Hukum

Artis Eddies Adelia Tidak Tahu Asal Usul Dana Kiriman Suami

Friday, 28 Februari 2014 | View : 1722

JAKARTA-SBN.

Artis Ronia Ismawati Nur Azizah atau lebih dikenal Eddies Adelia diduga telah menerima uang sekitar Rp 1 miliar dengan cara ditransfer melalui rekening sebanyak 10 kali. Selalu mengklaim tidak tahu asal usul dana kiriman dari suami di rekeningnya, artis Eddies Adelia yang berperan dalam beberapa sinetron itu ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), lantaran diduga menerima aliran dana dari suaminya Ferry Ludwankara alias Ferry Setiawan (35).

Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, Eddies Adelia terbukti menerima aliran dana hingga Rp 1 miliar dari suaminya. Namun, dia mengaku tidak mengetahui asal usul uang tersebut dan menyatakan bahwa uang itu adalah nafkah dari suami kepada istri. “Dia menjawab kebanyakan tidak tahu persis tentang bisnis dan pekerjaan suaminya. Namun, dia menerima dana dengan jumlah cukup besar, beberapa kali dari suaminya. Harusnya, patut diduga dia curiga dan menolaknya karena tak mengerti pekerjaan suaminya serta asal-usul uang itu. Ini salah satu yang bisa dikategorikan dia tersangkut TPPU,” elaborasi mantan Wakapolwil Banyumas ini.

Meski begitu, perempuan yang memiliki nama asli Ronia Ismawati Nur Azizah itu tetap terseret kasus suaminya tersebut. Artis Ronia Ismawati Nur Azizah atau lebih dikenal Eddies Adelia terseret kasus penggelapan yang dilakukan suaminya, Ferry Ludwankara alias Ferry Setiawan, 35 tahun. Ferry Setiawan merupakan tersangka penipuan, penggelapan dan TTPU, dengan modus investasi dana terkait pengadaan batubara.

Polisi menilai, Eddies Adelia seharusnya patut mencurigai pemberian uang dari suaminya. Menurut penyidik, aliran uang ke Eddies Adelia itu tidak wajar. "Karena keterangannya dia tidak tahu apa pekerjaan suaminya, namun dia menerima aliran dana tersebut," papar mantan Kapolres Klaten, Kombes Pol. Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/2/2014).

Dijelaskan mantan Wakapolwil Banyumas Kombes Pol. Rikwanto, dalam pemeriksaan, penyidik menanyakan kepada Eddies Adelia pekerjaan Ferry Setiawan. Saat itu Eddies Adelia mengaku tidak mengetahui secara pasti pekerjaan Ferry Setiawan. "Eddies mendapatkan sepuluh kali transferan uang dari Ferry yang masuk ke rekening miliknya, senilai Rp 1 miliar," terang Kombes Pol. Rikwanto.

Atas perbuatan itu, penyidik menjerat artis dari Yogyakarta tersebut dengan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

Kronologi peristiwa itu berawal ketika korban atas nama Apriyadi Malik alias AM, menjalin kerja sama pengadaan batu bara untuk PT. PLN Batubara dengan tersangka Ferry Setiawan, pada tanggal 1 Juli 2013.

Perjanjiannya, AM akan menyediakan pendanaannya jika ada permintaan dari pihak PT. PLN Batubara dengan catatan AM mendapatkan keuntungan sebesar Rp 12 ribu per metrik ton. Keuntungan itu akan diberikan setiap pengapalan 7 sampai dengan 10 hari, setelah uang modal itu diserahkan ke tersangka Ferry Setiawan.

Kemudian, sejak tanggal 23 Juli sampai dengan 3 Agustus 2013, Ferry Setiawan melakukan pengiriman batubara ke PT. PLN Batubara sebanyak tujuh kali dengan kuota total 73.057 metrik per ton. AM pun menyerahkan uang modal secara bertahap dengan total Rp 21.208.090.000.

Namun, ketika tujuh kali pengiriman batubara ke PT. PLN Batubara, Ferry Setiawan ternyata tidak memberikan keuntungan sesuai perjanjian di awal dan tidak mengembalikan uang modal milik korban. Selanjutnya, pada tanggal 6 September 2013, Ferry Setiawan membuat surat pernyataan yang isinya akan menyelesaikan permasalahan itu dalam dua tahap. Namun, sampai saat ini tidak ada realisasinya.

Belakangan, Ferry Setiawan diduga telah merekayasa final draft loading untuk menipu korban seakan-akan telah mengirimkan batu bara. Ia diduga melakukan tindak pidana dengan cara membuat akta perjanjian (palsu) untuk meyakinkan korban seolah-olah ada kontrak dengan PT. PLN Batubara untuk pengadaan batubara. Selain itu, dia juga membuat final draft loading yang sudah direkayasa seolah-olah ada pengiriman batubara agar korban mentransfer uang.

Sadar tertipu, korban kemudian membuat laporan polisi tertanggal 24 September 2013, terkait perkara tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP dan Pasal 5 UU RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.432 Since: 05.03.13 | 0.1511 sec