Politik

Noriyu Terancam Gagal Melenggang Ke Senayan

Tuesday, 22 April 2014 | View : 1467

JAKARTA-SBN.

Perempuan kelahiran Palu, 27 November 1977 ini sebenarnya seorang psikiater. Kini, ia mencoba berkiprah di panggung politik dengan bergabung ke Partai Demokrat. Dan saat ini ia duduk di DPR RI periode 2009-2014.

Politikus Partai Demokrat yang juga adalah Wakil Ketua Komisi IX DPR RI bidang Kesehatan, Dr. Hj. Nova Riyanti Yusuf, SpKJ alias Noriyu terancam gagal melenggang kembali jadi anggota DPR RI. Dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKJ adalah anggota DPR RI periode 2009-2014 untuk Daerah Pemilihan Jakarta II dari Partai Demokrat.

Namun namanya melambung bukan berkat profesinya melainkan karena tulisan-tulisannya yang tersebar di pelbagai media. Nova Riyanti Yusuf telah menghasilkan 3 novel yakni Mahadewa Mahadewi (Gramedia Pustaka Utama, 2003), Imipramine (Gramedia Pustaka Utama, 2004), dan 3some (Gagas Media, 2005).

Nova Riyanti Yusuf juga menulis novel adaptasi dari 3 skenario film: "30 Hari Mencari Cinta" (adaptasi skenario karya Upi Avianto), "Betina" (adaptasi skenario karya BE Raisuli), dan "Garasi" (adaptasi skenario karya Prima Rusdi). Dalam novel "Garasi" ini Nova Riyanti Yusuf menggunakan nama aliasnya.

Kumpulan esainya telah tersebar di media massa Indonesia seperti Koran Tempo, majalah Gatra, majalah MTV Trax. Ia juga menulis esai secara reguler di Djakarta Magazine.

Dalam waktu senggangnya, NoRiYu menuliskan juga resensi musik yang berkisar dari genre indie Indonesia, Mazzy Star, dan film untuk www.jakartabeat.net.

Dua buku kumpulan esai telah terbit, yaitu Libido Junkie: A Memoir for the Radicals (Gagas Media, 2005) dan Stranger Than Fiction: Cerita dari Kamar Jaga Malam (Gramedia Pustaka Utama, 2008).

Beberapa cerpen NoRiYu juga telah diterbitkan dalam majalah Playboy, Femina, dan X2.

Sebuah skenario film layar lebar juga pernah dituliskan dan difilmkan oleh Rapi Films pada tahun 2007. Film berjudul Merah Itu Cinta disutradarai oleh Rako Prijanto dan mendapatkan 7 nominasi Piala FFI (Citra) tahun 2007.

Caleg dari dapil Jawa Timur VI ini pesimis dengan perolehan suaranya di Pemilu 2014. Kendati pesimis, Noriyu meyakini masih banyak pekerjaan yang lebih baik untuk berbakti kepada negara selain menjadi anggota DPR RI.

Salah satunya menjadi dosen untuk menyalurkan ilmu ke generasi penerus bangsa. “Barusan Wadek Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti langsung BBM minta saya jadi dosen full time Ilmu Kedokteran Jiwa. Saya masih terdaftar praktik sebagai dokter jiwa di R.S. Siloam Semanggi. Undangan 'ngamen' udah full sampai Juli ke Melbourne untuk World AIDS Conference," ungkap Noriyu dalam pesan singkat, Kamis (17/4/2014).

Namun ia tak melupakan pekerjaan yang tersisa di DPR RI sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI. Dia tetap akan melanjutkan kerja sebagai legislator di masa bakti yang tersisa hingga 1 Oktober mendatang. “Yang pasti saat nanti masa sidang mulai, saya ingin upaya maksimal dalam sisa tugas saya, dan selaku Ketua Panja RUU Keperawatan dan RUU Kesehatan Jiwa, saya selesaikan keduanya. Sudah terlalu jauh untuk tidak dilahirkan, rakyat menunggu," tegas dia.

Noriyu pun merasa bersyukur dengan apa yang sudah dicapainya sebagai wakil rakyat selama ini. Terlebih, dia masih terbilang muda di kancah perpolitikan Indonesia. "Tantangan yang sangat saya nikmati amanah yang saya pikul dengan sepenuh hati. Kalau saya tidak menang lagi, mungkin saya sudah diberikan kesempatan terlalu banyak oleh Tuhan," pungkasnya. (mer/jos)

See Also

Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.962.647 Since: 05.03.13 | 0.3076 sec