Politik

Inilah 15 Bentuk Penyalahgunaan Anak Dalam Kegiatan Politik

Monday, 17 Maret 2014 | View : 716

JAKARTA-SBN.

Kampanye terbuka partai politik (parpol) akan dilakukan sejak 16 Maret hingga 5 April mendatang, sementara pemilu legislatif akan berlangsung pada 9 April.

Selain pelarangan pelibatan anak-anak dalam kampanye terbuka,sejumlah tindakan yang dilarang adalah mempersoalkan azas negara, menyerang peserta pemilu yang lain dan pelanggaran pidana berupa menghina seseorang, menghasut, dan menyudutkan suku, agama dan ras tertentu.

Untuk kepentingan pengawasan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuka Desk Pengawasan dan Pengaduan terhadap Dugaan Penyalahgunaan Anak dalam Kegiatan Politik sebagai bagian dari fungsi pengawasan KPAI.

Masyarakat yang menemukan dan ingin mengadukan penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik dapat melapor via telepon 021-31901446, fax 021-3900833, email pengaduan@kpai.go.id, hotline 081382329016 (SMS). KPAI juga meminta masyarakat untuk mengawasi sacara bersama-sama kegiatan penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik dan melaporkan ke Desk Pengawasan KPAI via telepon 021-31901446, faksimili 021-3900833, surat elektronik dengan alamat pengaduan@kpai.go.id, serta pesan singkat (SMS) ke nomor 081382329016.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni'am Sholeh menjelaskan ada 15 bentuk penyalahgunaan anak di dalam kegiatan politik, di antaranya adalah memobilisasi massa anak, menggunakan anak sebagai jurkam, menampilkan anak sebagai bintang utama iklan politik, menampilkan anak di atas panggung kampanye, menggunakan anak untuk memasang atribut parpol, dan membawa anak ke arena kampanye terbuka yang membahayakan anak.

Berikut 15 bentuk penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik:

(i). Memanipulasi data anak yang belum berusia 17 tahun/belum nikah agar bisa jadi pemilih.

(ii). Menggunakan tempat bermain, penitipan anak atau pendidikan anak unttuk kampanye terbuka.

(iii). Memobilisasi massa anak.          

(iv). Menggunakan anak sebagai jurkam.

(v). Menampilkan anak sebagai bintang utama dari iklan politik.

(vi). Menampilkan anak di atas panggung kampanye.

(vii). Menggunakan anak untuk pasang atribut parpol.

(viii). Menggunakan anak untuk melakukan praktik politik uang.

(ix). Mempersenjatai anak yang membahayakan diri atau orang lain.

(x). Memaksa, membujuk atau merayu anak untuk lakukan hal yang dilarang dalam pemilu.

(xi). Membawa anak ke arena kmpanye terbuka yang membahayakan anak.

(xii). Melakukan tindakan kekerasan dalam kampanye, (seperti kepala anak digunduli).

(xiii). Melakukan tindakan diskriminatif pada anak yang ortunya berbeda pilihan politik.

(xiv). Memprovokasi anak untuk memusuhi caleg atau parpol tertentu; dan

(xv). Melibatkan anak dalam sengketa hasil perhitungan suara. (det/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.445.548 Since: 05.03.13 | 0.1784 sec