Hukum

KPK Cecar Aliran Dana Wawan Ke Artis Aima Diaz

JAKARTA-SBN.

Aktris sinetron FTV, Aima Mawaddah Warrahmah atau lebih dikenal Aima Diaz berada di ruang tunggu sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2014).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap pemeriksaan terhadap pesinetron Aima Mawaddah Warrahmah alias Aima Diaz. Pemeriksaan terkait dugaan adanya penerimaan hadiah dari tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Aima Diaz diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pencucian uang yang dilakukan adik kandung Gubernur Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah yang juga suami dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa aktris muda Aima Mawaddah Warahmah, 29 tahun, untuk meminta konfirmasi ihwal aliran dana dari Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, adik Gubernur Banten Atut Chosiyah. "Iya untuk mengkonfirmasi (penerimaan) itu,” tutur Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di kantornya, plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2014).

Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas mengungkapkan bahwa pemanggilan Aima Diaz itu terkait konfirmasi penerimaan. “Ia dikonfirmasi soal penerimaan,” tambah Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di kantor KPK, plaza Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2014).

Namun saat ditanyakan aset apakah yang diterima oleh Aima Diaz, Busyro Muqoddas mengungkapkan bahwa penyidik yang mempunyai datanya. Busyro Muqoddas mengaku tidak tahu apa yang telah diterima oleh Aima Diaz. Hal itu hanya diketahui oleh satuan tugas penyidik yang menangani kasus pencucian uang Wawan.

Busyro Muqoddas mengaku tak tahu persis apakah ada dana yang mengalir ke artis yang memakai nama panggung Aima Diaz itu. Jika benar, perlu didalami pula apa yang ia terima. Dia sendiri menambahkan bahwa penerimaan terkait pencucian uang bisa dalam berbagai bentuk. Namun, sambung Busyro Muqoddas, lazimnya penerimaan dari hasil pencucian uang itu normalnya bisa terwujud dalam bentuk berupa uang, cek, atau barang seperti mobil dan rumah. “Lazim itu bisa duit dalam berbagai bentuk lainnya kayak cek dan macam-macam, atau barang-barang yang non cash kayak mobil, rumah, barang bergerak, tidak bergerak, bisa itu,” papar Busyro Muqoddas.

Satu lagi artis menjalani pemeriksaan di KPK terkait penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Tubagus Chaery Wardana alias Wawan. Adalah Aima Mawaddah Warrahmah alias Aima Diaz, pesinetron yang pernah berperan dalam sinetron ‘Cinta Fitri’.

Terkait kasus pencucian uang Wawan, KPK sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dari kalangan artis. Beberapa saksi dari kalangan artis pun telah diminta keterangannya oleh penyidik. Sebelum Aima Diaz, penyidik KPK juga sudah memeriksa sejumlah beberapa saksi dari pesohor perempuan untuk kasus pencucian uang Wawan. Sejumlah artis yang menerima uang dan hadiah dari Wawan yang telah diperiksa diantaranya pemain sinetron Reni Yuliana, dua model majalah dewasa, artis Jennifer Dunn dan model Catherine Wilson, serta penyanyi Rebecca Soejati Reijman.

Mobil mewah milik dua pesohor wanita telah disita penyidik KPK karena diduga berasal dari uang haram adik Gubernur Banten Atut Chosiyah. Dari model majalah dewasa Jennifer Dunn, KPK menyita satu unit Toyota Alphard Vellfire dan menyita Nissan Elgrand dari tangan Catherine Wilson. Namun, hingga kini mereka belum ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah itu.

Salah satu pengacara keluarga Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Sukatma, pernah mengatakan Wawan memang dekat dengan sejumlah selebritas. Yang melekatkan dengan mereka adalah salah satu bisnis Wawan dengan artis Irwansyah. Keduanya membentuk rumah produksi. Berdasarkan penelusuran wartawan, Irwansyah mendirikan RI Production bersama artis Raffi Ahmad pada 2012.

Aima Diaz Jumat (4/4/2014) hari ini dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus pencucian uang Wawan. Aima Diaz diduga menjadi salah satu pihak yang menerima aliran dana pencucian uang yang dilakukan oleh Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.

Dia tiba di KPK sekitar pukul 9.00 WIB pagi dan usai diperiksa pukul tiga sore. Artis Aima Diaz rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi selama 5 jam.

Dia terlihat keluar dari Gedung KPK ditemani oleh seorang lelaki yang diduga sebagai suaminya. Namun paska usai menjalani pemeriksaan, Aima Diaz yang memakai baju putih bermotif itu lebih memilih bungkam. Seperti saat datang, perempuan yang mengenakan blazer putih-hitam dan gaun terusan hitam selutut tersebut tak mau berkomentar. Tidak ada sepatah atau satupun kata yang keluar dari mulut artis yang bernama asli Aima Mawaddah Warrahmah itu.

Aima Diaz bergegas meninggalkan kantor KPK. Saat keluar dari Gedung KPK, ia menyibakkan rambut panjangnya hingga menutupi wajah. Dia bahkan terlihat menutupi muka menggunakan rambut panjangnya. Kakinya bergegas melangkah menuju mobil yang membawanya kabur dari kejaran pewarta. Aima Diaz terburu-buru masuk ke dalam mobil Honda CRV warna hitam yang telah menunggunya. Dengan didampingi petugas keamanan KPK, Aima Diaz digiring masuk ke mobil Honda CRV hitam langsung meninggalkan Gedung KPK.

Suami dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan disangka KPK melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) karena melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010, Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Adik dari Gubernur provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah itu juga diduga melanggar Pasal 3 ayat (1) dan atau Pasal 6 ayat (1) Undang-undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003, Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso mengatakan para wanita penerima mobil mewah dari Tubagus Chaery Wardana alias Wawan patut diduga melakukan pencucian uang pasif. Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan para artis tersebut sebagai tersangka. “Mereka berperan seperti penadah yang ikut menyamarkan kepemilikan aset Wawan," tukas Agus Santoso dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (1/4/2014).

Menurut Agus Santoso, PPATK menemukan Wawan sering membeli mobil dalam jumlah banyak. Mobil-mobil itu didaftarkan atas nama sejumlah perempuan yang dia sebut sebagai kerabatnya.

Adik kandung Gubernur Provinsi Banten, Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan melakukan pencucian uang oleh KPK pada 10 Januari 2014. Sebelumnya, Wawan juga telah menjadi tersangka dalam tiga kasus korupsi.

KPK sudah menetapkan Tubagus Chaery Wardana alias Wawan sebagai tersangka lantaran diduga menyuap Akil Mochtar saat menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi. Akil Mochtar diminta "mengurus" perkara sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten di Mahkamah Konstitusi. Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan juga disangka menggelembungkan nilai proyek pembelian peralatan kesehatan di Kota Tangerang Selatan dan pengadaan alat kesehatan (alkes) di Provinsi Banten. (jos/viv/tem)

See Also

Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Polisi Dalami Aliran Dana Jamaah First Travel
Polisi Tetapkan Komisaris First Travel Jadi Tersangka
Bareskrim Polri Geledah Rumah Mewah Bos First Travel Di Sentul
Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.891.403 Since: 05.03.13 | 0.208 sec