Politik

Muhammad Farhat Abbas Cuma Kantungi 2.986 Suara Di Dapil Neraka

Wednesday, 23 April 2014 | View : 1341

JAKARTA-SBN.

Advokat kelahiran Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau 37 tahun lalu, Dr. Muhammad Farhat Abbas dipastikan tak lolos sebagai anggota DPR RI setelah hanya mengantungi 2.986 suara di Daerah Pemilihan (dapil) DKI Jakarta III meliputi Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, Jakarta Barat yang disebut-sebut sebagai dapil neraka.

Pria kontroversial yang mengaku sebagai pengacara ini hanya memperoleh 1.034 suara di Jakarta Utara.

Kemudian di Kepulauan Seribu, Muhammad Farhat Abbas yang pernah mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara pada bulan Oktober 2013, dan maju sebagai calon legislatif (caleg) Partai Demokrat ini hanya mengantungi 14 suara.

Selanjutnya di Jakarta Barat, putra dari Abbas Said, mantan Hakim Agung Republik Indonesia, Muhammad Farhat Abbas memperoleh 1.938 suara. Sehingga total perolehan suaranya hanya 2.986 dan memastikan Muhammad Farhat Abbas tidak lolos ke Senayan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, keberadaan Muhammad Farhat Abbas di ruang rapat pleno penetapan dan pengambilan nomor urut calon Bupati Kolaka periode 2014 hingga 2019, di salah satu hotel di Kolaka memberi warna tersendiri. Pengacara kontroversial ini memboyong artis ibu kota yang dinilai dapat menarik perhatian orang di dalam hotel.

Setelah acara formal, yakni penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka selesai, barulah Muhammad Farhat Abbas "beraksi" bersama sejumlah artis ibu kota yang dia bawa dari Jakarta. Salah satu artis yang dia boyong adalah istrinya sendiri, Nia Daniati.

Dengan mengenakan stelan jas dipadu kaos orange, Nia Daniati membawakan sebuah lagu milik Agnes Monica yang berjudul Matahariku. Lagu tersebut seakan memberikan suguhan segar bagi ratusan pengunjung di ruangan tersebut. “Lagu ini saya persembahkan untuk seluruh hadirin yang hadir dan juga tentunya bagi para calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka periode 2014 hingga 2019,” ucap Nia Daniati sebelum bernyanyi, Kamis (5/9/2013). Seisi gedung langsung sumringah mendengar suara emas pelantun lagu Gelas-gelas Kaca ini.

Artis lain yang juga turut meramaikan acara ini adalah Zul, vokalis band Zivilia, Machica Mochtar, dan Arya Wiguna. Silih berganti, Muhammad Farhat Abbbas pun ikut menyanyikan lagu andalannya yang berjudul jangan Korupsi. Sementara Zul membawakan single Aisiteru III.

Terlihat pula sejumlah pengunjung mengambil kesempatan berfoto bareng dengan Nia Daniati dan sejiumlah artis tersebut. Muhammad Farhat Abbas sendiri dinyatakan lolos sebagai calon Bupati Kolaka periode 2014 hingga 2019 berpasangan dengan Sabaruddin Labamba. Muhammad Farhat Abbas/Sabaruddin Labamba pun mendapatkan nomor urut 3, namun tidak menang.

Adapun dari caleg Partai Demokrat yang bertarung di daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III, hanya Marzuki Alie yang memperoleh suara cukup lumayan. Di Jakarta Utara, Marzuki Alie memperoleh 10.633 suara. Kemudian di Kepulauan Seribu mendapat 56 suara, dan di Jakarta Barat memperoleh 15.208 suara.

Berikut hasil lengkap perolehan suara caleg Partai Demokrat untuk daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III:

Jakarta Utara:

Partai Demokrat (PD) 16.681 suara.

1. Dr. H. Marzuki Alie 10.633 suara.

2. Hj. Vera Febyanthy 3.576 suara.

3. Panangian Simamungkalit 913 suara.

4. Dr. Muhammad Farhat Abbas 1.034 suara.

5. Mexicana Leo Hananto Wibowo 579 suara.

6. Agatha A. Lidyawati Rafli 520 suara.

7. Dr. Hj. Andi Nurpati 3.878 suara.

8. Julianto Hendro Cahyono 493 suara.

Total suara 38.307 suara.

Kepulauan Seribu:

Partai Demokrat (PD) 166 suara.

1. Dr. H. Marzuki Alie 56 suara.

2. Hj. Vera Febyanthy 13 suara.

3. Panangian Simamungkalit 6 suara.

4. Dr. Muhammad Farhat Abbas 14 suara.

5. Mexicana Leo Hananto Wibowo 15 suara.

6. Agatha A. Lidyawati Rafli 7 suara.

7. Dr. Hj. Andi Nurpati 85 suara.

8. Julianto Hendro Cahyono 31 suara.

Total: 517 suara.

Jakarta Barat:

Partai Demokrat (PD) 23.509 suara.

1. Marzuki Alie 15.208 suara.

2. Vera Febyanthy 6.393 suara.

3. Panangian Simanungkalit 1.398 suara.

4. Muhammad Farhat Abbas 1.938 suara.

5. Mexicana Leo Hananto Wibowo 1.080 suara.

6. Agatha A Lidyawati Rafli 716 suara.

7. Andi Nurpati 2.068 suara.

8. Julianto Hendro Cahyono 1.092 suara.

Total 53.448 suara. (tri/jos)

See Also

Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
4 Butir Hasil Islah Partai Golkar
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.166.322 Since: 05.03.13 | 1.2593 sec