Politik

11 Butir Hasil Rapat Pengurus Harian Partai Persatuan Pembangunan

Saturday, 19 April 2014 | View : 850

JAKARTA-SBN.

Sejumlah Ketua Umum, beberapa Wasekjen dan Muchammad Romahurmuziy selaku Sekjen DPP PPP menggelar Rapat Pengurus Harian (RPH) di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro No.60, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/4/2014) malam.

Rapat tersebut digelar menyusul manuver politik Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, yang hadir di kampanye Pemilihan legislatif (Pileg) Partai Gerindra, memecat sejumlah pengurus dan secara pihak melakukan RPH yang memutuskan koalisi ke Partai Gerindra dan dukungan pencapresan Prabowo Subianto.

Sebanyak 11 butir hasil RPH yang dilakukan dan dipimpin oleh Romi sapaan akrab Muchammad Romahurmuziy, dibacakan oleh Ketua DPP Bidang Lemsos dan Pemenangan Sumatera Utara PPP, Rusli Efendi, didampingi Romi dan Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi dalam jumpa pers di kantor DPP PPP, Jakarta, Sabtu (19/4/2014) siang.

Dari 11 butir hasil RPH itu berisi keputusan bahwa Suryadharma Ali melanggar AD/ART partai, pemecatan tidak sah hingga pemberian sanksi berupa peringatan pertama untuk orang nomor satu PPP.

Berikut 11 butir hasil RPH DPP PPP yang ditandatangani oleh Sekjen DPP PPP Muchammad Romahurmuziy:

1. Bahwa kehadiran dan orasi politik Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali dalam kampanye terbuka, 23 Maret 2014, di SUGBK adalah langkah politik yang salah, melanggar etika/fatsoen politik, mempertontonkan perilaku politik yang over acting dan menjatuhkan moral kader partai di semua tingkatan, merupakan perbuatan yang melanggar konstitusi (AD/ART) partai, menjatuhkan nama PPP, melanggar keputusan Mukernas II PPP di Bandung dan melanggar surat intruksi DPP PPP No.1109/2013 tentang instruksi Harian Pemenangan Pemilu.

2. Bahwa sampai saat ini, PPP belum menentukan koalisi kepada partai dan capres manapun, mengingat sesuai amanat Munernas II di Bandung, PPP akan menentukan arah koalisi pencapresan pada Rapimnas yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Dengan demikian, pernyataan dukungan yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali kepada Prabowo Subianto pada Jumat, 18 April 2014, bertentangan dengan AD/ART. Dengan demikian, hal itu batal demi hukum.

3. Menetapkan penyelenggaraan Rapimnas PPP pada Sabtu, 19 April 2014, dengan dihadiri oleh seluruh pengurus hariajn DPP PPP, ketua DPW PPP se-Indonesia, Ketua Majelis DPPP PPP dan Ketua Mahkamah Partai sebagaimana amanat Mukernas II PPP di Bandung 7-9 Februari 2014.

4. Mengamanatkan kepada Majelis Musyawarah DPP PPP sesuai ketentuan Pasal 54 ART PPP secara bersama-sama sebagai satu-satunya pintu komunikasi politik PPP kepada partai-partai dan bakal capres/cawapres dalam rangka membangun koalisi pencapresan.

5. Menyatakan bahwa seluruh surat keputusan yang beredar terkait pemberhentian keanggotaan/jabatan saudara Suharso Manoarfa, Fadly Nurzal, Rahmat Yasin, Musyaffa Noer, Amir Uskara, Awaluddin, dan Icuk Sugiarto adalah tidak pernah ada, karena:

a. Bertentangan dengan ketentuan konstitusi AD/ART PPP.

b. Tidak pernah ada teradministrasi di Kesetjenan DPP PPP.

c. Bertentangan dengan semangat islah yang diputuskan oleh Rapat Pengurus Harian Majelis Syariah DPP PPP tertanggal 12 April 2014 di Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Dengan demikian nama-nama sebagaimana tersebut di atas tetap menduduki posisi dan jabatannya.

6. Menyatakan bahwa pengangkatan saudara Djan Faridz sebagai Wakil Ketua Umum DPP PPP tidak pernah ada, karena bertentangan dengan ketentuan konstitusi (AD/ART) PPP, khususnya Pasal 12 ART partai.

7. Menyatakan bahwa reposisi Sekretaris Jenderal DPP PPP Muchammad Romahurmuziy sebagaumana beredar dan disampaikan di media massa adalah tidak pernah ada mengingat proses pengambilan kepuitusan yang dilakukan bertentangan dengan konstitusi (AD/ART).

8. Memberikan peringatan keras pertama kepada saudara Djan Faridz sebagai anggota PPP agar tidak lagi bertindak merongrong kewibawaan partai dan tidak boleh lagi membangun komunikasi politik atas nama PPP dalam rangka pencapresan.

9. Memberikan peringatan pertama kepada saudara Saifullah Tamliha (Wasekjen) untuk tidak lagi menyebarkan berita bohong mengatasnamakan DPP PPP.

10. Memberikan peringatan pertama kepada K.H. Nur Muhammad Iskandar agar senantiasa bertindak sesuai dengan konstitusi (AD/ART) PPP dan keputusan partai yang diambil secara sah.

11. Memberikan peringatan pertama kepada Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali, agar tidak memposisikan dirinya di atas konstitusi (AD/ART) PPP, tetap berada pada jalur konstitusi dan prinsip perjuangan partai demi menjalankan keputusan partai yang diambil secara sah.

Wakil Ketua Umum PPP, Emron Pangkapi menegaskan, RPH yang dipimpin oleh Suryadharma dengan keputusan dukungan pencapresan Prabowo Subianto adalah tidak sah.

"Pengambilan keputusan dalam RPH yang tadi malam adalah rapat partai yang sangat kredibel, karena dihadiri oleh mayoritas DPP dan tiga wakil ketua umum, yakni saya, Suharso Manoarfa dan Lukman Hakim Syaifudin," tegas Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi. (tri/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.012.206 Since: 05.03.13 | 0.2186 sec