Hukum

Rudi Rubiandini Tuding Inisiatif Deviardi

Wednesday, 19 Maret 2014 | View : 570

JAKARTA-SBN.

Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R). saling serang dengan pelatih golfnya Deviardi. Padahal, keduanya telah berstatus terdakwa dalam kasus suap Kepala SKK Migas.

Hubungan dekat mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R). dengan pelatih golf pribadinya Deviardi alias ‘Ardi’ kini telah retak. Padahal, dulunya Deviardi adalah salah satu orang kepercayaan Rudi Rubiandini.

Kini, kedekatan keduanya tak lagi terlihat ketika dikonfrontir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, pada Selasa (18/3/2014) malam. Rudi Rubiandini terkesan menyalahkan Deviardi sebagai orang yang memanfaatkan kepercayaannya untuk menarik uang dari para peserta tender.

Bantahan Rudi Rubiandini pun berlanjut hingga di luar sidang, Rudi Rubiandini kembali mengungkapkan kegeramannya atas kesaksian Deviardi yang memberatkan dirinya. “Saudara Deviardi di awal-awalnya mengatakan apa pun disuruh oleh saya, baik meminta uang maupun menyimpan. Namun, setelah saya bombardir dengan 37 pertanyaan, anda bisa lihat, banyak hal yang merupakan kreatifitas dia sendiri, yang dia lakukan saya tidak tahu sebelumnya,” jelas Rudi Rubiandini usai persidangan.

Menurut Rudi Rubiandini, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepadanya bersumber dari pengakuan Deviardi secara sepihak. Padahal, dengan pemilik Kernel Oil Pte. Ltd. (KOPL) Singapura, Widodo Ratanachaitong, Deviardi diketahui melakukan 22 komunikasi. “Semuanya seolah-olah disuruh saya, padahal kreatifitas dia dengan pihak lain. Contoh dengan Widodo Ratanachaitong dia melakukan 22 komunikasi, antara saya dengan Widodo 6 kali, itupun yang mengontak saya Widodo. Dari situ kelihatan, dia bukan orang pasif yang disuruh-suruh saya, dia punya kreatifitas tinggi,” tukas Rudi Rubiandini.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, pada Selasa (18/3/2014) malam, Rudi Rubiandini mencecar Deviardi dengan banyak pertanyaan menunjukkan ketidakpercayaannya. Sang pelatih golf tak mau kalah. Deviardi juga menyalahkan Rudi Rubiandini, karena merasa ia yang ditugasi menerima semua uang yang diberikan. “Apa pernah saya menugasi anda untuk meminta-minta uang dari orang lain. Anda kenapa bisa menelepon Widodo (Bos Kernel Oil) sebanyak 22 kali, sedangkan saya hanya 6 kali. Apa yang anda lakukan dengan menghubunginya sebanyak itu," tanya Rudi Rubiandini pada Deviardi. Pernyataan ini langsung ditampik Deviardi. Ia mengaku hanya menerima telepon karena tidak sanggup menolak telepon  Widodo Ratanachaitong. Justru, sambung dia, Rudi Rubiandini yang pertama kali mengenalkannya pada Widodo Ratanachaitong. (jos/tem/ant)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.182.878 Since: 05.03.13 | 0.2217 sec