di kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) yang sama pada Pemilu 2009. Ibas pada Pemilu 2009 juga menang mutlak, dengan raihan lebih dari 300 ribu suara. Saat itu dia bahkan mengumpulkan suara terbanyak secara nasional dengan 327.097 suara.

Namun, di tengah jalan,  sebelum masa jabatan habis, Ibas mengundurkan diri, yaitu dia mundur pada Februari 2013. Saat itu Ibas beralasan akan fokus pada urusan partai dan dia mengaku sedang banyak persoalan termasuk kondisi anaknya yang sakit. (jos/tri)

See Also

Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
4 Butir Hasil Islah Partai Golkar
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.166.304 Since: 05.03.13 | 2.2345 sec