Hukum

Rudi Rubiandini Minta Berkiprah Kembali Di SKK Migas

Tuesday, 15 April 2014 | View : 684

JAKARTA-SBN.

Terdakwa suap mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) membacakan nota pembelaan atau pledoi setebal 26 halaman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (15/4/2014). Rudi Rubiandini duduk sebagai terdakwa suap saat menjabat sebagai Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) tampak mengenakan kemeja batik cokelat lengan panjang.

Pembelaan berjudul “Restorative Justice, memperbaiki: ‘Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga’” itu dibacakan atas tuntutan 10 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tidak hanya mengajukan berbagai bantahan atas tuntutan dan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terdakwa kasus suap dan pencucian uang, Rudi Rubiandini juga menyampaikan beberapa permintaannya kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

Salah satu permintaannya adalah kembali mengabdi kepada bangsa dalam dunia minyak dan gas (migas) sesuai keahliannya. "Mohon kiranya memberi kesempatan kepada saya untuk segera bisa kembali mengabdi kepada nusa dan bangsa sesuai dengan keahlian saya dalam dunia Migas. Sehingga target menerima manfaat dari industri Migas dapat terealisasi," pinta Rudi Rubiandini saat membacakan pledoi atau nota pembelaan pribadinya dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Menurut Rudi Rubiandini, permintaan tersebut diakibatkan menurunnya produksi minyak nasional semenjak dirinya ditahan oleh KPK. Sehingga, terjadi kehilangan kesempatan penerimaan negara sekitar Rp 10 triliun. "Saat saya di SKK Migas mampu memelihara produksi minyak 830.000 barel per hari. Setelah saya ditahan, produksi minyak nasional tidak lebih dari 800.000 barel per hari," ungkap Rudi Rubiandini.

Selain itu, Rudi Rubiandini juga keinginannya kembali berkiprah di dunia migas lantaran dorongan banyaknya generasi muda yang membutuhkan curahan ilmu darinya. "Sudah menunggu ratusan atau bahkan ribuan generasi muda Bangsa Indonesia di industri migas, baik mahasiswa maupun pekerja untuk menerima curahan ilmu yang bisa saya bagikan kepada mereka," urai Rudi Rubiandini. (viv/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.500.063 Since: 05.03.13 | 0.2599 sec