Politik

Polda Metro Jaya Tetapkan Siaga Satu Jelang Pemilu

Monday, 07 April 2014 | View : 841

JAKARTA-SBN.

Pihak Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menetapkan siaga satu bagi seluruh anggota kepolisian menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Rikwanto mengatakan pihaknya menetapkan status siaga I bagi seluruh anggotanya mulai Minggu (6/4/2014). Status tersebut diberlakukan sebagai bentuk antisipasi dan pengamanan menjelang dan selama pelaksanaan pileg. “Mulai Minggu (6/4/2014), petugas jajaran Polda Metro Jaya siaga satu (I) untuk mengamankan Pemilu hingga waktu ditentukan kemudian hari," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Rikwanto di Jakarta Sabtu (5/4/2014).

Menurut dia, dengan status siaga I setiap anggota Kepolisian di jajaran Polda Metro Jaya tidak ada yang boleh cuti. Mantan Wakapolwil Banyumas ini, Kombes Pol. Rikwanto menegaskan seluruh personel tidak diberikan izin tugas atau cuti selama rangkaian pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden. Dengan kata lain, seluruh personelnya dipersiapkan dalam kondisi siaga penuh untuk mengamankan pileg. “Jadi dengan Siaga I ini tidak ada izin cuti dan petugas akan selalu siap siaga untuk pengamanan pemilihan umum legislatif pada Rabu mendatang,” jelas Kombes Pol. Rikwanto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto menuturkan dalam rangka mengamankan pileg di Jakarta dan sekitarnya, pihaknya menyiagakan 18.511 personel. Mantan Kapolres Klaten tersebut, Kombes Pol. Rikwanto menambahkan Polda Metro Jaya menyiagakan 2/3 kekuatan dari 30.000 personel atau sekitar 18.000 anggota guna mengamankan Pemilu. “Kekuatan pengamanan yang diturunkan 18.511 personel. Untuk pengamanan di TPS sekitar 12.000 anggota. Sisanya berjaga di Polda Metro Jaya,” papar Kombes Pol. Rikwanto.

Pimpinan Polda Metro Jaya memerintahkan seluruh anggota kepolisian dalam kondisi siaga penuh menghadapi pengamanan Pemilu yang akan berlangsung mulai 9 April 2014.

Selain itu, pihak kepolisian juga mendapatkan bantuan pengamanan dari unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas Linmas guna mengamankan 41.000 ribu tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh DKI Jakarta dan sekitarnya.

Polda Metro Jaya telah melaksanakan berbagai mempersiapkan pengamanan Pemilu mulai dari simulasi hingga Operasi Mantap Brata Jaya.

Selain pengamanan pemungutan suara, lanjut Kombes Pol. Rikwanto, pihaknya juga telah melakukan pengawalan pendistribusian logistik Pemilu. “Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, logistik Pemilu atau surat suara sudah sampai ke PPS. Kepulauan Seribu hari ini sedang didistribusikan ke 12 pulau,” jelas Kombes Pol. Rikwanto, Senin (7/4/2014).

Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Dwi Priyatno menyebutkan dari 42.385 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta dan sekitarnya, 389 TPS di antaranya masuk kategori rawan. “389 TPS masuk kategori rawan, kaitannya dengan geografis seperti Kepulauan Seribu dan beberapa yang kami anggap sering terjadi konflik,” sebut Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Dwi Priyatno di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/4/2014).

Menurut mantan Kapolda Jawa Tengah ini, TPS-TPS tersebut akan menjadi perhatian khusus dengan menempatkan personel lebih banyak. “Ini yang kami antisipasi. Kekuatannya lebih banyak dan kami taruh di Polsek, sehingga apabila ada kejadian, kami mudah mengantisipasinya,” tambah dia.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Jawa Tengah ini mengatakan, selain memberikan perhatian khusus ke TPS-TPS tersebut, pihaknya juga tetap mengantisipasi adanya gangguan keamanan lainnya. “Tak menutup kemungkinan, ada yang mengganggu jalannya pemungutan suara seperti berbuat curang, membawa senjata tajam, hingga tindakan anarkis. Itu akan kami antisipasi,” tandas Irjen. Pol. Dwi Priyatno. (jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.910.520 Since: 05.03.13 | 0.2002 sec