Politik

Eko Patrio Dan Muhaimin Iskandar Kalah Di Kota Madiun

Tuesday, 22 April 2014 | View : 1691

MADIUN-SBN.

Pelawak dan pembaca acara yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2009-2014 dari Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar kalah dalam pertarungan para calon legislator di Kota Madiun, provinsi Jawa Timur.

Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio yang dikenal sebagai komedian hanya mampu mendulang 1.923 suara. Sedangkan Cak Imin sapaan akrab bagi Muhaimin Iskandar harus puas berada di urutan kelima dengan jumlah suara 1.732.

“Rapat pleno kami selesaikan kemarin petang. Untuk penetapan anggota DPR RI dan DPD dilakukan KPU pusat,” kata Ketua KPU Kota Madiun Sasongko, Selasa (22/4/2014).

Yang paling banyak menangguk suara di Kota Madiun adalah Guntur Sasono, calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat. Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi dan penghitungan suara oleh KPU setempat, calon legislator inkumben ini berhasil mengumpulkan 4.504 suara. Perolehan angka Guntur Sasono mampu mengalahkan politikus lain yang sama-sama berlaga di Kota Madiun.

Kota Madiun merupakan bagian dari daerah pemilihan Jawa Timur 8. Kabupaten/kota lain di dapil ini adalah Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Madiun.

Politikus lain yang bertarung di dapil ini adalah Mindo Sianipar. Di Kota Madiun, calon legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menduduki posisi kedua dengan 4.095 suara. Posisi ketiga ditempati Juariah, calon legislator dari Partai Gerindra yang mendapatkan 2.464 suara. Ketiga orang tersebut menundukkan caleg lain dari kalangan artis dan tokoh nasional. Caleg penangguk suara terbanyak keenam adalah Soehartono, dari Partai NasDem.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Madiun, Soehartono justru menempati posisi pertama dengan perolehan 40.924 suara. Di kabupaten ini, kontraktor ini mendudukkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di urutan kedua dengan jumlah suara 22.286. Sedangkan Eko Patrio hanya mendulang 8.622 suara. “Hasil penghitungan ini akan kami kirim ke KPU Jawa Timur besok, untuk direkapitulasi lagi,” papar Ketua KPU Anwar Soleh Azarkoni. (tem)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.289.035 Since: 05.03.13 | 0.1888 sec