Hukum

Eddies Adelia Mangkir Kali Kedua

Tuesday, 04 Maret 2014 | View : 802

JAKARTA-SBN.

Artis yang juga presenter Ronia Ismawati Nur Azizah atau lebih dikenal Eddies Adelia, tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang, terus mangkir dari panggilan polisi dengan alasan sakit. Sampai Senin (3/3/2014) malam, pemeriksaannya sebagai tersangka belum juga bisa dilakukan. "Kami minta ada keterangan. Hambatannya apa kalau tidak hadir," tutur Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol. Rikwanto, kemarin (3/3/2014).

Panggilan itu adalah kali kedua dilayangkan untuk Eddies Adelia. Jumat (28/2/2014) lalu, Eddies Adelia berhalangan hadir dengan alasan sama.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Eddies Adelia belum memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk diperiksa. Eddies Adelia mangkir dalam pemanggilan pertama yang dilayangkan oleh pihak kepolisian, namun pihak kepolisian telah mengirimkan surat panggilan kedua bagi Eddies Adelia, bila juga tak memenuhi panggilan pihak kepolisian, maka Eddies Adelia bisa dijemput paksa oleh penyidik Polri.

Artis film dan sinetron ini, Eddies Adelia terseret kasus tindak pidana penipuan yang dilakukan sang suaminya Ferry Ludwankara alias Ferry Setiawan (35), tersangka penipuan investasi batu bara.

Suaminya dituduh menggelapkan uang senilai Rp 21 miliar dari berbagai pengusaha.

Eddies Adelia diduga menerima aliran dana Rp 1 miliar dari suaminya itu sehingga dijerat Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan ia terancam hukuman lima tahun penjara.

Penetapan status tersangka terhadap artis film dan sinetron Eddies Adelia terkait kasus penipuan oleh suaminya Ferry Ludwankara alias Ferry Setiawan (35), sudah diprediksi sejak lama. Bahkan saat polisi menetapkan status tersangka wanita kelahiran 26 Februari 1979 itu pada Jumat (28/2/2014) pekan lalu, polisi telah menjelaskan bahwa Eddies Adelia dinaikkan statusnya karena telah menerima uang senilai Rp 1 miliar hasil korupsi yang dilakukan suaminya. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto saat berbincang di kantornya, Selasa (4/3/2014). “EA beberapa kali menerima aliran dana dari suaminya kurang lebih Rp 1 m yang patut diduga dari hasil kejahatan suaminya. Nanti kami tanyakan dana yang diterima dibelanjakan kemana saja,” ungkap mantan Wakapolwil Banyumas Kombes Pol. Rikwanto.

Mengenai statusnya yang kini jadi tersangka, Eddies Adelia belum bisa menerimanya. "Kami dizalimi," cetus Eddies Adelia. Eddies Adelia mengaku terpukul dengan kasus yang menjeratnya.

Ia meminta didoakan masyarakat agar ia dan suami bisa melewati cobaan ini. "Saya minta doanya saja," kata Eddies Adelia singkat kepada wartawan.

Lebih lanjut dijelaskan mantan Kapolres Klaten Kombes Pol. Rikwanto, Eddies Adelia bukan hanya sekali menerima aliran dana senilai Rp 1 miliar dari suaminya itu. “Jadi EA telah menerima transfer belasan kali dalam kurun waktu 7 bulan, dan itu yang kami akan kami selidiki. Kan jelas sisa berapa di rekeningnya yang ada,” tambah Kombes Pol. Rikwanto.

Mantan Wakapolwil Banyumas, Kombes Pol. Rikwanto juga belum bisa memastikan apakah Eddies Adelia juga terkait dengan penipuan yang dilakukan oleh suaminya itu. “Semua yang tersangkut aliran dana dari FS kan dipelajari semuanya, apakah aliran dana yang masuk bisnis semata atau ada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” tutup Kombes Pol. Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya bahwa sebagai istri Ferry Ludwankara alias Ferry Setiawan (35), Eddies Adelia akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik terkait penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan suaminya. Hingga kini, Ferry Ludwankara alias Ferry Setiawan (35), sendiri masih menunggu waktu persidangannya dan saat ini Ferry Setiawan menjadi tahanan pihak Kejaksaan. (ant/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.008.524 Since: 05.03.13 | 0.5295 sec