Hukum

Rudi Rubiandini Akui Terima Gratifikasi Karena Terpaksa

Wednesday, 19 Maret 2014 | View : 490

JAKARTA-SBN.

Terkait dengan dakwaan pencucian uang yang dikenakan kepadanya, mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R). juga masih menunggu kesaksian pelatih golf pribadinya Deviardi alias ‘Ardi’ selanjutnya. Namun, dirinya menegaskan tidak melakukan pencucian uang tetapi hanya menerima gratifikasi karena terpaksa, mengingat adanya pihak yang meminta-minta. “Memang sejak pertama saya akui saya menerima gratifikasi itu karena terpaksa waktu itu ada ‘stakeholder’ yang meminta sementara Deviardi berkali-kali menawarkan ke saya adanya ‘clean and clear’ tadi,” tutur dia di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (18/3/2014).

Seperti dikabarkan sebelumnya, Rudi Rubiandini mengakui menerima gratifikasi terkait pelaksanaan lelang terbatas minyak mentah dan kondensat bagian negara di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas. Gratifikasi itu pun akhirnya diterimanya setelah selama lima bulan, klaimnya, menahan diri menolak gratifikasi.

Rudi Rubiandini mengaku sempat menolak semua bentuk gratifikasi. Namun, ketika ada kebutuhan logistik, sedangkan yang menawarkan diri untuk memberikan gratifikasi begitu banyak, benteng pertahanannya pun runtuh. Ia menerima gratifikasi itu.

Rudi Rubiandini pun berharap Majelis Hakim bisa mencermati mana uang yang merupakan gratifikasi dan mana yang merupakan uang pribadinya. Pasalnya, sebagian uang milik pribadinya dalam kasus tersebut juga disita KPK. “Sebagian uang yang di KPK tidak cuma gratifikasi, tetapi uang saya juga banyak. Karena itu saya berharap Hakim dan Jaksa mencermati betul hasil persidangan. Saya berharap mendapat ganjaran seadil-adilnya, saya akan ikhlas apa yang sejauh saya lakukan yaitu gratifikasi,” katanya.

Adapun dalam dakwaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut adanya uang hasil gratifikasi yang ditransfer ke keluarga, langsung dibantah Rudi Rubiandini. Menurut dia, uang itu adalah uang pribadinya. “Saya tidak miskin-miskin amat. Oleh karena itu, saudara-saudara ketika saya dibacakan melakukan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), sakit hati saya," ucap Rudi Rubiandini terisak menangis usai persidangan Januari lalu.

Sementara itu, ketiga pejabat SKK Migas kompak membantah telah memberikan uang ke Rudi Rubiandini melalui Deviardi. "Masih sama yang mulia (dengan kesaksian sebelumnya). Saya tidak pernah memberikan uang," tukas Johannes Widjonarko yang diamini Gerhard Rumesser dan Iwan Ratman yang juga tetap pada kesaksian sebelumnya, membantah memberikan uang ke Rudi Rubiandini. (jos/tem)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.182.870 Since: 05.03.13 | 0.2258 sec