Politik

Suryadharma Ali Menangis Dan Minta Maaf

Thursday, 24 April 2014 | View : 818

JAKARTA-SBN.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali secara resmi meminta maaf atas tindakannya memancing konflik di partai berlambang Ka'bah ini seusai penutupan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Hotel Seruni, Bogor, Kamis (24/4/2014).

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali tampak emosional saat jumpa pers usai Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Hotel Seruni, Bogor, Kamis (24/4/2014).

Saat menyampaikan permohonan maafnya, Suryadharma Ali terlihat meneteskan air mata. Dia menangis dan minta maaf atas kisruh PPP.

Suryadharma Ali mengenakan baju batik, bukan jas hijau kebesaran PPP.

Dalam jumpa pers itu, Suryadharma Ali duduk diapit oleh Wakil Ketua Umum Emron Pangkapi dan Lukman Hakim Saifuddin.

Di atas mimbar untuk jumpa pers juga duduk berjajar, Wakil Ketua Umum Suharso Monoarfa dan Ketua Dewan Pakar Barlianta Harahap.

Dalam jumpa pers itu Suryadharma Ali tampak menangis.

Ketua Umum PPP ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia yang selama beberapa pekan terakhir disuguhi berita tentang polemik internal PPP. "Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Ini semua kesalahan saya," katanya.

Berikut ini pernyataan yang disampaikan Suryadharma Ali kepada pers:

"Alhamdulilllah telah disepakati islah yang telah disampaikan substansinya melalui ketua majelis suriah KH Maimun Zubair. Kita sudah sepakat kembali ke nol, masa lalu selesai, karenanya ke depan akan sepakat untuk bergandengan tangan, melangkahkan kaki tegak ikut menata negara. Karena dengan kebersamaan lah bisa diberikan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Saya mohon maaf kepada masyarakat Indonesia yang selama beberapa minggu, hari ini ada polemik yang sangat tajam di internal PPP. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Saya minta doa agar PPP bisa mengemban amanat dari muktamar, ulama, tentu sebagai anak bangsa kami mengembannya. Mohon doanya."

Suryadharma Ali juga mengucap syukur lantaran konflik internal yang dipicu oleh kehadirannya di kampanye Partai Gerindra telah selesai setelah pihak yang berseteru menyepakati islah. "Kami sudah sepakat kembali ke nol. Masa lalu selesai, karenanya ke depan kami sepakat untuk bergandengan tangan," tukas Menteri Agama tersebut. (tem/mer/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.996.420 Since: 05.03.13 | 0.191 sec