Politik

Ini Caleg Jawa Barat Yang Melenggang Ke Senayan

Saturday, 26 April 2014 | View : 1390

BANDUNG-SBN.

Proses rekapitulasi penghitungan suara DPR RI untuk provinsi Jawa Barat telah dituntaskan. Sejumlah Caleg petahana masih melenggang ke Senayan.

Data yang diperoleh wartawan, Sabtu (26/4/2014), Caleg Petahana yang masih melenggang sebut saja Ledia Hanifa dari PKS, Agus Gumiwang dari Partai Golongan Karya (Golkar), TB.  Hasanuddin dari PDIP dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Nama beken lain yang melenggang seperti Saan Mustopha (Partai Demokrat), Ribka Tjiptaning (PDIP), Ahmad Shohibul Imam dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi.

Meski suara Partai Demokrat (PD) anjlok dibandingkan hasil pemilu 2009, Dede Yusuf Macan Effendi ternyata cukup populer untuk meraih satu dari jatah 10 kursi di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Dede Yusuf mewakili daerah pemilihan (Dapil) Jabar II meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hasil pleno KPUD, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat 2008-2013 itu bahkan meraih suara tertinggi untuk caleg di seluruh Jabar dengan 142.608 suara. Mantan aktor laga itu akan kembali berkantor di Senayan untuk periode 2014-2019. Politisi Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi yang juga mantan Wakil Gubernur Jawa Barat melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019, bersama sembilan politikus lain.

Kepastian tersebut diperoleh usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) di dua daerah pemilihan tersebut menggelar pleno dan dari data tersebut diperoleh fakta bahwa Dede Yusuf meraih 142.608 suara. Sementara itu dari data pleno sebelumnya, perolehan suara Partai Demokrat (PD) di Dapil Jabar II sebanyak 309.136.

Dede Yusuf sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dari Partai Amanat Nasional (PAN). Namun sebelum masa baktinya habis, pada tahun 2008 dia mundur untuk menjadi pasangan Ahmad Heryawan sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013.

Sementara itu, mendompleng nama besar ayahnya Ridho Rhoma dan Vicky Rhoma gagal melaju ke Senayan. Meski suara PKB dalam pemilu kali ini naik, namun di masing-masing daerah pemilihan (dapil) mereka, keduanya gagal mendapat satu kursi. Vicky Rhoma bertarung di daerah pemilihan (dapil) Banten I yang meliputi Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, sedangkan Ridho Rhoma dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat V yang meliputi Kabupaten Bogor.

Nama pesohor yang kembali melenggang presenter Junico B.P. Siahaan (PDIP), Rachel Maryam (Partai Gerindra), Lucky Hakim (PAN), Primus Yustisio (PAN), dan Rieke Diah Pitaloka (PDIP).

Tak ketinggalan mantan Pemimpin Redaksi RCTI Arief Suditomo (Partai Hanura) dan politikus Partai Golkar Eka Sastra juga melenggang.

Dari 10 kursi, PDIP diwakili dua caleg yakni Yadi Srimulyadi dan Jalaluddin Rahmat, Partai Golongan Karya (Golkar) juga dua caleg yang merupakan incumbent yakni Agus Gumiwang Kartasasmita dan Lili Asdjudiredja, PKS diwakili Makmur Hasanuddin, PAN diwakili M. Najib, PKB diwakili Saeful Huda dan dari Partai Hanura Dadang Rusdiana.

Berikut ini sejumlah calon legislatif (Caleg) dari setiap daerah pemilihan (Dapil) di Jawa Barat yang diprediksi mulus melenggang ke Senayan.

Dapil I: Ledia Hanifa (PKS), Junico BP Siahaan (PDIP), Ketut Sustiawan (PDIP), Popong Otje D. (Partai Golkar), Sodik Mujahid (Partai Gerindra), Agung Budi Santoso (Partai Demokrat), dan Arief Suditomo (Partai Hanura).

Dapil II: Cucun Ahmad S. R. (PKB), Mamaur Hasanudin (PKS), Yadi Srimulyadi (PDIP), Jalaluddin Rakhmat (PDIP), Agus Gumiwang (Partai Golkar), Lili Asyudiredja (Partai Golkar), Rachel Maryam (Partai Gerindra), Dede Yusuf (Partai Demokrat), Ahmad Najib (PAN), dan Dadang Rusdiana (Partai Hanura).

Dapil III: Neng Eem Marhamah Zulfa (PKB), Ecky Awal Muharam (PKS), Eka Sastra (Partai Golkar), Deding Ishak (Partai Golkar), Ahmad Riza Patria (Partai Gerindra), Sjarifudin Hasan (Partai Demokrat), Joko Purwanto (PPP), dan Erik Satrya Wardhana (Partai Hanura).

Dapil IV: Yudi Widiana (PKS), Ribka Tjiptaning (PDIP), Dewi Asmara (Partai Golkar), Heri Gunawan (Partai Gerindra), Desy Ratnasari (PAN), Reni Marlinawati (PPP).

Dapil V: TP Soemandjaja (PKS), Adian Napitupulu (PDIP), Indra Simatupang (PDIP), Airlangga Hartanto (Partai Golkar), Ichsan Firdaus (Partai Golkar), Fadli Zon (Partai Gerindra), Anton Sukartono (Demokrat), Primus Yustisio (PAN), dan Achmad Farial (PPP).

Dapil VI: Mahfudz Abdurahman (PKS), Sukur Nababan (PDIP), Risa Mariska (PDIP), Wenny Haryanto (Partai Golkar), Nuroji (Partai Gerindra), dan Lucky Hakim (PAN).

Dapil VII: Sa'dudin (PKS), Rieke Dyah Pitaloka (PDIP), Tono Bahtiar (PDIP), Ade Komarudin (Partai Golkar), Dadang S. Muchtar (Partai Golkar), Putih Sari (Partai Gerindra), Saan Mustofa (Partai Demokrat), Daeng Muhamad (PAN), dan Wardatul Asriah (PPP).

Dapil VIII: Dedi Wahidi (PKB), Mahfudz Siddiq (PKS), Ono Surono (PDIP), Yoseph Umarhadi (PDIP), Daniel Mutaqin (Partai Golkar), Dave Akbarsyah Laksono (Partai Golkar), Kardaya Warnika (Partai Gerindra), Herman Khaeron (Partai Demokrat), dan Miriam S. Haryani (Partai Hanura).

Dapil IX: Maman Imanulhaq (PKB), Nur Hasan Zadi (PKS), Maruarar Sirait (PDIP), TB. Hasanudin (PDIP), Eldie Suwandie (Partai Golkar), Oo Sutisna (Partai Gerindra), Linda Megawati (Partai Demokrat), dan Dony Ahmad Munir (PPP).

Dapil X: Yanuar Prihatin (PKB), Surahman Hidayat (PKS), Putri Guntur Soekarno (PDIP), Agun Gunanjar Sudarsa (Partai Golkar), Amin Santono (Partai Demokrat), Budi Youyastri (PAN), Asep Maoshul Affandy (PPP).

Dapil XI: Supiadin Aries Saputra (Partai NasDem), Acep Adang Ruhiat (PKB), Mohamad Sohibul Iman (PKS), Dony Maryadi (PDIP), Ferdiansyah (Partai Golkar), Ahmad Zacky Siradj (Partai Golkar), Subarna (Partai Gerindra), Siti Mufattahah (Partai Demokrat), Haerudin (PAN), dan Nurhayati (PPP). (sp/id/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.177.501 Since: 05.03.13 | 0.2542 sec