Politik

Jubir Keluarga Dan Ardi Bakrie Bantah Email Marah Ardi Bakrie Soal Iklan Jokowi

Tuesday, 08 April 2014 | View : 1427

JAKARTA-SBN.

Chief Executive Officer (CEO) dan Presiden Direktur Viva.co.id Anindra Ardiansyah Bakrie atau biasa disapa Ardi Bakrie disebut-sebut geram dan murka akibat gara-gara munculnya iklan bakal calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa “Jokowi’ di laman Viva.co.id menjelang pemilu legislatif, situs berita milik keluarga Bakrie itu.

Munculnya surat elektronik itu karena tulisan yang diunggah melalui website kompasiana.com oleh kompasianer dengan nama Susi Avivah pada Senin (7/4/2014).

Kekesalan dan amarah Ardi Bakrie putra bakal calon presiden Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical itu disampaikan langsung melalui surat elektronik email ke sejumlah petinggi redaksi Viva.co.id.

Pada surat tersebut, Ardi Bakrie mengancam jajaran redaksi untuk mengikuti kebijakannya. Bahkan bila ada yang tidak suka, dirinya mempersilakan memberikan surat pengunduran diri sebelum ayam berkokok atau pagi.

Dikonfirmasi soal hal tersebut, Ardi Bakrie langsung membantahnya. Sebab, pengunduran diri itu merupakan hak masing-masing. “Gak ada itu (imbauan surat pengunduran diri). Ngapain (sampai) ayam berkokok. Begini kalau memang teman-teman (karyawan) mau keluar, silakan saja. Kalau teman-teman bekerja paling enak di mana? Bekerja dengan hati kan. Kan kalau kita bekerja tidak dengan hati, kita tidak enak di situ," jelas Ardi Bakrie di Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2014).

Bahkan, terkait surat elektronik itu, putra capres Golkar tersebut tidak mempermasalahkan dituding tidak menjunjung independensi redaksi. "Kalau masalah saya bilang apabila tidak setuju dengam independensi redaksi, begini silakan saja. Kita tak bisa memaksakan apapun," tukasnya.

Sebelumnya, Ardi Bakrie masih gamang menjawab soal tuduhan surat elektronik yang dikirim kepada petinggi Viva.co.id. Pasalnya, dia mengakui email tersebut adalah miliknya, namun bukan dirinya yang membuat isi email. Putra capres Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengakui e-mail tersebut adalah miliknya, namun bukan dirinya yang membuat isi e-mail. "E-mail itu punya saya. Kalau misalnya benar ada e-mail itu, saya rasa yang nulis e-mail itu pintar," terang Ardi Bakrie, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2014).

Selain itu, Ardi Bakrie menganggap bahwa isi surat elektronik itu bagus dan isinya tepat. Bahkan, secara pribadi, dia pasrah bila adanya email itu dianggap intervensi. "Nggak apa-apa dianggap intervensi kan orang saja yang menilai. Kalau anda semua para wartawan mau nggak gitu," cetusnya.

Meski demikian, Ardi Bakrie mengaku marah soal tampilan iklan Jokowi yang ditayangkan viva.co.id sebagai salah satu media keluarga Bakrie, selain TVOne dan ANTV.

Namun, kemarahannya bukan karena substansi iklan tentang Jokowi, melainkan posisi iklan tersebut telah melanggar independensi media. “Iklan di depan itu tentu marah dong, itu telah melanggar independensi media, tempat independensi itu janganlah diisi iklan. Tempat yang pertama kali dilihat di situ ada iklan, kalau di kanan kiri boleh," tegas Ardi Bakrie.

Sementara itu, Juru Bicara Keluarga Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa, yakin Ardi Bakrie tidak murka apalagi mengirim email kepada para petinggi media online Viva.co.id akibat munculnya iklan Gubernur DKI Jakarta, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ dan PDIP di online tersebut. “Ardi tipikal orang yang tidak gemar menulis email. Kalau ada apa-apa dia langsung telepon atau BBM. Apalagi sampai menulis email panjang seperti itu, tidak mungkin,” bantah Lalu Mara Satria Wangsa ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/4/2014).

Menurut Lalu Mara Satria Wangsa, Ardi Bakrie tipe orang yang murah senyum dan suka bercanda serta jarang terlihat marah seperti itu. “Email itu tidak betul. Ardi jarang pakai email untuk komunikasi apalagi menulis panjang seperti itu,” papar Lalu Mara Satria Wangsa. “Lagipula untuk apa dia menggunakan alamat email Gmail. Kalau untuk email resmi pakai alamat email kantor Viva,” tambah Lalu Mara Satria Wangsa.

Lanjut Lalu Mara Satria Wangsa, sebagai pemilik perusahaan Ardi Bakrie juga tidak mungkin menulis email sendiri. “Kalau dia ada apa-apa langsung telepon atau BBM. Itu dia lakukan selama ini. Jadi saya pikir ini tidak masuk akal tuduhan itu," kilah Lalu Mara Satria Wangsa.

Lalu apakah ada hubungannya dengan politik mengingat ayahnya Aburizal Bakrie adalah Ketua Umum Golkar yang juga calon Presiden dari Golkar. "Tidak tahu juga," ujar dia.

Dalam e-mail tersebut, mailto:ardiansyah.bakrie@gmail.com tersebut, Ardi Bakrie meminta iklan Jokowi segera diganti. Bahkan, jika ada yang tidak suka dengan kebijakannya itu, ia mempersilakan untuk mundur. Ia menunggu surat pengunduran diri itu sebelum "ayam berkokok".

Dua sumber Kompas.com di redaksi Viva.co.id membenarkan kemarahan Ardi Bakrie tersebut. "E-mail itu benar," kata salah satu sumber di redaksi Viva.co.id.

Masih menurut sumber itu, redaksi kerap diintervensi mengenai pemberitaan Jokowi.

Berikut ini isi kopi surat elektronik yang diduga dibuat oleh Presiden Direktur Viva.co.id Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie seperti yang diunggah melalui website kompasiana.com oleh kompasianer dengan nama Susi Avivah pada Senin (7/4/2014) yang menuai banyak kritikan tersebut:

"Para Direksi, khususnya Pemred,

Saya yakin banget di tmpat kita telah disusupi orang yang hatinya tidak satu arah dengan perusahaan yang pernah saya sampaikan.

Kalau keyakinan saya salah mengenai penyusupan, tandanya pada bodoh saja semua yang kerja disitu kalau tidak melihat kesalahan ini.

Baru saja saya lihat, mungkin selama satu jam, di tempat paling sakral kita, yaitu di bagian foto yang selalu berganti-ganti, ada gambar Jokowi coblos no.4.

Persis sekali seperti iklannya yang ditaruh di sebelah kanan yang memang bagian advertising. Ide siapa sih?? Bodoh sekali!!! Pura-pura ngga ngerti, sengaja, apa emang dibayar sm partai lain untuk melakukan itu di tempat yang paling sakral itu??

Kalau mengenai iklan PDIP yang ada di sebelah kanan itu, saya bisa sedikit mengerti karena maksudnya berjualan di tmpat jualan, bukan di bagian redaksional.  Walaupun saya  juga  tidak suka dan tolong utk diganti sekarang.  Materi akan saya attachkan pada email ini dan berikutnya untuk dipasangkan berganti-gantian disitu.  Thx.

Apabila ada yang tidak suka akan kebijakan saya ini, silahkan ajukan surat resignation sebelum ayam berkokok besok pagi. Lebih cepat lebih bagus. Saya benci orang2 munafik atau pun orang bodoh yang tidak loyal.

PS:

Saya emailkan dgn gmail krna bisa di attach file lebih besar, bukan karena saya takut.

Kalau hubungannya mengenai orang tua yang di dzolimi, ngga ada takutnya saya. semua halal!!!

Rgds,                                                  

AAB (tri/kom/mer)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.684.134 Since: 05.03.13 | 0.1879 sec