Hukum

Akil Mochtar Terancam Hukuman Seumur Hidup

Thursday, 20 Februari 2014 | View : 723

JAKARTA-SBN.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar terancam pidana seumur hidup atas dugaan penerimaan suap, pemerasan, dan pencucian uang terkait pengurusan 15 sengketa pemilihan kepala daerah atau pemilukada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (20/2/2014), Jaksa Pulung Rinandoro memaparkan enam dakwaan terhadap mantan Ketua MK tersebut.

Dari perbuatan yang melanggar hukum tersebut, Akil Mochtar diduga menerima janji dan hadiah sebesar Rp 63 miliar dari pengurusan sengketa pemilukada selama dirinya menjabat Ketua MK.

Dalam dakwaan pertama, Akil Mochtar bersama-sama dengan politikus Partai Golkar, Chairun Nisa, advokat Susi Tur Andayani, dan Muchtar Effendy melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan menerima hadiah atau janji terkait lima sengketa Pemilukada.

Kelima sengketa pemilukada tersebut yakni sengketa pemilukada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah sebesar Rp 3 miliar, Pemilukada Kabupaten Lebak, Banten sebesar Rp1 miliar, Pemilukada Kabupaten Empat Lawang sebesar Rp 10 miliar dan US$ 500.000, pemilukada Kota Palembang sebesar Rp 19,8 miliar, dan Pemilukada Lampung Selatan sebesar Rp 500 juta. “Padahal diketahui atau patut diduga hadiah atau janji tersebut diberikan untuk memengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili,” kata Jaksa Pulung Rinandoro.

Dalam kasus ini sendiri, berkas pemeriksaan Akil Mochtar sudah dilimpahkan pada Rabu (29/1/2014). Dalam berkas setebal hampir setengah meter tersebut, Akil Mochtar dijerat dengan beragam tuduhan.

Suami Ratu Rita Akil ini, disangkakan tidak hanya dugaan penerimaan suap terkait penanganan perkara sengketa Pemilihan Kepala Daerah Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan pemilukada Kabupaten Lebak Banten di MK.

Mantan anggota DPR Fraksi Partai Golkar ini juga disangka menerima hadiah terkait penanganan sejumlah sengketa Pemilukada lain di MK yakni Pemilukada Provinsi Banten, Kabupaten Empat Lawang, Kota Palembang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara.

Selain itu, pemilukada Jawa Timur dugaan penerimaan janji. Akil Mochtar juga diduga menerima janji berupa pemberian uang Rp 10 miliar terkait permohonan keberatan atas hasil pemilukada Provinsi Jawa Timur, namun uang itu belum diserahkan.

Akil Mochtar disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c UU Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Tak hanya itu, Akil Mochtar juga dijerat dengan pasal TPPU karena diduga mencuci uang dari hasil kejahatan. (ant/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.382.585 Since: 05.03.13 | 0.2638 sec