Politik

PDIP Raih 26 Kursi DPRD DKI Jakarta

Saturday, 26 April 2014 | View : 1432

JAKARTA-SBN.

Berdasarkan hasil penghitungan perolehan suara pada rapat pleno hari kedua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Hotel Borobudur, Kamis (24/4/2014) malam, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diperkirakan mendapatkan 26 kursi untuk DPRD DKI Jakarta.

Namun perhitungan ini masih minus daerah pemilihan (Dapil) IV Jakarta Timur yang bermasalah. Ketua KPU DKI Sumarno mengatakan perolehan kursi tersebut masih sementara, karena perhitungan suara masih minus Daerah Pemilihan (Dapil) IV Jakarta Timur.

Seharusnya di DKI Jakarta memperebutkan 106 kursi. Namun karena minus dapil IV, maka perhitungannya sementara hanya memperebutkan 96 kursi saja. “Seharusnya, di DKI Jakarta memperebutkan 106 kursi. Namun, karena minus Dapil IV, maka perhitungan sementara baru memperebutkan 96 kursi,” ungkap Sumarno, Jumat (25/4/2014).

Saat ini, rapat pleno penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 dilanjutkan kembali di Kantor KPU DKI, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat. Tidak lagi di Hotel Borobudur, karena masa sewa hotel telah habis. “Karena kami sewanya hanya dua hari, maka penghitungan suara kembali diadakan di kantor KPU yang apa adanya. Kalau hujan bocor dan fasilitas apa adanya,” tutur Sumarno.

Berdasarkan hitungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat kursi tertinggi, yakni sebanyak 26 kursi. Di Dapil 1 Jakarta Pusat saja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat empat kursi.

Selain PDIP, peringkat kedua perolehan suara di DKI masih tetap dipegang Partai Gerindra. Sementara itu perolehan kursi terbesar kedua adalah Partai Gerindra dengan 12 kursi.

Disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 9 kursi, serta Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Hanura masing-masing mendapatkan 8 kursi.

Lalu, Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing mendapatkan 7 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan 6 kursi, dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendapatkan 5 kursi.

Selain itu adapula dua partai yang tak memperoleh satupun kursi. Partai Bulan Bintang (PBB) dan PKPI tidak memperoleh satu kursi pun.

Dibawah ini adalah daftar perolehan kursi masing-masing partai per dapil di DKI Jakarta:

Keterangan Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta.

Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Dapil 1: 1 kursi.

Dapil 2: 1 kursi.

Dapil 3: 1 kursi.

Dapil 4: 0.

Dapil 5: 1 kursi.

Dapil 6: 0.

Dapil 7: 1 kursi.

Dapil 8: 1 kursi.

Dapil 9: 1 kursi.

Dapil 10: 0.

Total: 7 kursi.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 0.

DKI 3: 1 kursi.

DKI 4: 0.

DKI 5: 0.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 1 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 0.

Total: 6 kursi.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 1 kursi.

DKI 3: 1 kursi.

DKI 4: kursi.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 1 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 1 kursi.

Total: 9 kursi.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

DKI 1: 4 kursi.

DKI 2: 2 kursi.

DKI 3: 2 kursi.

DKI 4: 0.

DKI 5: 2 kursi.

DKI 6: 2 kursi.

DKI 7: 3 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 4 kursi.

DKI 10: 4 kursi.

Total: 26 kursi.

Partai Golongan Karya (Golkar).

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 1 kursi.

DKI 3: 0.

DKI 4: 0.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 1 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 1 kursi.

Total: 8 kursi.

Partai Gerindra.

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 1 kursi.

DKI 3: 2 kursi.

DKI 4: 0.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 2 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 2 kursi.

Total: 12 kursi.

Partai Demokrat (PD).

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 1 kursi.

DKI 3: 0.

DKI 4: 0.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 1 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 1 kursi.

Total: 8 kursi.

Partai Amanat Nasional (PAN).

DKI 1: 0.

DKI 2: 0.

DKI 3: 1 kursi.

DKI 4: 0.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 0.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 0.

Total: 5 kursi.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 1 kursi.

DKI 3: 0.

DKI 4: 0.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 1 kursi.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 0.

DKI 10: 1 kursi.

Total: 7 kursi.

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

DKI 1: 1 kursi.

DKI 2: 1 kursi.

DKI 3: 1 kursi.

DKI 4: 0.

DKI 5: 1 kursi.

DKI 6: 1 kursi.

DKI 7: 0.

DKI 8: 1 kursi.

DKI 9: 1 kursi.

DKI 10: 1 kursi.

Total: 8 kursi.

PBB : tak dapat kursi.

PKPI : tak dapat kursi.

(jos)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.289.011 Since: 05.03.13 | 0.2483 sec