Politik

Dicoblos 50 Ribu Orang, Arzeti Bilbina Gagal Ke Senayan

Tuesday, 22 April 2014 | View : 1896

SURABAYA-SBN.

Salah satu model senior ini menjadi caleg artis debutan di Pemilu 2014. Melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur (Jatim) 1 dengan nomor urut 3 yang juga mantan model, Arzeti Bilbina Setiawan mencoba peruntungannya di Dapil 1 Jawa Timur meliputi Surabaya-Sidoarjo.

Dicoblos 50.386 orang, model Arzeti Bilbina Setiawan diprediksi gagal melenggang ke Senayan. Calon legislatif (Caleg) DPR RI Dapil 1 Jawa Timur, meliputi Surabaya-Sidoarjo ini, tak mampu mengungguli suara Caleg-Caleg lain, yang berada di Dapil yang sama.

Bahkan, pemilik nama asli Arzeti Bilbina Huzaimi ini, meski raihan suaranya cukup lumayan (50.386 suara), juga tak mampu bersaing dan kalah dengan dua sesama Caleg PKB lain yang memiliki suara tertinggi di Dapil I Jawa Timur. Dua Caleg itu adalah Saikhul Islam, yang mampu mengemas 91.211 suara dan Imam Nahrawi dengan 80.283 suara.

Arzeti Bilbina hanya berada di urutan ketiga sementara berdasarkan pembagian bilangan pemilih, PKB dengan total 382.893 suara hanya mendapat dua dari jatah 10 kursi yang ada.

Dari data yang dihimpun wartawan di KPU Surabaya dan Sidoarjo (Dapil I), jumlah suara sah mencapai 2.017.845 suara. Dari jumlah suara sah di Dapil I Jawa Timur itu, PKB mendapat 382.893 suara.

Sementara berdasarkan Undang-Undang No.8/2012, untuk menentukan angka bilangan pembagi pemilih (BPP), jumlah suara sah partai peserta Pemilu dibagi jumlah kursi di masing-masing Dapil.

Jika suara sah di Dapil I Jawa Timur adalah 2.017.845 suara, maka untuk memperoleh jumlah BPP, harus dibagi kuota kursi di Dapil I, yaitu 10 kursi. Hasilnya, 201.784,5 suara untuk satu kursi di dewan. Karena di Dapil I Jawa Timur PKB hanya meraup 382.893 suara, sesuai hitungan di atas kertas, jumlah itu belum mencukupi untuk dua kursi. PKB hanya mampu mendapat jatah satu kursi.

Namun, karena dua Caleg PKB, Saikhul Islam dan Imam Nahrawi, yang bertarung di Dapil tersebut, memperoleh suara tertinggi di antara Caleg-Caleg yang lain, PKB berhak mendapat dua kursi di Senayan dari Dapil I Jawa Timur. Sedangkan untuk Arzeti Bilbina Setiawan yang juga diusung PKB, hanya bertengger di urutan tiga.

Rinciannya, total suara Saikhul Islam adalah 91.211 suara, dengan rincian 14.038 suara di Surabaya, dan 78.371 suara di Sidoarjo. Sedangkan Imam Nahrawi, 80.283 suara (21.236 suara di Surabaya dan 59.047 suara di Sidoarjo). Sementara Arzeti Bilbina Setiawan hanya mengemas 50.386 suara (27.358 suara di Surabaya dan 23.028 suara di Sidoarjo).

Di Sidoarjo sendiri, suara Caleg yang berada di 10 besar Dapil I (berdasarkan hasil rekap KPU Sidoarjo), adalah Saikhul Islam (PKB) memperoleh 78.371 suara, Imam Nahrawi (PKB) dengan 59.047 suara, Sungkono (PAN) mendapat 49.080 suara, Sunartoyo (PAN) dengan 32.578 suara.

Kemudian Guruh Soekarno Putera (PDIP) dengan 30.265 suara, Elif Krismawati (PKS) mendapat 27.129 suara, Imam Sugiri (PAN) dengan 23.657 suara, Arzeti Bilbina (PKB) dengan 23.657 suara, Rindoko Wingit Dahono (Partai Gerindra) dengan 18.691 suara, dan Sigit Sosiantomo (PKS) mendapat 18.470 suara.

Namun lolos atau tidaknya Caleg ke Senayan, menurut Komisioner KPU Kota Surabaya, tergantung dari Forum Rapat Pleno Terbuka KPU RI pada tanggal 6 Mei mendatang. Pleno KPU itu membahas tentang penetapan hasil suara Caleg. “Formalnya tergantung Forum Rapat Pleno Terbuka itu. Dan tiga hari setelah itu, diberikan kesempatan melakukan gugatan ke MK (Mahkamah Konsitusi), Tapi dari data di atas kertas, sudah bisa diketahui siapa yang lolos dan tidak," kata Komisioner KPU Kota Surabaya, Edward Dewaruci singkat, Selasa (22/4/2014).

Pun begitu dengan Sekertaris KPU Jawa Timur, Jhonatan Judianto, kepastian lolos atau tidaknya Caleg DPR RI, DPD RI, dan DPRD provinsi, ditentukan pada Rapat Pleno Terbuka KPU Jawa Timur Rabu besok (23/4/2014). “Besok itu (23/4/2014) rekapitulasi hasil suara di 38 kabupaten/kota di Jatim untuk DPR RI, DPD dan DPRD provinsi. Di situ bisa kita ketahui perolehan suaranya. Kalau untuk DPRD kota dan kabupaten sudah tuntas di daerah masing-masing," ucap Jhonatan Judianto. (mer/jos)

See Also

Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
4 Butir Hasil Islah Partai Golkar
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.166.292 Since: 05.03.13 | 0.2794 sec