Politik

FUI Klaim Bikin Survei Capres Sendiri

Tuesday, 01 April 2014 | View : 638

JAKARTA-SBN.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath meminta Gubernur DKI Jakarta saai ini, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa 'Jokowi' tak kepedean. Menurut dia, mantan Wali Kota Solo tersebut, Jokowi belum tentu terpilih menjadi presiden pada pemilihan presiden mendatang. "Kita belum bicara sedini itu. Toh Jokowi itu belum tentu jadi presiden, dia jangan gigih mongso, kebelet jadi presiden," yang ditemui dalam Tabligh Akbar di Masjid Al-Azhar, Jakarta, Minggu (30/3/2014).

Selain itu, PDI Perjuangan (PDIP) yang mengusung Jokowi juga belum tentu mendapatkan suara terbanyak dalam pemilu legislatif mendatang. Pasalnya, FUI telah meminta umat Islam untuk memilih calon pemimpin yang syariah dan dapat membawa bangsa Indonesia menjadi bermartabat. "Mayoritas umat kami akan memilih wakil rakyat yang pro syariah. Lihat saja, 9 April nanti, kami berikrar untuk menjadikan NKRI sebagai NKRI yang bersyariat," cetus dia.

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) K.H. Muhammad Al Khaththath mengaku pihaknya memiliki pandangan sendiri dalam memilih calon presiden pada pemilihan presiden tahun ini.

Dia meminta umat Islam untuk memilih Presiden yang syariah agar membangun Indonesia yang Islami sesuai dengan syariah. "Survei presiden yang kita lakukan itu, 60 persen menginginkan Habib Rizieq (Ketua FPI) menjadi Presiden. Kemudian, Yusril Ihza Mahendra 13,8 persen, Ustad Yusuf Mansyur 13,2 persen, sisanya absen, dan Jokowi 0 (nol) persen," tegas Muhammad Al Khaththath yang ditemui dalam Tabligh Akbar di Masjid Al-Azhar, Jakarta, Minggu (30/3/2014).

Seperti diketahui, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. telah tiga kali menempati jabatan sebagai Menteri dalam kabinet pemerintahan Indonesia, yaitu Menteri Hukum dan Perundang-undangan pada Kabinet Persatuan Nasional, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kabinet Gotong Royong, dan terakhir sebagai Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Indonesia Bersatu. Ketua Majelis Syuro DPP PBB, Yusril Ihza Mahendra atau yang akrab disapa Gus Yim yang juga mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang merupakan partai sebagai pewaris Partai Masyumi ini digagas oleh 22 Ormas Islam dari tahun 1998 hingga 2005, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. mendapatkan 13,8 persen berdasarkan survei FUI.

Namun, K.H. Muhammad Al Khaththath tak menjelaskan bagaimana survei dilakukan atau metode penelitian tersebut.

K.H. Muhammad Al Khaththath menjelaskan FUI mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 2009 yang membimbing masyarakat Indonesia dalam memilih wakil rakyat yang baik. Pertama, wajib hukumnya bagi warga untuk memilih pemimpin yang Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), dan Fathanah (cerdas).

Kedua, haram hukumnya jika memilih wakil rakyat yang tidak memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dan terakhir, haram hukumnya apabila ada masyarakat yang sengaja memilih menjadi golput. Padahal, ada pemimpin yang mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat. "Haram itu kalau ada masyarakat yang memilih golput. Kita juga punya calon legislatif di forum caleg syariah," tukas K.H. Muhammad Al Khaththath. (mer)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.012.645 Since: 05.03.13 | 0.1733 sec